
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Tepat pukul tujuh pagi, El dan Lea sudah selesai bersiap .
El segera menarik koper mereka keluar rumah, mobil El sudah terparkir disana, kali ini El tidak menyetir sendiri, melainkan menggunakan supir .
Memasukkan dua koper kedalam bagasi, Lalu El dan Lea masuk ke mobil dan mendudukkan diri di kursi penumpang .
Mobil pun melaju membelah jalanan di pagi ini , dengan tujuan bandara, mengantarkan pasangan pengantin baru yang akan pergi honeymoon .
El dan Lea menaiki penerbangan selama kurang lebih 2 jam 55 menit .
Dan saat ini jarum jam sudah menunjukkan pukul 11.40 wib, dimana baru saja pesawat yang mereka tumpangi landing .
Setelah kedua koper sudah ditangan mereka, El dan Lea keluar bandara menunggu taksi yang sudah dipesan oleh El .
Tak berapa lama, taksi yang El pesan sudah sampai, El segera memasukkan koper kedalam bagasi , keduanya memasuki mobil, kemudian mobil melaju menuju hotel, hotel di mana mereka akan menginap dalam rangka honeymoon .
Hotel yang merupakan salah satu hotel milik El tentunya, hotel yang tersebar di berbagai tempat, Lea pun tak tahu berapa banyak hotel yang dimiliki oleh El .
Mungkin nanti Lea akan bertanya, gpp dong ya bertanya tentang kekayaan suami sendiri .
Tak lama, mereka sampai di hotel .
Sang sopir membantu El mengeluarkan koper .
" Makasih ya Pak ." ucap El, sedangkan Lea sibuk melihat ke arah taman hotel, yang menyegarkan mata .
" Sama - sama Mas ." jawab sopir taksi , yang kemudian berlalu dari sana .
" Yuk masuk yang ." ajak El, yang membuat Lea menolehkan kepalanya ke arah dang suami .
" Y yukk ."
Berjalan memasuki lobi hotel yang tampak mewah dan terkesan elegant .
Menuju resepsionist, El mengambil kartu kamar yang merupakan kamar khusus jika ada anggota keluarga yang datang berkunjung .
Tak lama resepsionist memberikan kartu kamar kepada El .
El dan Lea kembali melangkah menuju lift yang akan membawa mereka menuju kamar yang berada di lantai teratas, lantai teratas merupakan sebuah lantai pribadi, berisi beberapa kamar dan ruangan - ruangan .
Ting
Keduanya memasuki lift, diikuti tiga orang perempuan .
" Cowok yang satu lift sama kita bukannya Putra pemilik hotel ya ." tulis salah satu perempuan di papan ketik nya, dan memperlihatkan kepada perempuan disebelahnya .
" Kayaknya sih iya ."
" Mirip soalnya sama yang pernah gue lihat ."
" Mana ganteng banget lagi ." balas perempuan disebelahnya sembari berbisik pelan, kalau keras namanya bukan bisik - bisik , tapi woro - woro.
El menekan tombol lantai yang akan mereka tuju , seketika membuat ketiga perempuan itupun terdiam, karena El menekan lantai yang merupakan lantai pribadi khusus anggota keluarga Mahastama .
" Fix sih ."
" Udah bisa dipastiin kalau tu cowok putra Pemilik hotel ." bisik - bisik kedua perempuan itu, disaat satu perempuan lagi asik menikmati ketampanan El, kapan lagi yakan bisa gini .
Ting
El dan Lea keluar dari lift , langsung terlihat disana sebuah pintu, El segera menempelkan kartu kamar yang tadi ia dapatkan dari resepsionist .
__ADS_1
Cklek
Langsung terlihat disana, seperti layaknya apartemen, namun lebih luas tentunya .
El dengan segera berjalan dan membuka pintu kamar , yang merupakan kamar utama .
Sedangkan Lea hanya mengikuti El .
Memasuki kamar, El segera meletakkan koper mereka di walk in closed , lalu kembali keluar .
Terlihat disana Lea yang sudah merebahkan diri di atas ranjang, mungkin istrinya itu lelah, fikir El .
Ia segera menghampiri sang istri , lalu bergabung di atas ranjang empuk hotel .
Mendekat tubuh sang istri .
Lea membalikkan badan, dan masuk kedalam dekapan El, wajah nya ia benamkan ke dada bidang sang suami .
Posisi yang membuat Lea nyaman selama tiga hari ini .
" Tidur yang ."
" Aku tau kamu lelah ."ucap El sembari mengelus rambut Lea dengan lembut , diakhiri dengan kecupan singkat sebelum El jugamemejamkan matanya .
💚💚💚
Lea membuka matanya , mengedipkan beberapa kali, mencoba menyesuaikan cahaya .
