MAHASTAMA

MAHASTAMA
Bab 46 . Reuni


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


" Sayang ." panggil Lea .


El yang sedang duduk diatas ranjang sembari memangku laptop itupun seketika menoleh ke arah samping .


Ngak biasa biasanya nih istrinya memanggilnya dengan panggilan sayang .


Perlu diwaspadai, siaga satu .


" Iya yang ."


Lea bergelayut manja di lengan sang suami .


" Dua hari lagi ada reuni SMA ."


" Boleh datang ? ." tanya Lea sembari menampilkan senyum manisnya .


Jurus puppy eyes milik Lea sudah keluar , biasanya kalau udah gini El ngak akan bisa nolak .


" Siapa aja yang datang ? ." tanya El, mode waspada .


Takut - takut jika para cowok - cowok yang menyukai Lea semasa SMA akan hadir .


Harus waspada, karena biasanya reuni bukan sekedar reuni, bisa jadi reuni hati juga, hati yang dulu tak sampai bertautan, atau yang dulunya putus sekarang balikan lagi .


" Ngak tau ." jawab Lea, karena ia benar - benar tidak tahu .


Karena dalam reuni ini, tidak ada sesi absen siapa saja yang akan hadir .


" Dua hari lagi ya ."


" Aku cek jadwal dulu yang ." El segera menghubungi sekretarisnya untuk menanyakan jadwal kegiatannya dua hari lagi .


Sudah bisa dipastikan, bahwa El tidak akan membiarkan sang istri menghadiri reuni seorang diri .


El berbincang sejenak dengan sekretarisnya .


" Reuni nya jam berapa ? ." tanya El .


Walaupun El satu sekolah SMA dengan Lea, tapi El tidak masuk sebagai anggota grup .


Karena hanya beberapa orang saja yang mempunyai nomer telephone El, itupun hanya orang - orang terdekatnya .


Mohon dimaklumi kulkas kutub yang satu ini .


Semua tentang El seperti privasi jigeum nya Mark .


" Di pemberitahuannya jam lima sore sampai selesai ."


" Ngak tahu selesainya jam berapa ." jawab Lea sebagai sumber informasi.


" Dua hari lagi aku ada meeting dari jam lima sampai jam tujuh an ." ucap El memberitahukan jadwalnya .


" Jadi kamu ngak bisa datang ? ." tanya Lea memastikan .


" Ngak tahu ."


" Kamu mau datang yang ? ."


" Iya ."


" Kangen juga kumpul sama teman - teman SMA ." jawab Lea .


Jarang - jarang reuni yakan, sekedar berkumpul dan berbincang bincang apa salahnya .


Sembari mengenang masa - masa SMA dulu .


" Kamu datang sendiri dulu mau ? ."


" Nanti aku nyusul ." ucap El setelah berfikir sejanak .


" Heem ..." angguk Lea .


" Selesai meeting aku langsung kesana ." ucap El sembari mengelus sayang rambut sang istri yang saat ini masih bergelayut manja padanya .


" Okeyy ."


El pun lanjut mengecek email berisi berkas berkas penting di laptopnya .


" Jauhan dikit ya laptop ." ucap Lea sembari menggeser laptop di pangkuan El sedikit menjauh .


Dan ia pun merebahkan kepalanya ke atas paha El dan memeluk pinggang suaminya itu .

__ADS_1


" Jangan di ganggu ."


" Mau tidur buat mimpiin Chen Zheyuan ." ucap Lea memperingati agar El tidak mengganggunya .


" Iya sayang iya. "


" Selamat bermimpi ."


" Karena di dunia nyata ngak bakalan bisa jadi kenyataan ." ucap El agar Lea sadar .


Tapi yang namanya Lea, ia tidak akan sadar diri, lanjut mengahalu ria itu lebih baik .


Iyakan .


💚💚💚


Dua hari pun berlalu, dan tibalah hari dimana acara reuni di selenggarakan .


Dan saat El ini sedang meeting ketika jarum jam menunjukkan pukul lima sore, dimana seharusnya Lea sudah berada di tempat reuni diadakan .


" Pak Bos mana La ? ." tanya Giselle .


" Mencari rupiah buat istrinya ." jawab Lea .


" Oo...suami mencari rupiah ."


" Istrinya malah senang - senang di reuni ."


" Contoh istri yang baik ya gini. " ucap Giselle menambahi .


" Benar banget tu Gi ." Keysya menambahi sembari meledek Lea .


" Yoi ."


