
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Hari ini adalah hari ketiga El dan Lea menjadi pasangan suami istri , dan rencananya keduanya akan melakukan perjalanan bulan madu .
Harus honeymoon yakan .
Rencananya keduanya akan honeymoon ke yogyakarta, ngak jauh - jauh, soalnya Lea bukan orang yang suka melakukan perjalanan jauh, sukanya jalan - jalan dekat dan kulineran .
El hanya menuruti saja, yang penting honeymoon, itu fikirnya, menikmati waktu berdua bersama istri tercinta .
Karena akan pergi honeymoon hari ini, maka dari itu, hari ini Lea memasang alarm pukul empat pagi.
Bangun pagi untuk mempersiapkan barang - barang keduanya, karena penerbangan mereka pukul 08.45 pagi ini .
Dan saat ini sudah pukul 06.00 pagi, semua barang sudah siap di dalam dua buah koper ,yang kebanyakan berisi barang - barang milik Lea tentunya , barang milik El hanya segelintir saja .
Mohon dimaklumi, soalnya kan cewek itu ribet, mau honeymoon berasa pindahan kos , semua dibawa .
Dengan alasan " Mana tau nanti butuh barang ini ." jawaban singkat yang membuat si pena nya menggelengkan kepalanya .
Lea sedang berada di dapur memasak nasi goreng untuk sarapan mereka pagi ini sebelum penerbangan .
Disaat Lea sedang mengaduk nasi goreng di wajan, sebuah tangan melingkar di pinggangnya.
" Eh ..." ucap Lea yang kaget karena tiba - tiba seseorang melingkarkan tangannya memeluk pinggang .
" Untung ngak jantungan ." ucap Lea yang mengelus dadanya dengan sebelah tangan , kan satunya lagi untuk ngaduk nasi goreng, takut gosong , kalau gosong bukan nasi goreng namanya, tapi nasi bakar arang .
El menumpukan kepalanya di pindah Lea, menghirup wangi istrinya , yang selama tak ga hari ini sudah menjadi candu .
Gpp kecanduan wangi istri, halal kok, nambah pahala juga, mungkin sih nambah pahala, author juga ngak tau soalnya .
Tapi , anggap aja iya .
" Lepas dulu El ."
" Susah ini masaknya ." ucap Lea, tangan El yang melingkar di pinggangnya dengan sedikit posesif mengurangi ruang gerak nya, apalagi ditambah oleh kegiatan yang dilakukan El saat ini.
" Kamu duduk di meja makan aja ya ."
" Bentar lagi kok ini masaknya ."
" Ya sayang ." ucap Lea dengan suara lemah lembut, kan lagi ngerayu, jadinya lemah lembut, kalau lagi ngamuk ya seperti singa .
" Morning kiss dulu tapi ." ucap El, tepat ditelinga Lea, yang membuat Lea merinding, berasa dibisikin setan soalnya, eh, ngak boleh nyamain suami sama setan Lea, dosa tau .
" Tadi kan udah ." jawab Lea, ya, tadi ketika bangun tidur kegiatan morning kiss, yang merupakan kegiatan rutin permintaan Rafa sudah dilaksanakan, bahkan ada kiss dan tit tit tit ....tau la ya kegiatan apa di pagi hari bagi pasangan pengantin baru, ditambah suasana yang dingin akibat gerimis sedari semalam .
Tau yakan, tau lah, jangan travelling kejauhan ya, nanti susah pulangnya.
" Kan tadi ."
" Sekarang belum ." jawab El, ini lagi mode pengen di sayang istri nampaknya , kenapa manja sekali wahai Bapak CEO yang terkenal dingin bak kutub utara .
" Kiss...yang ." rengek El, membuat Lea geleng - geleng kepala, ini El lagi kesambet apaan ya, apakah perlu Leabawa untuk di ruqyah .
Kenapa sifatnya jadi seperti anak TK yang minta di sayang ibunya .
Lea yang sudah semakin jengah dengan tingkah sang suami pun menolehkan wajahnya .
Cup
Mengecup sekilas bibir El .
__ADS_1
" Dah tu ."
" Udah sana ."
" Duduk dulu di meja makan ."
" Bentar lagi aku nyusul ."ucap Lea, ini jiwa galak nya sudah muncul 10% nih , mohon bagi El untuk waspada siaga satu , udah seperti gunung mau meletus aja pakai siaga - siaga .
" Oke ."jawab El, ia melepaskan tangannya dari pinggang ramping milik sang istri .
Cuppp...muachh
El mengecup bibir Lea, kumudian langsung pergi secepat kilat .
" Beri hambamu ini kesabaran lebih ya Allah ." dia Lea dalam hati .
