
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
El dan Lea kemudian bersiap untuk menuju bandara , tepat pukul 08.40 mereka menaiki taksi yang akan membawanya ke bandara .
Pesawat take off tepat pukul 10.15 wib
Selama penerbangan Lea yang memang memiliki hobi tidur merealisasikan hobinya tersebut, ia hanya bangun ketika El membangunkannya untuk memakan snack .
" Bangun sayang ."
" Heem ."
" Bangun, bentar lagi kita landing ."
Lea dengan mata yang masih lima belas watt, ia terpaksa membuka mata, mengedipkan mata beberapa kali sebelum benar - benar membukanya .
Pesawat pun landing, keduanya keluar dari pintu pesawat .
Selesai mengambil koper, keduanya berjalan keluar bandara .
Ternyata diluar bandara keluarga keduanya sudah menunggu pengantin baru yang baru pulang honeymoon itu .
Disana terlihat Papi Mami dan Mama Papa, tidak terlihat adanya Reynand maupun Ayna, ntah la mungkin Bang Rey masih berada di kantor, dan Ayna juga masih berada di sekolah, kan saat ini masih siang hari .
" Adek kangen Mami ." ucap Lea disela pelukannya dengan sang Mami tercinta .
" Mami juga kangen banget sama adek ." balas sang Mami .
" Ngak kangen sama Papi ? ."
" Kangen juga ." Lea lalu bergantian memeluk sang Papi .
" Mantu Mama ngak kangen sama Mama nih ? ."
" Kangen juga dong ." Melepas pelukan dari sang Papi kemudian memeluk Mama mertua tercinta .
Tak lupa ia juga bersalaman dengan Papa mertua, ingat ya ngak dipeluk juga, agak gimana gitu kalau peluk Papa mertua, aneh gitu trus berasa ngak sopan menurut Lea .
Sedangkan El yang memang orangnya agak cuek, eh cuek beneran bukan agak cuek deh, ia hanya diam melihat kelakuan sang istri .
Setelah beberapa saat, disaat suasana sudah tidak terlalu heboh menurutnya, El menyalami Mama Papa beserta Papi Mami mertuanya .
Acara penyambutan pengantin baru yang baru saja pulang honeymoon itu pun akhirnya selesai,keluarga besar mereka menuju restaurany terlebih dahulu untuk sekedar makan siang dan kumpul keluarga .
__ADS_1
Tepat jam dua siang, El dan Lea baru saja memasuki mobil milik El, dengan sopir pribadi El yang mengemudikan mobil menuju kediaman keduanya .
Tak berapa lama, mobil pun memasuki gerbang tinggi, dan parkir di pelataran rumah, nanti sang sopir yang akan memasukkan kedalam garasi .
" Pak, tolong bawakan barang di bagasi ke dalam ya ." ucap El, ia berniat menggendong Lea ke dalam, karena sang istri sudah tertidur lelap sedari tadi, mungkin Lea lelah .
" Baik Den ."
" Makasih Pak ." El .
El keluar dari mobil, memutari mobil dan membuka pintu mobil di sebelah Lea, kemudian menggendong sang istri, dan melangkah memasuki rumah .
Kedua kakinya menaiki satu persatu anak tangga dengan beban yang berada di lengannya, jangan dikira ngak berat, berat ini, yakali menggendong seorang perempuan ngak berat .
Jika ada cowok yang bilang ngak berat,jangan percaya, itu hanya kebohongan yang dibuat agar pasangannya tidak marah saja, karena kalau dibilang berat, pasti si cewek akan marah dan merasa dirinya perlu diet saat itu juga, cewek kalau masalah berat badan memang sensitif .
Cklek
El memasuki kamar , melangkah ke arah ranjang, ia menurunkan Lea dari gendongannya dengan pelan, kemudian menyelimutinya, walaupun di siang hari, El tetap menyelimuti Lea, karena ia tahu, jika Lea mempunyai kebiasaan tidur yang harus selalu ditemani oleh selimut walaupun cuaca sedang panas sekalipun .
