MAHASTAMA

MAHASTAMA
Bab 40 . Suami Orang


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Tak terasa seminggu berlalu, dengan El yang selalu menempel kepada Lea, bak cicak yang selalu melekat pada dinding .


Aroma - aroma pengantin baru ya gini, dimana ada Lea disitu pasti ada El, bahkan ketika mandi, El juga ikut, membuat waktu mandi keduanya menjadi berpuluh puluh menit lamanya, tau la ya mereka ngapain .


Pasti tau yakann...


Dan pagi ini, El akan kembali masuk kantor, CEO satu ini akan mulai bekerja hari pertama setelah honyemoon .


" Yang..."


" Dasi aku yang garis - garis dimana ? ." tanya El yang sedang berdiri di pintu dapur .


" Di laci nomer dua ."


" Sebelah kanan dibawah dasi warna maroon ." jawab Lea secara spesifik sembari mengaduk nasi goreng tanpa melihat ke arah sang suami .


" Oo...oke ." El pun berlalu kembali menuju kamar .


Tak lama nasi goreng made in Lea sudah tersaji di atas piring ditemani berbagai macam pelengkap lainnya .


" Tinggal mandi ." ucap Lea yang kemudian berlalu dari dapur menuju kamar setelah membereskan dapur .


Cklek


" Udah ketemu dasinya ? ." tanya Lea kepada El yang sedang berusaha memakai jam di pergelangan tangannya.


" Udah ."


" Kan kamu ngasih tau nya detail ."


" Suami kamu yang ganteng ini pasti dapat menemukannya ." ucap El dengan bangga ketika dapat menemukan dasi miliknya, seperti anak TK yang menemukan mainan favoritnya .


Lea hanya mengangguk, biarlah, biarkan El senang, menyenangkan suami kan dapat pahala .


" Sadar diri juga ternyata kalau dia ganteng ." gumam Lea disela langkahnya memasuki kamar mandi .


Tak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar dua puluh menit, Lea sudah berpakaian rapi selayaknya karyawan kantor .


" Yuk sarapan ." anaknya sembari melangkah mendekati El yang baru saja menutup telfon dari seseorang .


" Yuk ." jawab El sembari memasukkan handphone nya kedalam saku jas .


Melingkarkan tangannya memeluk pinggang sang istri dengan posesif .


💚💚💚


Srekk


Suara ketika bungkus snack keju milik Lea terbuka di dalam mobil .


Disaat mobil keduanya baru saja keluar pelataran rumah, Lea sudah membuka snack, Lea tak bisa hidup tanpa snack sepertinya, apalagi snack dengan rasa perkeju keju an .


" Lea dan camilan memang tak bisa dipisahkan ." ucap El sembari geleng - geleng dan terkekeh pelan .


Beberapa menit berlalu, El memarkirkan mobilnya di parkir khusus CEO .


Keduanya turun, dengan Lea yang memegang kaca kecil untuk meneliti penampilannya.


" Lipstick aku udah rapi belum ? ." tanya Lea sembari membuka tutup bibirnya menghadap El.


Muachh


El merapikan lipstik yang kurang rapi akibat perbuatannya barusan.

__ADS_1


" Udah rapi ." ucap El kemudian, yang seketika membuat Lea mendengus kesal .


" Main cium - cium aja. "


" Ngak ingat ada cctv apa gimana ." ucap Lea menggerutu, dan pastinya terdengar oleh indra pendengaran El yang tajam .


Ya gimana ngak dengar, keduanya sedang berjalan dengan tangan El yang berada di pinggang Lea, deket banget yakan, bahkan suara perut Lea pun sudah pasti El bisa mendengarnya.


" Gpp kelihatan dari cctv ."


" Istri sendiri ini ." jawab El santai, menurutnya ya sah - sah aja mencium istri, udah halal juga yakan, udah ijab qobul .


" Ya iya istri sendiri ."


" Kalau sampai cium istri orang ."


" Kamu aku racun pakai racunnya jong suk ." ucap Lea dengan nada mengancam nya, bisa - bisa nya kepikiran meracuni El .


" Enggak berani yang ."


" Serius deh ."


" Aku setia kok sama satu istri aja ."


" Ngak niat cari hiburan diluar ." ucap El, El kan tipe - tipe cowok setia, tidak termasuk spesies buaya rawa .


Keduanya memasuki lobi kantor, seketika menjadi pusat perhatian, apalagi jika dilihat dari posisi El yang memeluk Lea dengan posesif .