Ia lalu melanjutkan mengaduk nasi goreng nya, tak lama , dua piring masi goreng sudah siap untuk dinikmati, dengan tambahan timun, selada telur mata sapi setengah matang, dengan dtaburi bawang goreng dan daun seledri .
Selesai .
Lea membawa dua buah piring berisi nasi goreng menuju meja makan .
Meletakkan satu piring di depan El dan satu lagi di sebelahnya .
Tak langsung duduk di kursinya, Lea kembali menuju dapur, mengambil satu gelas berisi susu strawberry dan secangkir kopi americani tentunya, kebanyakan cowok memang tidak lepas dari yang namanya kopi .
" Makan dulu ." Ucap Lea menginterupsi El yang sedang fokus dengan ipad ditangannya , lagi memantau saham ini, kan El Bapak CEO, CEO bucin lebih tepatnya , tapi hanya bucin ke Lea, ngak boleh ke yang lain .
Kalau berani ke yang lain, siap - siap Lea sunatin untuk yang kedua kalinya , kenapa jadi sadis gini ya .
El yang mendengar ucapan Lea , ia segera menaruh ipadnya ke atas meja .
" Cobain dulu ."
" Kalau kurang asin ditambah garam ."ucap Lea .
" Pasti pas lah ."
"Dulu juga sering masakin buat aku ." ucap El, ia mulai menyendokkan nasi goreng dan memasukkannya kedalam mulut .
Mengunyah perlahan, menikmati cita rasa nasi goreng buatan istri tercinta, ini masakan pertama Lea setelah menikah lo .
Karena dua hari belakangan , Lea tidak sempat memasak, jadinya memesan makanan secara online, karena sibuk dikamar berdua bersama El .
Dikamar berdua dengan El aja sudah membuatnya lelah, belum lagi membersihkan rumah, jadinya ngak ada tenaga lagi buat masak .
Walaupun kulkas dirumah sudah penuh dengan bahan makanan .
Mungkin setelah pulang honeymoon, yang rencananya selama seminggu, Lea akan memasak setiap hari .
Semoga saja bisa, dan ngak dikurung terus sama El di dalam kamar, soalnya kan El suka gitu , nyebelin .
" Enak yang ."
" Sesuai sama selera aku ."
" Rasanya masih sama seperti nasi goreng buatan kamu beberapa tahun lalu ."
" Ngak salah emang aku pilih istri ."
" Udah cantik, pinter masak ."
" Pintar beres - beres rumah ."
" Pintar buat senang suami ."
" Paket komplit la ." ucap El dengan diakhiri membuat tanda dengan ibu jarinya , ia melanjutkan menikmati nasi goreng dipiringnya.
" Nah ."
__ADS_1
" Maka dari itu ."
" Kamu harus bersyukur dapetin aku ."
" Jangan sampai lirik kaman kiri ya ."
" Awas aja ." ucap Lea, diakhiri dengan kalimat bernada peringatan, warning keras ini, lagi makan, sempat sempatnya gini Lea, tapi ya memang, harus ekstra menjaga El, karena banyak pelakor berkeliaran disekitar El .
Dan Lea harus selalu waspada, waspada , waspada ...
" Iya enggak yang ."
" Aku ngak suka lirik kanan kiri ."
" Buktinya selama tiga tahun ngak ketemu jamu aja aku setia ."
" Apalagi sekarang ."
El menggeser badannya menghadap ke arah Lea, kedua manik mata mereka saling bertatapan .
Meletakkan kedua telapak tangannya menyangga kedua pipi sang istri .
" Aku akan selalu berusaha setia buat kamu ."
" Karena apa ."
" Karena dapetin kamu itu susah, perlu perjuangan ."
" Jadi aku ngak bakalan lepasin kamu ."
" Apalagi selingkuhan kamu ."
" Aku ngak akan mengorbankan kamu dan pernikahan kita hanya untuk wanita lain yang belum tentu lebih dari kamu ."
" Aku harus berfikir seribu kali bahkan beribu ribu kali untuk melakukan hal itu ."
" Jadi aku mohon ."
" Kamu untuk percaya sama aku ya ."
" Dan aku juga akan percaya apapun yang kamu ucapkan ."
" Karena aku dan kamu itu satu ."
" Kita ." ucap El, ini ucapan El membuat mata Lea berkaca kaca .
Lea menjawab perkataan El dengan anggukan .
Ntah kenapa ia terharu dengan ucapan El barusan, rasanya mau nangisss .
Setelah sesi ucapan manis El, tak lama keduanya selesai sarapan, Lea dengan segera membersihkan peralatan makan, karena dapur harus bersih sebelum ditinggal beberapa hari kedepan .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Rabu, 03 Mei 2023
Pukul 23.17 Wib .
.......
__ADS_1
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan...