
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Matahari sedang terik teriknya ketika jam sudah menunjukkan pukul satu siang.
Kelopak mata Lea perlahan terbuka, mengedipkan matanya beberapa kali guna menyesuaikan cahaya.
Seketika tubuhnya menegang ketika menyadari ia sedang berada dalam pelukan seorang pria.
mendongakkan kepalanya keatas guna melihat siapa pria yang sedang mendekapnya.
" El ." ucap Lea
" Eh kok bisa disini ."
Lea terdiam guna mengingat ngingat apa yang sudah terjadi mengapa ia bisa tidur seranjang dengan El.
Ingatannya berputar tentang kemarin hari dimana mereka sah menjadi suami istri.
" Huhhh ternyata udah nikah ."
" Ini otak, ngak bisa langsung inget gitu daritadi ." gerutu Lea pelan.
Tiba - tiba ingatannya perputar mengingat kejadian yang terjadi antara ia dan El semalam hingga dini hari.
Seketika wajah Lea bersemu merah mengingat hal itu.
Perlahan rona merah diwajahnya berangsur memudar, menyisakan kulit putih mulus bak kulit bayi.
Tangannya perlahan meloloskan diri dari dekapan El .
Menggapai wajah El dan mengelus bulu mata El perlahan, turun mengelus mata, hidung dan terakhir mengelus bibir kissable .
Mata nya menikmati melihat bibir El sembari mengelusnya perlahan, rasanya ia tak ingin menyudahi kegiatannya itu.
Disaat Lea akan menyudahi mengelus bibir itu, tiba - tiba tangannya dicekal oleh tangan El .
" Jangan cuma dielus ."
"Di kiss juga boleh ." ucap El yang masih memejamkan matanya.
" Isss ngak mau ah ." jawab Lea ,yang berusaha melepaskan cekalan tangan El .
El membuka matanya dan dengan waktu singkat dirinya sudah mengukung sang istri dibawah tubuhnya.
Keduanya saling bertatapan.
" Ngak mau kasih morning kiss gitu yang ? ." tanya Rafa sembari mengerlingkan matanya .
" Ngak mau ah ."
" Kamu belum mandi ." jawab Lea .
" Kita udah mandi pagi ya kalau kamu lupa ." ucap El mengingatkan Lea perihal mandi bersama yang mereka lakukan dini hari tadi .
" Ya kan itu tadi sebelum tidur lagi ."
" Sama aja sayang ."
" Kan intinya tetap mandi ."
Tanpa ba bi bu, El mendekatkan wajahnya menggapai wajah sang istri.
Cup
Cup
Cup
Hanya kecupan singkat ucapan selamat pagi, eh bukan pagi, melainkan siang .
Nesya langsung menutupi bibirnya dengan tangan.
" Mulai pagi ini harus ada morning kiss ."
" Iss kok gitu ." ucap Lea protes .
__ADS_1
" Ya gitu ."
" Kan ngak salah yang ."
" Udah halal ini ."
" Cuma minta morning kiss yang, bukan morning ehem ehem ." ucap El dengan bahasa isyarat yang sudah pasti readers ketahui.
Readers pasti paham la ya, ngak mungkin enggak, karena ngak mungkin banget pembaca novel otaknya bersih putih seperti kaca .
Lea dengan segera beranjak dari ranjang.
" Sttt..." desis Lea ketika merasakan perih di arena pribadinya ketika melangkah menuju kamar mandi.
" Perlu dibantu ? ." tawar El .
" Enggak ."
" Yang ada kamu bukannya bantu malah buat makin tambah sakit ." jawab Lea, karena khawatir akan terjadi kejadian seperti tadi pagi ketika mereka mandi dan El malah meminta lebih .
Lea agak trauma karena hal itu, bisa bisa ia tidak bisa berjalan sama sekali jika El membantunya kali ini.
Lea memasuki kamar mandi dengan langkah tertatih .
Melihat tubuhnya di depan kaca, terlihat disana beberapa tanda merah di leher yang susah pasti ulah seorang El .
Bapak CEO satu itu benar - benar menikmati setiap inci tubuh sang istri .
" Huhh..."
Lea harus menutupinya dengan concealer nanti.
" Ngabisin concealer kalau gini ."
" Mana banyak banget lagi ." gerutu Lea . ia berdoa semoga concealernya tidak cepat habis untuk menutupi tanda merah yang bertebaran dilehernya.
