
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
El mengendarai mobilnya setelah mengantar Lea pulang, ia menyetir sembari menyalakan lagu cinta dan ia pun ikut bernyanyi .
Maklum, hari ini El sedang berbunga bunga .
Yes
" Kata yes dari Lea begitu spesial bagi El ."
" Spesial pakai telor ."
" Telornya dua lagi ."
" Jadi deh mata sapi ."
Beberapa menit berlalu, El memasuki pelataran rumah orang tuanya, ia segera memarkirkan mobil di garasi .
Mematikan mesin mobil dan segera keluar x El keluar masih dengan bernyanyi.
Bukannya terlihat seperti orang yangs sedang bahagia .
Tapi kenapa El terlihat seperti orang yang sedang stress ya .
" Assalamualaikum " Ucap El ketika memasuki rumah .
Tidak ada jawaban sama sekali .
Namun tiba - tiba hi Marni masuk ke dalam rumah .
" Den El sudah pulang ."
" Iya Bi ."
" Pada kemana ya Bi ."
" Kok sepi banget ."
" Padahal kan udah sore ." ucap El .tumben banget ini rumahnya sepi seperti pasar, eh salah, pasar kan malah rame yakan .
El kemudian melangkah menapaki satu owrsatu anak tangga menuju kamarnya .
Cklek
Melangkah memasuki kamar, ia segera melepas jam tangan ,menaruh jam itu ke atas meja makan bersama handphone dan dompetnga .
Selesai dengan sesi menyegarkan tubuh, Ek memasuki walk inclosed .
Ia mengambil celana panjang dan kaos hitam , kemudian memakainya .
Keluar dari walk inclosed, El merebahkan diri di atas ranjang .
Fikiran nya melayang pada kejadian beberapa jam yang lalu, yang sukses membuatnya senyum - senyum sendiri saat ini seperti orang gila.
Jatuh cinta terkadang membuat orang gila, lebih - lebih malah jadi bego.
💚💚💚
El baru turun dari kamarnya ketika waktu makan malam tiba .
Ia mendudukkan diri di kursi meja makan, yang disana sudah terdapat Papa Mama dan Ayna .
Mereka berempat pun makan malam dengan tenang, ditemani suara dentingan piring dan sendok .
Setelah selesai makan siang, seperti biasa, mereka akan quality time dengan berkumpul di ruang keluarga dan berbincang - bincang ringan .
" El mau bicara serius ." ucap El membuka suara .
" Kenapa Bang ? ." tanya Mama .
" Silakan ." balas Papa .
Sedangkan Ayna hanya menjadi juru pendengar saja sembari membaca novel online di handphone nya dengan berbaring di sofa berbantalkan Paha Mama .
" Lea udah terima lamaran El ." ucapnya .
Ketiga manusia yang ada disitu langsung membulatkan mata menatap ke arah El .
" Serius ? ." tanya Mama , ia harus memastikan kembali pendengaran nya barusan.
" Beneran ? ." tanya Ayna, kali ini Ayna membuka suaranya.
" Ya beneran lah ."
" Jadi Papa Mama harus temanin aku kerumah Lea. "
" Buat pastiin tanggal pernikahan ." ucap El .
" Kapan ? ." kali ini Papa yang bertanya .
" Besok malam bisa ? ." ini El sukanya mendadak mulu .
" Mungkin bisa ." ucap Papa setelah berfikir sejenak.
" Mama sih pasti bisa dong ."
" Adek juga bisa ." Ayna. padahal ia tidak perlu diajak kalau menurut El .
Yang penting kan membawa kedua orang tua .
💚💚💚
__ADS_1
Pagi ini El sengaja menjemput Lea untuk berangkat bersama ke kantor .
Tepat pukul tujuh pagi, El melajukan mobilnya menuju runah Lea .
Beberapa menit berlalu .
Mobil yang dikendarai El memasuki pelataran rumah Lea, setelah sebelumnya dibukakakan gerbang oleh satpam. .
Ting tong
El memencet bel rumah Lea.
Cklek
" Yuk masuk dulu. " ajak Lea .
El pun mengikuti Lea masuk kedalam rumah.
Dengan berjalan berdampingan .
" Kamu udah makan El ? ." tanya Les .
" Udah tadi ."
" Sarapan roti bakar " jawab El .
" Duduk El ." ucap Mami kepada calon menantunya yang baru saja sampai di meja makan .
" Ayo sarapan bareng disini ." ajak Mama .
El pun duduk .
" Mau smoothies ? ." tawar Lea .
" Boleh ." jawab El .
Lea berlalu dari hadapannya menuju dapurx yang tentunya berniat membuatkan smoothies untuk El .
" Strawberry aja la ."Lea mengambil satu box strawberry dari dal kulkas .
Tak lupa menyiapkan bahan - bahan membuat smoothies .
Tak berapa lama segelas smoothies sudah berada di tangan Lea .
" Ini smoothies nya ." ucap Lea kemudian meletakan gelas berisi smoothies tepat di harapan El .
"Makasih yang ." ucap El tulus .