" Anda benar sekali ." jawab Lea dengan bernada .


" Beda sama Lucas ."


" Mencari rupiah buat diri sendiri ." Rui bersuara, sekalinya bersuara membuat Lucas kesal .


" Kayak lo enggak ."


" Pacar aja ngak ada ."


" Masih mending gue ."


Ini kenapa para lelaki ikutan suka debat ya, heran .


Saat ini setidaknya sudah ada dua puluh lima orang yang hadir di reuni saat ini .


Belum termasuk El tentunya, karena sampai jam enam pun El belum menampakkan batang hidungnya, pastinya El masih berada di ruang rapat .


" Baru jam enam ." gumam Lea setelah melihat jam di handphone nya .


" Kenapa La ? ." tanya Giselle yang duduk tepat di sebelah Lea .


" Gpp ."


" Cuma lihat jam aja ." jawab Lea


" El jadi datang ? ."


" Katanya sih nyusul habis rapat ."


" Tapi ngak tau jam berapa ."


" Kadang rapat suka maju mundur ."


Namun tiba - tiba, dari ujung sana, tampak batang hidung El yang sedang berjalan dengan gagahnya .


" Itu El La ." ucap Keysya, orang pertama yang melihat kemunculan El .


Lea pun melihat ke arah yang diberitahu oleh Keysya, dan tanpa sengaja netra mata keduanya saling bertemu .


" Kan, apa gue bilang ."


" Pasti si El dateng ."


" Orang pawang nya ada disini ." ucap Arvin .


Dan diangguki oleh mereka semua .


Dengan segera Giselle berpindah tempat duduk agar El bisa duduk bersebelahan dengan Lea .


Ntar kalau jauh dari pawang suka ngak ke kontrol soalnya .


Kalau ngamuk kan susah .


El pun duduk bersebelahan dengan sang istri, ia menyandarkan kepalanya ke bahu Lea .

__ADS_1


Nah, mode pengen disayang istri demi menghilangkan lelahnya bekerja .


" Mau makan apa ? ." tanya Lea sembari merapikan anak rambut El yang menutupi kening .


" Apa aja ."


Disaat keduanya sedang berbicara, disitu pula seluruh pasang mata melihat ke arah mereka .


" Mentang - mentang udah halal ." ucap Rui .


" Bucin aja terus ." Keysya .


" Lanjut ."


" Mama...pengen kawin ." Arvin .


" Kawin - kawin ."


" Nikah dulu baru kawin ." Lucas membenarkan ucapan Arvin .


💚💚💚


" Yang...dingin ." adu El yang baru saja menaiki ranjang dan memeluk Lea .


" Mandi air dingin lagi ? ."


" Heem ." angguk El .


" Makanya, kalau malam itu mandinya pakai air hangat ."


" Udah tau malam itu dingin ."


" Mandinya pakai air dingin ." omel Lea .


Suka heran sama El, tiap mandi malam selalu kedinginan, disuruh mandi pakai air hangat ngak pernah mau, maunya mandi pakai air dingin .


" Ngak enak yang kalau mandi pakai air hangat ."


" Berasa ngak mandi ."


" Ngak ada sensasi segar - segarnya ." jawab El, ini istrinya lagi ngomel pun dijawab .


" Tapi ujung - ujungnya kedinginan kayak gini kan ."


" Gpp kedinginan ."


" Kan sekarang ada yang bisa dipeluk buat ngangetin ." ucap El


Bisa aja suaminya Lea ini kalau ngomong .


" Iya lah iya ."


" Terserah kamu ." ucap Lea sembari menscroll sosial medianya .


Tak berapa lama, Lea mendengar deru nafas El yang beraturan, pertanda sang empu sudah menyelami alam mimpi yang semoga saja indah .


" Udah tidur aja ."


Lea mengusap kepala El dengan sayang .


" Bayi besar gue ." gumam Lea pelan .


" Kalau lagi tidur gini ngak kelihatan dinginnya ."


" Ngak kelihatan tegasnya. "


" Mana kelihatan imut lagi ." Lea sembari mengelus alis tebal El .


" Pengen deh punya anak cowok yang mirip kayak gini ."


Ya pasti mirip la kalau proses pembuatannya bersama El, ngak mungkin juga mirip tetangga .


" Pasti gemesin ." Lea jadi membayangkan bagaimana El versi kecil .


...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


Rengat Barat


Kamis, 03 Agustus 2023


Pukul 17.51 Wib


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan...

__ADS_1


__ADS_2