Lau setelahnya Lea segera mandi guna menyegarkan tubuhnya dan menghilangkan rasa lelah yang masih terasa .
Setelah mandi ia terdiam di depan wastafel.
Tubuhnya sangat lelah, gimana ngak lelah, kemarin ia harus bangun sebelum subuh untuk make up, seharian mengikuti berbagai acara resepsi dan malamnya dibuat begadang sampai pagi oleh sang suami .
Sembari menunggu Nesya mandi, El memainkan game online di handphone nya sembari berbaring diatas ranjang hotel .
Jari jemarinya bergerak lincah memainkan gamenya dengan serius .
" Yahhhh ."
Teriak El ketika layar ponselnya tertera tulisan Defeat .
El melihat ke sekeliling, tak tampak di mata nya sosok sang istri .
" Perasaan mandinya udah lama ."
" Tidur dikamar mandi apa gimana istri gue " gumam El .
El pun beranjak dari ranjang, melangkah mendekati pintu kamar mandi yang masih tertutup rapat .
Tok tok
" Sayang. " panggil El sedikit keras agar terdengar dari dalam kamar mandi .
" Iya ." jawab Lea dari dalam kamar mandi .
" Kamu udah siap mandinya ? kok lama banget ."
" Udah siap kok Mas ."
" Bentar ."
Cklek
Lea keluar dari kamar mandi dengan kimono.
" Kalau ngak mau aku kurung seharian ."
" Cepetan pakai baju. " nada peringatan dari El.
Ya gimana enggak, Lea tampak begitu menggoda sekarang .
💚💚💚
__ADS_1
" Yuk turun sayang ." ucap El setelah memarkirkan mobilnya di halaman rumah orang tuanya .
" Kita kerumah Mama ngak bawa apa - apa Mas ?." tanya Lea .
" Ngak perlu ."
" Mama pasti ngerti la ."
" Pengantin baru dateng hari ini aja pasti Mama senang ." jawab El santai.
Karena ia tahu bahwa sang Mama pasti tidak akan mempermasalahkan mereka yang datang tanpa membawa sesuatu , Mama pasti paham mereka sibuk, sibuk diranjang .
Keduanya memasuki rumah setelah mengucap salam dengan kedua tangan yang saling bertautan .
Maklum pengantin baru masih anget - anget nya .
" Mantu Mama udah dateng ." ucap Mama sembari memeluk menantunya itu .
" Iya Ma, Maaf ngak bawa apa - apa kesini Ma ." ucap Lea yang masih agak sungkan dengan mertuanya karena tidak membawa buah tangan .
" Gpp sayang, kalian kesini aja Mama udah senang ." jawab Mama dengan senyuman .
" Yuk ke meja makan ."
" Mama buat rawon spesial buat mantu Mama ." ajak Mama pada menantunya itu .
" Lea aja yang ditawarin ."
" Mama lupa punya anak atau gimana Ma. " tanya El sedikit menjahili sang Mama, namun dalam hari ia sedikit merasa tersingkir. hahahha kasian sekali kamu El .
" Ooh iya baru inget ."
" Maklum la ya ."
" Kan anak Mama jarang pulang ."
" Saingan nya bang toyib ."
" Makanya Mama sampai lupa punya anak cowok ." jawab Mama santai, soalnya geram juga punya anak cowok spek vang toyib kayak El ini .
" Untung sayang, kalau enggak udah Mama coret dari KK dari dulu ." tambah Mama .
Dicoret dari KK juga gpp Ma, kan sekarang El udah punya KK baru, yang dibawah namanya ada nama Lea tertera disana .
" Tega banget Ma sama anak sendiri. " ucap El yang kemudian mendudukkan diri di kursi meja makan yang di atas nya sudah tersaji beberapa menu termasuk soto yang baru saja Mama buat .
" Ayo dicoba rawon buatan Mama ."
" Khusus buat mantu Mama ini ." Mama.
" Buat aku enggak Ma ? ."
" Enggak ."
" Gini banget nasib gue." kesal El .
Lea yang mengetahui sang suami sedang kesal pun mengelus lengan El lembut agar mengbalikan mood El tentunya .
Selesai makan El pamit kepada kedua perempuan itu untuk menuju ruang kerjanya, karena ada sesuatu yang harus ia ambil disana .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Jum'at , 28 April 2023
Pukul 23.50 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan...
__ADS_1