
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Pagi ini El bangun tepat pukul 05.25 wib. ia tak langsung beranjak dari ranjang. melainkan memainkan game online di handphone nya.
Tak terasa karena asik memainkan game online, waktu pun tampak berjalan cepat bagi El .
" Cepet banget udah jam setengah tujuh ."
" Ini jam gue salah apa ya ."
El segera meletakkan handphone di atas meja nakas lalu dirinya beranjak dari ranjang.
Melangkah dan langsung memasuki kamar mandi guna membersihkan sekaligus menyegarkan badan untuk memulai aktifitas pagi ini.
Tak berapa lama El sudah keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya.
Ia segera memasuki walk in closed untuk berpakaian.
Setelah selesai berpakaian, ia segera menyisir dan menggunakan gel rambut untuk menata rambutnya.
Lalu melangkah keluar kamar menuju meja makan untuk sarapan bersama keluarga.
Tersisa tiga hari lagi, terhitung hari ini , menuju acara sakral pernikahan El dan Lea dilaksanakan .
Acara pernikahan mereka akan dilaksanakan di hotel milik El, yang merupakan hotel bintang lima .
Nikahan di hotel milik sendiri, alhamdulillah ngurangin biaya .
Tinggal biaya catering dan lainnya selain hotel yang akan menghabiskan uang dari saku El tentunya .
Dan biaya foto prewedding yang mereka lakukan beberapa waktu lalu, sebelum keduanya dipingit tentunya .
Foto prewedding di pantai dan taman yang asri.
Selesai sarapan bersama, El kembali ke kamarnya, duduk di balkon sembari memainkan handphone nya .
Menikmati suasana lagi sebelum memulai aktifitas bekerja dari rumah .
El membuka galeri foto di handphone nya.
Membuka album foto prewedding antara ia dan Lea .
Axcellemhastm
Disukai oleh Ruiatha dan 2.999 lainnya
Axcellemhastm Al ❤
Aynamhastm Kakak ipar
Melannn Patah hati gue...huaaa
Davidgara Bucin
Ruiatha atas gue iri @Davidgara
Dan ****1****.485 komentar
Diatas adalah post an El ditengah kegalauannya menahan gejolak rindu dihati .
Yang juga merupakan foto prewedding El dan Lea .
Foto yang menggambarkan ekspresi bahagia mereka, dengan tawa riang keduanya.
Setelah beberapa jam El mem post foto dan mendapat beberapa like dan komentar .
Disinilah El sekarang .
Duduk di kursi taman belakang rumah, sembari melihat Mama yang sedang memotong beberapa tangkai mawar .
Dan beberapa bunga lainnya, yang akan digunakan untuk menghiasi vas bunga di dalam rumah .
El dengan setia menemani Mama, rasanya nyaman aja gitu kalau berada di dekat sang Mama .
" Kenapa lihatin Mama terus bang ? ." tanya Mama yang menyadari jika sedari tadi Wl terus memperhatikannya.
" Gpp, Mama cantik ." jawabnya.
" Ya iyalah Mama cantik ."
" Kalau ngak cantik , ngak mungkin kamu ganteng Bang ." jawab Mama dengan tingkat kepedean yang menjulang tinggi .
" Iya Ma iya ." El hanya meng iyakan, kalau tidak ya bakalan berabe .
" Cantikan Mama atau Lea ." tanya Mama tiba - tiba .
" Lea ." jawab El spontan, karena kan difikarannya saat ini adalah Lea .maklum bucin .tapi bucinnya sekarang masih haram, tiga hari lagi jadi halal .
" Eh...Mama ." El mengulangi jawabannya .takut terkena amuk nyonya besar .
" Mama atau Lea ? ." tanya Mama sekali lagi .
" Mama...iya Mama ." jawab El berusaha meyakinkan sang Mama .
" Bohong banget kamu Bang. " Mama mencebikkan bibirnya .
" Mama tau banget gimana kamu ."
" Kalau bohong kelihatan banget. "
"Mama udah paham banget ." ucap Mama. ya pasti Mama sangat paham dengan putranya ini.
” Bohong salah ."
" Jujur tambah salah ."
" Emang ya cowok itu serba salah ."gumam El pelan sembari menghembuskan nafasnya kasar .
