MAHASTAMA

MAHASTAMA
Bab 23 . Fitting


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


El dan Lea sedang berada di dalam mobil yang dikemudikan oleh El .


Untuk menuju ke butik tante Anggun , sesuai perintah Mama semalam .


Keduanya menuju butik setelah makan siang dikantor terlebih dahulu .


Ya, makan siang dikantor, tetapi di ruangan El tentunya .


Tiba - tiba El menghentikan mobilnya tepat di depan toko ice cream yang sedang viral saat ini.


" Kok berhenti disini ? ." tanya Lea yang heran, perasaan ini bukan butik deh, orang logo nya aja ice cream.


" Sebentar yang ." jawab El .


Tanpa mengajak Lea, ia segera turun dari mobil .


Membuat Lea yang berada di samping El hanya terdiam . ia melihat El yang berjalan dan masuk ke dalam toko ice cream tersebut .


Tak berselang lama .


Ek keluar dari toko tersebut sembari tangan kanannya membawa paper bag ukuran sedang.


Ia kembali masuk ke dalam mobil, kemudian menaruh paper bag tersebut ke atas pangkuan Lea .


" Buat aku ? ." tanya Lea yang menginginkan jawaban untuk memastikan , padahal menurutnya ini 99,9% adalah untuknya .


" Iya ."jawab El yang kemudian menyalakan mesin mobilnya dan langsung mengemudikan mobil ke jalanan yang lumayan sepi, iya lumayan.


Dengan tak sabar, Lea membuka paper bag di pangkuannya.


Mengeluarkan dua box plastik dari dalam paper bag itu .


" Ice cream ."ucap Lea dengan mata berbinar, padahal kan ia tahu tadi El memasuki toko aoa.


Ngak mungkin kan masuk ke toko ice cream tapi beli sayur.


Lea memasukkan kembali satu box ice cream, mangambil sendok kecil dari dalam sana.


Lalu meletakkan paper bag itu ke kursi belakang .


Membuka penutup box ice cream, menyendokkan ICe cream dan memasukkannya kedalam perut.


💚💚💚


" Ayo turun ."ajak El, nah barulah El mengajak Lea .


Ya gimana ngak diajak, kan mereka harus fitting baju pernikahan bersama . ngak la mereka fitting masing - masing .


Lea yang di ajak, lebih ke perintah sebenarnya. ia pun turun dari mobil bersamaan dengan El.


El berjalan memutari mobil menuju dimana Lea berdiri .


Tak lupa menggenggam tangan Lea kemudian mengajaknya melangkah berjalan menuju butik tante anggun .


Tak lama, keduanya baru saja memasuki butik tante Anggun .


"Ayo masuk." Ajak El sembari mengulurkan tangannya untuk saling bertaut dengan jari jemari Lea.


Sedangkan Lea hanya melangkah mengikuti langkah kaki El memasuki butik.


"Tanta Anggunnya ada?" tanya El kepada staff yang berada disana.


"Dengan Pak El ?" tanya staff tersebut.


"Iya. Saya El . Tante miranda ada di dalam?" tanya El kepada staff tersebut .

__ADS_1


"Ada. Sebentar saya panggilkan."


" Acxell.." panggil seorang wanita paru baya yang baru saja keluar dari dalam sebuah ruangan.


"Tante Anggun. Apa kabar tante?" tanya El sedikit basa basi. Formalitas la istilahnya.


"Tante baik. Kamu gimana kabarnya? Udah lama tante ngak ketemu kamu."


"Baik tan."


"Oiya kamu kesini mau fitting kan? Soalnya tadi tante udah ditelfon sama mama kamu."


"Iya tan. Dan ini kenalkan Lea. Calon tunangan aku." El memperkenalkan Lea kepada tante Miranda.


"Lea tan.." ujar Lea sambil mengulurkan tangannya.


"Tante Anggun , Yaudah yuk langsung aja masuk. Tante udah siapkan pakaian buat kalian." ajak tante Anggun kepada keduanya.


Setelah itu mereka bertiga berjalan masuk kedalam sebuah ruangan yang sudah terdapat beberapa gaun dan jas yang sudah tersusun rapi.


"Kalian coba dulu gaun sama jasnya . tante tinggal sebentar ya."


"Iya tan." ucap keduanya bersamaan.


Setelah itu tante Anggun keluar meninggalkan pasangan itu bersama dua staff yang akan membantu mereka.