" Sama - sama. "
💚💚💚
Saat ini keduanya sedang berada di dalam satu mobil yang sama . namun tanpa adanya suara .
El melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, ya iya, ngak mungkin kecepatan tinggi.
Harus hati - hati .
Soalnya kan lagi bawa anak gadis orang .
Tak Lama mobil El sudah terparkir rapi di parkir VVIP perusahaan .
Keduanya segera keluar dari mobil .El yang hendak melangkah pun berhenti ketika lengannya dicekal oleh Lea .
" Aku masuk dulu ."
" Kamu tunggu sini, jangaj masuk ."
" Lima menit lagi baru boleh masuk ." ucap Lea.
" Kenapa harus gitu ? ." tanya El .
" Aku ngak mau jadi bahan gosip mereka kalau sampai mereka tahu kita berangkat ke kantor sama - sama kayak gini ." Lea me jelaskan alasannya .
" La kan kamu tunangan aku ."
"bYa wajar aja ." ucap El .kalau sama pacar atau istri orang baru ngak wajar .
.
" Udah..."
" Ayo ." El menggenggam tangan Lea dan menariknya untuk melangkah memasuki kantor.
El memasuki kantor dengan menggenggam tangan Lea posesif .
Lea yang menyadari saat ini menjadi tontonan pun membungkukkan bubuhnya agar sedikit menutupi wajahnya .
" Siapa tu cewek ."
" Eh itu bukannya Lea ya ."
"Bentar, gue perlu pandangin tu cewek ."
" Kepo banget asli ."
" Ngaj kepo, kaya masak ngak pakai menyerap, ngak gurih .
Ting
Pintu lift khusus pun terbuka. ..
El menarik Lea untuk masuk .
Setelah pintu lift terbuka .
__ADS_1
Keduanya masuk kesana tanpa ada kehadiran orang lain lagi .
Ting
Pintu lift terbuka
" Kamu hari ini diruangan aku aja. "
" Aku mau kasih lihat gaun wedding buat kamu. "
" Kamu bisa pilih sesuka hati. ".
" Sekalian pilih cincin ya Al ." bujuk El .
Mendengar itu, Lea hanya mendengus .
Ini ia ke kantor tujuannya kerja loh, bukan menpersiapkan pernikahan .
Namun apalah daya, El susah untuk dibantah.
Cklek
Pintu ruangan Ek terbuka .
Keduanya langsung masuk, terlebih Lea yang sudah menyelonong masuk tanpa izin.
Melihat kelakuan gadisnya, El hanya geleng -geleng kepada sembari sudut bibirnya membentuk senyuman tipis namun manis .
El melangkah menuju meja kerjanya.
Ia mengambul ipad yang berada di atas meja, lalu membawa ipad itu ke arah Lea yang sedang duduk di sofa depan televisi .
Terlebih lagi saat ini Lea sudah menghidupkan televisi di hadapannya yang menampilkan kartun yang mungkin terdiri dari dua sosis yanh berbeda panjang fan warna , yupss larva .
El memberikan ipad itu kepada Lea .
" Silakan dipilih sayang ." ucap El. kalau soal harga El tak perlu khawatir .ia sanggup koo, tenang aja .
Le menerima ipad itu dan segera menjalankan instruksi dari El .
Ia mengusap usap layar ipad dengan pelan, melihat satu persatu foto gaun pernikahan.
Setelah menyerahkan ipad kepada Lwax El kembali ke mejanya dan duduk di kursi kebesaran yang empuk, khusus soalnya.
" El ." panggil Lea kepada El yang tengah fokus pada pekerjaannya .
" Iya sayang ." jawab El tanpa melihat ke arah Lea ia masih fokus dengan pekerjanya.
" Aku tandain aja ya gaun sama cincin yang aku suka ." ucap Lea .ia tidak marah melihat El yang acuh tak acuh padanya .karena ia tahu apa yang sedang Ek lakukan sekarang .
Yupss kerja
." Iya tandain aja ."
" Biar nanti aku yang urus sayang. " jawab El lembut .selembut Bapak Kapas .
Lea beranjak dari sofa dan berjalan menuju meja El .
Ia meletakkan ipad ke atas meja .
" Udah selesai aku pilih gaun sama cincinnya ."
" Sekarang aku pamit kerja kalau gitu ." ucap Lea .
El mendongakkan kepalanya memandang Lea.
" Iya sayang ."
" Kerja yang rajin ya ." ucap El yang kemudian mengacak acak rambut Lea .
Lea hanya membalas dengan anggukan singkat.
Ia keluar dari ruangan El dan langsung memasuki lift menuju lantai dimana ruangannya berada .
Ting
Lea berjalan menuju kursinya .
Dan seperti biasa , di meja nya ada sebuket bunga .
Kali ini adalah mawar biru, sepertinya El suka ganti - ganti bunga setiap harinya .
Ya mungkin agar Lea ngak bisa mendapat bunga yang itu - itu terus .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Selasa, 18 April 2023
Pukul 22.48 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...
__ADS_1