
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Satu minggu berlalu setelah acara lamaran El dan Lea .
Dan siang nanti keduanya akan ketempat perhiasan untuk memilih cincin pernikahan .
Kalau untuk masalah gedung dan lainnya, sudah ada Mama dan Mami yang mengurusnya.
El dan Lea hanya mengurus cincin dan fitting baju pengantin .
Ntah la, pernikahan El dan Lea itu membuat Mama dan Mami excited .
Ting
" Aku tunggu di mobil ." itulah isi chat dari El di handphone Lea .
Setelah membaca chat dari El, Lea segera beranjak dari kursinya, tak lupa mengambil tas yang berada di atas meja, memasukkan handphone dan dompet kedalamnya .
Walau sebenarnya Lea tidak perlu membawa dompet jika pergi bersama El, karena sudah dapat dipastikan segala sesuatu yang membutuhkan transaksi bayar membayar pastinya ditanggung oleh El .
Lea melangkah menuju lift, ia masuk ke dalam lift yang pintunya baru saja terbuka .
Tak lama
Ting
Lift yang Lea gunakan sudah sampai di pantai lobi .
Ia segera keluar, berjalan menuju tempat parkir El, yaitu parkir VVIP pastinya .
Sesampainya Lea di area parkir , ia langsung melihat keberadaan mobil El, ya iya gampang terlihat, orang mobilnya El terlihat begitu mengkilap di antara jajaran mobil lainnya, bahkan tempat parkirnya saja khusus.
Lea segera melangkah menuju mobil El , yang pastinya El sudah menunggu sedari tadi .
Tok tok
Lea mengetuk kaca mobil El.
Kaca mobil perlahan turun, menampilkan wajah El disana .
" Masuk. " ucap El setelah membuka kunci pintu .
Lea yang mendengar ucapan El pun segera masuk ke mobil .
" Itu di jok belakang ada burger sama mandi float ." ucap El menawarkan kepada Lea. ya sebagai camilan Lea saja .
Ia membelikan untuk Lea karena lagi pengen aja gitu, tanpa ada apa - aoa dibaliknya.
Lea dengan kecepatan kilat segera mengambil paper bag di jok bagian belakang .
Kalau masalah camilan Lea juaranya.
El menghidupkan mobilnya dan mulai melakukan ke jalanan .
" Tumben banget beli ginian ."
" Dulu kalau aku makan junk food pasti dilarang. "
" Pasti diomelin ." ucap Lea sembari membuka bungkus burger di tangannya.
" Sesekali gpp la ."
" Kan ngak sering yang ." jawab El sembari pandangannya fokus ke arah jalanan didepannya.
" Sering - sering juga gpp ."
" Aku malah senang. " ucap Lea sembari menampilkan wajah cerianya.
__ADS_1
" Ngak boleh sering - sering. "
" Ngak baik buat kesehatan. " nah kan El lagi cosplay jadi dokter .
"Hmm ." jawab Lea sembari menikmati burgernya ditemani mango float .
Tak berapa lama, El sudah memarkirkan mobilnya di parkir mall .
" Yuk turun. " ajak El ketika Lea sedang meminum mango float nya yang sisa sedikit, bentar lagi juga habis .
Lea segera menyeruput mango float nya hingga tandas, tak lupa mengambil satu kembar tisu dan mengelap bibirnya .
Keduanya turun dari mobil, berjalan memasuki mall dengan tujuan toko perhiasan langganan sang Mama.
Setelah berjalan dan menaiki eskalator , keduanya telah sampai di depan toko perhiasan tang sering El datangi , ya datang hanya untuk menemani Mama.
El dan Lea melihat beberapa pilihan cincin yabg tersedia di etalase.
" Ini bagus ngak ? ." tanya Lea sembari menunjuk ke arah cincin di dalam etalase.
" Bagus. " jawab El, mau dibilang ngak bagus ya nanti malah kebanyakan kena siraman rohani.
" Kalau sama yang ini ."
" Bagusan yang mana ? ." tunjuk Lea memberitahukan kepada El.
" Itu oke. " komentar El mengenai cincin peenikahan yang Lea pilih .
" Yang pertama atau kedua ." tanya Lea .