" Pak El kelihatan posesif banget ya ."


" Aura Pak El buat jiwa - jiwa pelakor gue yang awalnya 1% jadi 99% ."


" Pengantin baru masih mesra - mesranya. "


" Ya Allah, Mau suami kayak Pak El ."


" Pengen gantiin posisi Lea ."


" Butuh istri kedua ngak Pak ."


" Enak aja mau jadi selingkuhan. " ucap Lea kesal ketika tak sengaja mendengar ucapan salah satu karyawan El yang mereka lewati.


" Sebelum jadi selingkuhan ."


" Udah gue lempar lo ke tempat jual beli organ ." nah kan, Lea memang mengerikan, tidak akan ia biarkan seseorang mengganggu kepunyaannya.


" Tenang yang tenang ."


" Aku cuma punya kamu seorang ." ucap El sembari mengelus puncak kepala Lea dengan sayang .


" Aku masuk dulu ." pamit Lea, kemudian berlalu dari hadapan El .


" Makan siang bareng ."ucap El yang masih bisa di dengar oleh Lea .


Secepat kilat, Giselle sudah berdiri di depan meja Lea, dengan senyum menggoda, niat hati ingin meledek pengantin baru yang baru masuk kerja.


" Selamat pagi nyonya Mahastama ." ucap Giselle dengan nada bak pelayan istana, sembari membungkuk, udah cocok banget ini jadi pelayan istana .


Sepertinya Lea perlu mendaftarkan Giselle menjadi pelayan di Korea ut.ra, biar agak menantang gitu, kan Giselle anaknya suka tantangan .


" Selamat pagi pelayan setiaku ." jawab Lea sembari menahan tawanya .


" Apakah yang mulia memerlukan bantuan hamba ? ." tanya Giselle .


" Untuk saat ini tidak ."


" Silakan undur diri dari sini ." jawab Lea .


Hahahaha...tawa Giselle, ia sudah tidak bisa menahan tawanya .


Membuat beberapa orang memperhatikan ke arah mereka berdua.

__ADS_1


" Udah cocok banget emang lo jadi pelayan Gi ."


" Mau gue daftarin jadi pelayan di korea u..ara ngak ? ." tawar Lea, ini penawaran yang bagus lo, bagus banget, seperti penawaran untuk menyerahkan nyawa.


" Ngak dulu deh ."


" Gue masih pengen hidup mendampingi Jaehyun ." jawab Giselle yang mulai menghalu.


" Halu mulu lo ."


" Udah sana kerja ." ucap Lea sembari menggerakkan tangannya tanda mengusir, udah berasa ngusir ayam aja ini Lea.


" Sebagai karyawan yang baik dan masih takut dipecat ."


" Saya undur diri untuk memulai pekerjaan ya ibu bos yang terhormat ." ucap Giselle yang kemudian melenggang pergi dari hadapan Lea .


Lea menggelengkan kepala setelah Giselle berlalu dari hadapannya, sahabatnya yang satu itu kelakuannya memang begitu, kalau yang ngak biasa ya bakalan menganggap Giselle aneh .


Beberapa jam berlalu, jarum jam pun sudah mendekati angka dua belas, pertanda sebentar lagi jam makan siang akan dimulai .


Ting


Suami orang


Jangan lupa makan siang bareng


Mau makan di ruangan aku atau dimana ?


Mau makan dikantin ?


Itulah chat masuk dari suami orang, iya suami orang, Lea kan orang .


^^^Makan di kantin aja^^^


^^^Bosen makan di ruangan kamu terus^^^


Suami orang


Sebentar lagi aku jemput ke ruangan kamu


Setelah mendapat balasan dari El, Lea segera membereskan mejanya dari beberapa benda yang posisinya tak beraturan untuk kembali ke posisi awal agar rapi kembali .


Bentar lagi bosa besar kesini, Lea jadi berasa akan di sidak ceritanya .


Ting


Giselle


Lo makan siang sama Pak Bos apa ngak ?


^^^Gue makan siang sama suami orang^^^


Tak berapa lama, El sudah berdiri tegak di depan meja Lea, beneran deh, posisi Lea sekarang seperti anak murid dan El gurunya, soalnya El terlihat menjulang tinggi bak tiang listrik .


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Kamis, 08 Juni 2023


Pukul 22.22 Wib .


.......

__ADS_1


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...


__ADS_2