"Al, Kamu pilih dulu aja gaun yang kamu suka. "


"Iya ." setelah itu Lea mulai berjalan melihat lihat beberapa gaun yang terpajang disitu.


"Mbak. Saya coba yang ini."


"Ayo mbak silahkan ikut saya ke ruang ganti". Ujar staff yang berada disana.


Setelah itu Lea berjalan mengikuti staff wanita menuju ruang ganti. Kurang lebih 5 menit waktu yang dibutuhkan Lea untuk mencoba gaun yang dibantu oleh staff wanita tadi.


Lea melangkah keluar dari ruangan ganti. Diluar El sedang duduk disofa yang telah tersedia disana sambil membaca majalah.


"El..." panggil Lea yang melihat El sedang fokus membaca majalah.


"Masya Allah calon istri gue." El berkata dalam hati.


"Axcell.." panggil Lea lagi ketika El hanya diam melihatnya.


"Ha iya. Apa ?" jawab El setelah tersadar dari mode bekunya.


"Gaun yang ini gimana? Bagus ngak ?"


"Bagian dadanya terlalu terbuka. Aku ngak suka."


"Ini ngak terlalu terbuka. Ini biasa aja tau."


"Enggak. Itu terbuka. Aku ngak suka aset aku diliatin orang" ujar El seolah meng klaim bahwa itu miliknya.


"Aset apaan coba. Yaudah aku ganti ." ucap Lea sedikit kesal. Padahal dia sudah menyukai gaun yang dia pakai saat ini.


Lima menit kemudian Lea keluar dengan mengenakan gaun yang berbeda.


"Yang ini gimana El ?"


"Bagian atasnya tertutup sih. Tapi belahan kakinya terlalu tinggi."


"Ini aja ya. Capek tau kalau harus ganti lagi." Lea mencoba untuk bernegosiasi.


"Yaudah iya. Tapi nanti aku minta ke tante Miranda supaya belahan nya di turunin."


"Terserah kamu lah. Yaudah sana gantian kamu yang coba jasnya."


"Iya."


El beranjak dari sofa menuju jas yang sudah tersusun Rapi. Memilih jas beberapa saat. Kemudian dia membawa setelan jas itu ke ruang ganti.


Beberapa saat kemudian El keluar dari ruang ganti mengenakan setelan jas yang dibawanya tadi.

__ADS_1


"Ya Allah ganteng banget." batin Lea berkata.


"Gimana Al?" tanya El setelah sampai di hadapan El .


"Emm...oke sih. Tapi kayaknya bagusan yang itu deh." tunjuk Lea ke setelan jas yang berada di pajangan baris ketiga.


"Yaudah bentar aku coba yang itu."


El keluar dari ruang ganti mengenakan jas yang tadi ditunjuk oleh Lea .


"Gimana? Udah pas belum yang ini?" tanya El pada Lea.


"Oke . Yang ini aja." ujar Lea .


"Mbak. Saya pilih yang ini." tolong diurus ya."


"Iya Baik."


Setelah itu mereka keluar dari ruangan.


"El Lea Udah nyobain gaun sama jasnya?" tanya tante Anggun yang kebetulan berpapasan di depan ruangan.


"Udah tan. El request belahan kaki gaunnya di bawahin ya tan." pinta El


"Oke. Dua hari lagi bakalan tante kirim kerumah kamu."


"Makasih tan. Kalau gitu kami pamit tan." ucap El .


"Iya. Hati hati dijalan ya kalian."


"Iya tan."


Setelah itu mereka melangkah keluar butik menuju mobil. Kemudian El melajukan mobilnya di jalanan menuju rumah Lea . untuk mengantarnya pulang.


Ya, Lea dan El memutuskan untuk tidak kembali ke kantor, dan tentunya keputusan itu dimabil oleh El sendiri .


Karena ia malas untuk kembali ke kantor lagi .".


Capek banget rasanya.


"Lea. Bangun..kita udah sampai." panggil El sembari menepuk pundak Lea.


"Eughh.. Udah sampai ya . "


"Gih masuk trus istirahat."


"Iya. Yaudah aku masuk dulu. kamu hati hati dijalan."


"Iya."


Kemudian El kembali melajukan mobilnya menuju apartemennya.


..........❣..........


...Maafkan Jika Banyak Typo Bertebaran Kali ini...


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Minggu , 23 April 2023


Pukul 22.33 Wib .


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...

__ADS_1


...Lee Haechan...


__ADS_2