" Ngak tau ."
" Kalau ngak , beli dua aja gpp ." ucap Lea.
" Ngabis ngabisin uang aja kalau harus beli dua ." gerutu Lea , menurutnya ya belilah sesuatu yang memang diperlukan .
" Yaudah pilih satu aja yang. " perintah El yang sudah mulai capek mengikuti Lea, walaupun hanya menemani.
El segera menuju kasir untuk membayar cincin pernikahan keduanya.
" Ada lagi yang mau dibeli yang ? ."
" Mau gelang atau kalung ngak ? ."
" Kalau mau ya dipilih, nanti urusan harga aku yang tanggung ." ucap El .
" Enggak deh ."
" Beneran ngak ada ? ." tanya El sekali lagi memastikan.
" Yaudah yuk keluar. ."
" Kita harus balik ke kantor ." ucap El sembari tangan kiri yang membawa belanjaan Lea dan tangan kanan menggandeng tangan Lea .
Kalau tidak digandeng, takutnya Lea bisa tiba - tiba hilang dengan tujuan mmmbeli Ice cream sepertu chenle dan Renjun .
Tak lama mereka berjalan , El dan Lea baru saja masuk ke mobil .
Tanpa sepatah katapun diantara keduanya, mereka sibuk dengan fikiran masing - masing.
Tak berapa lama, mobil El sudah kembali terparkir di tempat parkir VVIP .
" Aku duluan El ." ucap Lea yang kemudian keluar dari mobil El setelah melihat sekitar yang aman, tanpa ada orang gang memergokinya .
El geleng - geleng kepala melihat tingkah Lea yang sudah seperti maling, menunggu sepi baru keluar .persis maling bukan.
Denga langkah cepat Lea menuju lift yang sebentar lagi akan tertutup .
Namun , keberuntungan berpihak padanya, ia masih dapat memasuki lift yang akan membawanya ke lantai dimana
Ting
Pintu lift terbuka, Lea segera keluar dari kotak kecil yang bisa naik turun itu .
__ADS_1
Berjalan menuju kursinya, kemudian mendudukkan diri ke kursi nya, dan memulai pekerjaannya setelah jam makan siang berakhir .
💚💚💚
El membiarkan cincin yang baru saja mereka beli di dalam mobil , ngak mungkin juga ia bawa ke ruangannya, nanti bakalan repot ketika akan membawa cincin itu pulang .
Sekitar tiga minggu lagi juga, tu cincin sudah pasti akan tersemat di jari mereka masing - masing.
El segera keluar dari mobil setelah pandangannya tak lagi melihat Lea .
Berjalan dengan langkah tegap memasuki kantor dan langsung menuju lift .
El segera menaiki lift khusus .
Tak lama berselang .
Ting
Lift itu sudah sampai di lantai dimana ruangan El berada .
El segera berjalan menuju ruangannya .
Cklek
Pinty terbuka , Ek melangkah memasuki ruangan yang tadi ia tinggalkan untuk keluar sebentar di jam makan siang bersama Lea.
El kembali mendudukkan dirinya ke kursi kebesaran miliknya tentunya .
Menghidupkan layar di harapannya, ia memulai pekerjaannya kembali , yaitu berhadapan dengan layar dan beebtapa berkas yang berada di meja kerjanya.
Ting
Suara notifikasi chat masuk di handphone El yang tergeletak di atas meja.
El meraih handphone miliknya, membuka kunci yang berapa pin, kemudian membuka aplikasi chat .
Ternyata itu adalah chat dari Mama .
" Besok siang kamu sama Lea bisa fitting baju di butik tante Anggun ? ."
" Kalau bisa biar Mama bilang ke tante Anggunnya ."
" Tanyain ke Lea ."
" Dia bisa atau enggak ." itulah isi chat dari Mama .
Padahal ini sudah siang, sebentar lagi juga El pulang kelrumah, dan Mama bisa bicara langsung, eh malah pakai acara chat segala.
Untung sayang Ma
..........❣..........
...Selamat Hari Raya Idul Fitri Bagi Yang Merayakannya...
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Sabtu, 22 April 2023
Pukul 23.01 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan...
__ADS_1