Pemandangan pertama disaat Lea membuka mata adalah dada bidang El , pemandangan yang menyegarkan sekali bukan .
Tangan Lea terukur, mengelus alis El yang hitam, lalu turun ke bulu mata El, turun lagi menuju bibir yang suka sekali memberikan jejak di sekujur tubuhnya .
Tindakan Lea diketahui oleh El yang memang sudah terbangun sedari tadi, sebelum Lea membuka mata, namun El masih dalam mode mengumpulkan nyawa, jadi ia enggan untuk membuka mata .
Lea yang gemas sendiri dengan bibir sang suami , dan ntah ide darimana, Ia mendekatkan bibirnya dan menggigit bibir El .
Ini Lea suka gigit - gigit ya .
Muachhh
" Kalau mau cium ."
" Ya cium aja yang ."
" Jangan digigit juga ." ucap El , Lea tak membalasnya, karena ia sudah kembali membenamkan wajahnya dalam pelukan El .
" Kenapa gue malu banget gini. " batin Lea berkata .
Krucuk krucuk
Terdengar bunyi perut yang sedang demo, tanda bahwa perlu diisi .
" Laper ternyata ." ucap El diakhiri dengan kekehannya .
" Mau makan dikamar atau dibawah ? ." tanya El, ini istrinya tak kunjung menampilkan wajahnya, masih sembunyi - sembunyi manja dalam pelukannya .
" Mau dikamar aja ? ." Tanya El lagi .
Lea pun mengangguk, tanda setuju .
" Jangan cuma ngangguk aja yang ."
" Coba lihatin muka merah kamu ke aku ."
" Yakin deh aku kalau muka kamu sekarang pasti merah ." ucap El, tebakan El sudah pasti benar saat ini , El yakin 99,9 % .
Perlahan Lea memperlihatkan wajahnya .
El dengan segera menangkup wajah sang istri dengan kedua telapak tangannya .
__ADS_1
" Ulu luu...."
" Gemes nya ."
" Istri siapa sih ini ." ucap El , semakin membuat semburat merah di wajah Lea bertambah, saat ini Lea sudah seperti memekai blush on, itung - itung irit blush on ya Lea .
" Bangun yuk ."
" Cuci muka dulu ." ajak El .
Keduanya beranjak dari ranjang, Lea segera melangkah menuju walk in closed, membuka kopernya dan mengambil tas berisi peralatan mandi, lalu keluar dari sana dan memasuki kamar mandi, sedangkan El bergegas menelfon untuk memesan makan siang keduanya, makan siang yang sudah telat, karena tadi keduanya lebih memilih tidur terlebih dahulu .
Tak lama
Cklek
Lea keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sudah terlihat lebih fresh, kan udah cuci muka , sikat gigi juga lagi .
" Jangan lupa sikat gigi ." ucap Lea yang berpapasan dengan El yang akan menuju kamar mandi.
" Iya istri ." jawab El , ia langsung memasuki kamar mandi .
Lea kembali memasuki walk in closed, kali ini ia membuka koper dan mengambil tas berisi peralatan skincare dan make up nya.
Setelah mengambil apa yang dibutuhkan, Lea keluar dan berjalan ke arah meja rias yang memang sudah tersedia dikamar ini.
Mendudukkan diri di kursi yang langsung menghadap cermin, Lea membuka tas kecil itu, mengeluarkan barang - batang di dalamnya dan menyusunnya dengan rapi di meja rias .
Selesai dengan merapikan seluruh peralatannya, Lea kemudian memoles bedak tipis ke wajahnya, dengan diakhiri menambahkan lip balm soft pink .
Ting tong
Bel pintu depan berbunyi, Lea pun beranjak dari kursi, keluar kamar dan menuju pintu utama lantai ini .
Melihat terlebih dahulu dari layar monitor .
Ternyata seorang resepsionist yang mengantarkan pesanan makanan yang tadi dipesan oleh El .
Cklek
Lea membuka pintu setelah memastikan siapa gerangan yang datang .
" Saya mengantarkan pesanan makanan ."ucap resepsionist perempuan yang berusia separuh baya .
" Silakan masuk ." ucap Lea, mempersilakan perempuan itu masuk .
Resepsionist menata makanan yang ia bawa di atas meja makan, ya meja makan, kan konsep lantai ini seperti apartemen ada ruang tamu, kamar, dan dapur, lengkap dengan meja makan .
Setelah selesai meletakkan dan menyusun makanan di atas meja makan resepsionist itu pun pamit untuk melanjutkan pekerjaannya .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Kamis, 04 Mei 2023
Pukul 23.07 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
__ADS_1
...Lee Haechan...