" Rumah yang kamu beli udah siap huni Xel ? ." pertanyaan terlontar kembali dari bibir Mama .
" Udah Ma ."
" Minggu semalam udah fix 100 % " jawab El.
" Habis nikah kamu tinggal disini seminggu ya ."
" Mama pengen ngerasain tinggal bareng menentu dulu bentar ." pinta Mama .
" El tanya ke Lea dulu kalau masalah itu Ma ."
" Takutnya Lea mau tinggal dirumah Mami dulu sebentar ." jawab El, soalnya ia dan Lea belum ada membahas kapan akan pindah ke rumah mereka sendiri .
Jadi ya , El harus menanyakan dulu ke Lea .tidak bisa langsung mengambil keputusan secara sepihak .
Nanti yang ada malah berantem .
" Kamu tanyain ke Lea Xel ." perintah Mama, perintah yang harus dijalankan .
" Iya Ma, tiga hari lagi El tanyain ." jawab El, ya gimana, mau bertanya saat ini juga tidak bisa .
Bisanya tiga hari lagi, palingan El akan bertanya mengenai itu setelah selesai akad .
" Jangan lupa tanyain ke Lea ."
" Trus kabarin ke mama ."
💚💚💚
Cklek
" Permisi Mas ."
" Dengan kediaman Axcelle Mahastama ? ."
" Iya ." jawab El .
" Saya mengantarkan hantaran pernikahan yang sudah dipesan ."
__ADS_1
" Iya Mas ."
" Mau ditaruh dimana ? ."
" Di dalam saja Mas ."
" Mari masuk ." El mempersilakan beberapa orang tersebut untuk masuk .
Pegawai tersebut beserta pegawai lainnya pun masuk membawa barang - barang hantaran pernikahan yang akan di gunakan pada acara pernikahan El dua hari kedepan .
Pegawai tersebut meletakkan barang hantaran di ruang keluarga, dimana disana juga terdapat David dan Rui.
Keduanya hanya melihat pegawai tersebut meletakkan satu persatu barang hantaran tersebut.
" Sudah semua ya Mas ."
" Iya makasih ." ucap El kepada pegawai tersebut .
" Kalau begitu kami pamit ya Mas ."
" Iya ."
Pegawai tersebut pun undur diri .
" Banyak banget ." ucap David ketika melihat barang - barang yang lumayan banyak itu. sebenarnya bukan lumayan banyak, tapi banyakk.
Seperti akan membuka toko aja .
La wong Mama yang belanja buat hantaran, ya beginilah hasilnya, semua dibeli, niatnya beli beberapa, bahkan Mama sudah membuat list belanja, namun tampaknya list belanja itu tak terpakai sebagaimana mestinya .
" Ntah, Mama yang belanja ."
" Gue cuma bayarin aja ." jawab El sekenanya. karena memang iya tidak ikut campur dalam hal belanja barang hantaran, ia hanya memberikan kartunya untuk digunakan dalam pembayaran semua barang di depannya ini .
" Habis berapa El buat barang sebanyak ini ? ." tanya Rui yang kepo.
" Ngak tau gue ."
" Belum gue cek ." jawab El santai ia seperti tidak perduli dengan berapa banyak uang yang dihabiskan untuk membeli barang hantaran.
Maklum la ya efek bucin, jadi berapapun uang yang dihabiskan untuk membeli sesuatu buat ayang itu bukan masalah.
Asalkan ia sanggup, ya silakan .
" Masih ngak nyangka gue besok lo bakalan nikah ."
" Begadang sampai pagi oke El ."
" Nanti gue beliin obat kuat ." ucap Rui .
" Pecah telor duluan daripada kami berdua ." ucap David .
" Hooh, jangan lupa spill first night nya ."
" Biar kita - kita bisa belajar , tapi lo yang praktek langsung ." Ucap Rui .
" Video in yang kualitas terbaik kalau bisa ." tambah Rui .
Kulit kacang beserta kacangnya mengenai kening kedua manusia yang baru saja meluncurkan kata - kata mengenai first night.
Dan tak lain dan tak bukan itu berasal dari tangan El tentunya .
Takk
Takk
Aww
" Sakit kampret ."