Setelah menyelimuti Lea, El mengambil remote AC dari atas meja nakas, menyalakan AC agar kamarnya terasa sejuk dan membuat sang istri tertidur dengan nyaman .
El mendudukkan diri di sofa, setelah sebelumnya mengambil laptop, ia berniat mengerjakan pekerjaannya yang tertunda karena cuti honeymoon .
Disaat sang istri sedang sibuk menyelami alam mimpi, disaat itu pula El bekerja untuk memenuhi segala kebutuhan sang istri, karena ia menginginkan agar dirinya bisa memenuhi segala keinginan istrinya itu .
Walaupun nyatanya, jika El tidak bekerja selama beberapa tahun pun Lea tidak akan kekurangan, kerena kekayaan El tujuh turunan, ditambah satu tanjakan, kalau turun terus nanti bosan, dikasih variasi dikit la ya biar ngak ngebosenin .
Setelah selesai dengan itu, El melangkah menuju ranjang, merebahkan diri di ranjang lalu memeluk pinggang sang istri,kemudian menutup matanya guna mengistirahatkan tubuh serta fikiran nya, agar esok hari ia bisa menjalani rutinitas hariannya dengan sebaik mungkin .
💚💚💚
Eughh
Lea terbangun dari tidur lelapnya, ia membalikkan tubuhnya ke samping, hingga berhadapan dengan El, namun dengan posisi yang masih berada di dalam dekapan El .
" Sayang..."
" Hmm..." jawab El hanya dengan gumaman, ia masih mengantuk .
" Udah sore ."
" Bangun yuk ." ucap Lea mengajak El untuk bangun .
" Bentar lagi yang ."
" Masih ngantuk ."
" Tidur lagi aja ya ." El malah mengeratkan pelukannya ke sang istri .
__ADS_1
Lea pun hanya bisa pasrah, tidur lagi gpp yakan, ia menurut saja jika di ajak sang suami tercinta, apalagi diajak tidur yang merupakan kegiatan favorit nya, kalau aja ada lomba tidur, Lea pasti langsung daftar .
Yakin deh, Lea pasti jadi juara satu .
Satu menit, sepuluh menit, dan dua jam pun berlalu .
" Yangg ..." rengek El yang baru saja membuka matanya, ia terbangun karena merasa lapar .
Ini El lagi mode bayi, ngak kebayang sih besok gimana kalau keduanya mempunyai bayi beneran, pasti Lea berasa mempunyai dia bayi yang harus ia beri perhatian .
" Hmmm.."
" Kenapa ? ." tanya Lea yang memandang ke arah El dengan menampilkan muka bantalnya, tenang, muka bantal gini masih tetap cantik kok,malah ngegemesin kalau kata El .
" Lapar ..." jawab El, bak bagi yang meminta diberi makanan oleh sang Mama .
" Yaudah yuk bangun ."
" Bantuin masak ." Lea mengajak El untuk beranjak dari ranjang, namun ia tidak serius ketika meminta El untuk membantunya masak, yang ada nanti dapurnya kebakar, kan El kembaran nya Haechan, bisa - bisa dapur kebakar .
" Bantu doa aja boleh yang ? ." tawar El, kalau bantu doa kan ia masih sanggup, kalau bantu masak ia akan langsung menyerah .
" Bantu cuci sayuran aja ."
" Sama kupas bawang ." Kan kalau cuci - cuci atau kupas bawang El bisa, namun jangan meminta El untuk mengupas kentang, karena pastinya, ia akan mengupas hingga kentang yang sebelumnya besar menjadi mini.
" Sipp ."
" Kalau cuci sama kupas bawang aku bisa yang ." jawab El dengan yakin .
" Yaudah yuk ke dapur ." ajak Lea sembari beranjak dari ranjang dan menarik tangan El agar ikut beranjak , karena kalau tunggu El bangun dengan sendirinya pasti akan memakan waktu .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Kamis, 18 Mei 2023
Pukul 20.44 Wib .
.......
__ADS_1
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...