" Lama - lama gue gagar otak ."
" Kalau gue lupa sama lo pada gimana coba ." celotehan keluara dari bibir Rui .
" Gue sama El malah senang kalau lo amnesia ."
" Yakan El ." tanya David .
" Mengurangi satu beban ." jawab El dengan santai .
" Manusia sejenis tu anak memang harus dimusnahkan dari muka bumi. "
" Otaknya ngak ada soalnya ."
" Heh gue pinter ya ."
" Albert Einstein aja kalah ." ucap Rui membela diri.
" Lo yang kalah dari Albert Einstein yang ada ."
" Atau ngak Albert Einstein ngak mau saingan sama lo yang bentukannya gini. " jawab David.
" Kalau ngak pinter gue ngak jadi dosen ." Menunjuk ke arah El, Rui masih berusaha membela diri, pantang menyerah pokoknya .
" Ya gimana ngak diterima ."
" Lo daftar jadi dosennya di kampus gue ." ucap David. semakin membuat Rui tersudut.
Keluarga David merupakan pemilik sebuah universitas ternama, namun David menolak untuk bekerja disana, ia lebih memilih menjadi rekan kerja El, tapi mungkin sebentar lagi David juga akan resign dan melanjutkan kariernya di kampus .
" Ha bener El ."
" Ya kali ngak diterima ."
" Bisa nangis kejer dia ." David ikut mengeluarkan suaranya guna membuat Rui kalah telak.
" Gue juga CEO ya kalau kalian lupa ." Rui .
" CEO tapi jarang masuk kantor ."
" Ya kayak lo gini ." David .
" Keseringan makan gaji buta ." El menambahi.
" Terserah la ."
" Yang penting gue senang ." ucap Rui yang sudah merasa lelah tersudut sedari tadi pun terpaksa menyerah .
You Lose Rui .
Sungguh malang nasib mu Rui .
💚💚💚
Lea sedang berkutat di dapur ketika jarum jam menunjukkan pukul 21.30 malam .
Ia mempersiapkan bumhu - bumbu untuk membuat nasi goreng .
" Dek ." panggil Reynand yang baru saja memasuki dapur .
" Ha ."
" Lo mau masak apa ? ."tanya Reynand basa basi , tapi mungkin jadinya basi beneran.
" Nasi goreng ." jawab Lea .
" Pesan satu Dek ." pinta Reynand sudah spweti sedang di tempat abang - abang penjual nasi goreng di depan komplek .
" Oke ." jawab Lea .
Lima belas menit berlalu .
Lea mengambil sendok kecil untuk mencicipi rasa nasi goreng nya .
" Udah enak ." ucapnya ketika mencoba sesendok kecil nasi goreng.
Lea menyusunnasi goreng ke atas dua piring, tak lupa juga meletakkan ayam goreng, timun dan bawang goreng ke atasnya .
Kemudian membawa dua piring itu ke meja makan, dimana disana Reynand sudah duduk menunggu.
" Ni Bang ." ucap Lea sembari meletakkan sepiring mie goreng diatas meja tepat di hadapan Reynand .
" Makasih Dek ."
" Ngak gratis lo ini Bang ."
__ADS_1
" Yaudah mau apa ? ." tanya Reynand. emang Rui ini tipe abang able banget, dengan santai nya menuruti semua maunya Lea .
" Photocard ya ." pinta Lea sembari tersenyum manis, sampai gula aja kalah, madu juga masih kalah manisnya dari senyuman seorang Lea .
" Heem ."
" Pesan aja, abang bayarin ."
" Oke Abangku sayang ."
" Muachhh ." Lea mencium pipi Reynand sekilas.
Kemudian langsung berlalu duduk di kursi meja makan.
" Sepiring nasi goreng gantinya photocard ."
" Nasi goreng sultan apa gimana ." ucap Rui.
" Kayaknya ini saingan nya nasi goreng sisca Kohl ."
" Atau mungkin ini nasi goreng , nasinya terbuat dari emas ." ucap Rui yang kemudian mulai menyendok nasi goreng dan memasukkannya kedalam mulut .
" Kerupuknya lupa ." ucap Lea .
Ia pun beranjak dari kursi mengambil setoples kerupuk.
Kemudian kambali duduk.
Membuka handphone nya kemudian mem play konten masak - masak liziqi yang ia suka .
Meletakkan handphone nya bersandar pada toples kerupuk di depannya.
" Mari makan ." ucapnya, lalu memulai acara makan malam, iya malam, kan masih jam sembilan malam .
Ini adalah waktu makan malam yang menambah produksi lemak dalam tubuh .
Beberapa menit berlalu, piring di depan Reynand dan Lea sudah bersih tak bersisa .
Lea segera beranjak dari kursinya, tak lupa membawa piring miliknya san sang Abang menuju area cuci piring .
Mencuci dua piring beserta wajan yang tadi Lea gunakan untuk memasak nasi goreng .
Selesai dengan itu semua , Lea melangkah keluar dari dapur .
" Udah Dek ? ." tanya Reynand yang melihat adiknya baru saja keluar dari dapur .
" Udah ." jawab Lea .
" Yaudah yok keatas ." ajak Reynand .
Lea berjalan cepat ke arah Reynand, dan melompat ke atas punggung Reynand .
" Gendong ke atas ."
" Capek jalan ." pinta Lea sembari mengeratkan tangannya yang melingkar di leher Reynand .
" Huhh ."
" Berasa angkut beras satu karung lima puluh kilo. " gumam Reynand yang kemudian mulai berjalan menuju anak tangga pertama.
Setelah menaiki satu persatu anak tangga, akhirnya langkah Reynand terhenti ketika ia sudah sampai di depan pintu kamar Lea .
" Turun ." perintah Reynand .
Hap
Lea turun dari punggung Reynand .
" Masuk ke kamar ."
" Trus tidur ."
" Ngak usah begadang ." ucap Reynand .
" Oke boss ." jawab Lea sembari membentuk oke dengan jarinya .
Cklek
Lea melangkah memasuki kamarnya .
Melihat sang adik sudah masuk kedalam kamar .
Reynand lalu berbalik arah, membuka pintu kamarnya dan masuk kesana.
Brughhh
Lea menghempaskan diri ke atas ranjang, tanpa memeperdulikan perutnya yang baru sjaa terisi .
" Ngantuk nya ." keluh Lea .
Ia kemudian beranjak dari ranjang dan memasuki kamar mandi.
Menyikat gigi dan mencuci muka sebelum tidur.
Tak lama Lea keluar dari kamar mandi ia mendudukkan diri di kursi meja rias .
Mengaplikasikan skincare ke kulit wajahnya yang mulus seperti poselen .
Selesai dengan skincare, Lea kembali menuju ranjang empuk miliknya , yang sudah pasti nyaman .
Merebahkan diri disana, memeluk boneka yang ia beri nama daegal, merupakan boneka kesayangannya , yang selalu menemaninya tidur setiap malam .
💚💚💚
Disaat Lea sudah terlelap menyusuri alam mimpi .
Disaat itu pula El masih setia membuka matanya, ya gimana mau tidur jika saat ini El, David dan Rui sedang mabar bersama .
Ketiga manusia dengan gender yang sama itu fokus menatap layar ponsel masing - masing .
Terhitung sudah tiga jam mereka melakukan kegiatan itu .
Kalau kata Rui sih, ini adalah simulasi pesta lajang El beberapa hari kedepan.
Ada - ada saja Rui ini, yakali pesta lajang dihabiskan dengan main game bersama.
Seperti tidak ada kegiatan lain saja .
Telat pukul satu dini hari, ketiga manusia yang berada di kamar El baru saja menyelesaikan permainan game online mereka.
Sebenarnya bukan selesai, melainkan mereka menyudahi permainan itu .
Melihat jam sudah menunjukkan dini hari, mereka butuh istirahat .
El merebahkan diri di atas ranjang setelah sebelumnya melakukan ritual sebelum tidur .
Eh jangan berburuk sangka dulu mengenai ritual El .
Karena ritualnya adalah menyikat gigi dan mencuci muka, tanpa ada acara skincare an seperti para gadis di luaran sana.
Namun ntah kenapa, tanpa skincare pun kulit wajah El sudah mulus .
Mungkin takdir .mungkin ya kan
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Rabu , 26 April 2023
Pukul 22.37 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan...
__ADS_1