
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
" Nih yang ." ucap El sembari memberikan se cup thai tea kepada Lea .
" Makasih ." jawab Lea, ia menerima dan langsung menyesap thai tea yang terasa dingin di tenggorokannya .
" Ahhh...segarnya " ucap Lea .
El segera menyalakan mobilnya, dan melajukannya ke jalanan yang tampak lenggang .
Sedangkan Lea asik menyesap thai tea yang merupakan salah satu minuman kesukaannya .
El melihat sekilas ke arah Lea, ia menyunggingkan bibirnya melihat Lea yang tampak menggemaskan .
Perlahan tapi pasti, El menggenggam jemari Lea, ini lagi pengen kayak pasangan diluar sana, yang satu tangannya menyetir, satunya lagi menggenggam tangan pacar , tapi El bukan pacar, melainkan tunangannya .
Lea yang mendapat perlakuan seperti itu hanya diam, ia sudah tidak asing dengan kelakuan El yang seperti ini, dulu waktu mereka berpacaran El sering melakukan hal ini .
Sebelah tangan Lea masih setia memegang cup thai tea .
Ia kemudian meletakkan cup itu ke tempatnya, tangannya mengambil handphone dari dalam tas .
Membuka aplikasi kamera .
Ckrek
Mendengar suara kamera, el mengalihkan pandangannya ke samping .
Ternyata Lea memfoto genggaman tangan mereka .
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
" Oke bagus ."
" Lepas bentar ." pinta Lea, namun dibalas celengan kepala oleh El .
Lea kemudian membuka aplikasi media sosial pribadinya .
Dan mem post foto yang baru saja ia ambil .
" Tag aku yang ." ucap El yang baru saja melirik layar handphone Lea .
" Ngak mau ah ."
" Biar secret aja ." jawab Lea .ini ceritanya jadi secret fiance .
" Bentar lagi juga kita resepsi ."
" Ngak bakalan secret lagi yang ." ucap El . yakan benar, di resepsi mereka ada banyak tamu undangan pastinya .
Kan dua keluarga besar hadir disana, belum lagi ditambah rekan bisnis dan teman - teman keduanya .
Bisa dibayangkan bagaimana banyaknya tamu undangan yang hadir, dan pastinya membuat tangan pasangan pengantin pegal karena harus bersalaman dengan begitu banyak orang .
" Ya ..ya itukan masih sebulan lagi ."
" Masih lama ." Lea tak mau kalah, ya maklum kan cewek, jadi selalu benar, yakannn.
Kalau cewek salah, cowok lebih salah .
" Iyain deh ." El pasrah, memang harusnya begini, daripada perdebatan mereka semakin panjang dan berakhir dengan Lea ngambek, kan El juga yang repot .
Tak berselang lama .
Mobil yang dikemudikan El memasuki pelataran rumah Lea .
" Mau mampir ? ." tawar Lea, kali ini penawaran yanh diajukan Lea dengan ikhlas .
" Ngak dulu ."
" Pengen cepat pulang soalnya "
" Badan pegal semua ." jawab El .
" Yaudah ."
" Kabarin kalau udah sampai rumah ." ucap Lea, kemudian membuka pintu mobil dan keluar .
Tak lupa iya mengucapkan kata terakhir sebelum memasuki rumah.
" Hati - hati dijalan ."ucap Lea , yang kemudian berbalik melangkah memasuki rumah .
Ucapan itu di tanggapi oleh El dengan anggukan, yang tidak lagi dilihat oleh Lea .
El lanjut mengemudikan mobilnya menuju rumah , ia ingin segera beristirahat, hari ini ia cukup lelah .
Tak berapa lama, tapi lumayan lama .eh
Mobil El memasuki pelataran rumahnya, ia segera memarkirkan mobilnya di garasi.
Segera beranjak keluar dari mobil sembari menenteng tas dan melangkah memasuki rumah .
" Assalamualaikum ." ucap El ketika memasuki rumah .
Tak ada jawaban yang El dengar .
Ia melihat sekeliling, sepi .
El kemudian melangkah menuju pintu taman belakang, ia melihat dari balik pintu kaca, terlihat disana Mama dan Papa sedang bersantai bersama menikmati suasana sore hari .
💚💚💚
El melangkah menaiki satu persatu anak tangga menuju kamarnya .
Cklek
Membuka pintu kamar dan segera melangkah masuk .
__ADS_1
Ia meletakkan tasnya di atas meja kerja , meletakkan handphone beserta dompet ke atas meja nakas .
Lalu berlalu memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri yang sudah terasa lengket sedari tadi .
Bahkan El lupa mengabari Lea terlebih dahulu .
Membuat Lea yang sedari tadi menunggu kabar dari El uring uring an di atas ranjang kamarnya .
" El udah sampai rumah apa belum sih ."
" Harusnya udah sampai lima menit an yang lalu ."
" Kenapa belum ngabarin coba ."
" Mau telfon duluan, gue gengsi dong ." ucap Lea .gengsi digedein, uring - uringan sendiri kan, dasar Lea .
Sepuluh menit pun berlalu .
Cklek
El baru saja keluar dari kamar mandi, ia segera memasuki walk in closed untuk berpakaian .
El memilih mengenakan celana pendek dan kaos putih polos, yang warnanya sebelas dua belas dengan kulit tubuhnya .
Kalau El memakai kaos hitam, jadinya mirip tai cicak .
Setelah selesai berpakaian, El berjalan menuju ranjang ,merebahkan dirinya di sana .
" Huhhh...." El menghembuskan nafasnya dengan kasar .
Ia memandangi plafon kamarnya yang berwarna putih .
Tiba - tiba ia teringat Lea .
" Mampus ..."
" Gue lupa ngabarin dulu tadi ." ucap El sembari menepuk keningnya .
Ia segera mendudukan diri dan mengambil handphone nya yang tadi ia letakkan di atas meja nakas .
" Telfon aja ." ucap El yang kemudian meng klik panggil .
" Hallo sayang ." ucap El ketika panggilannya sudah diterima oleh Lea .
" Ya ." jawab Lea dari balik telephone sana .
" Aku udah sampai rumah ."
" Maaf tadi lupa ngabarin kamu yang ." ucap El yang merasa bersalah , karena pasti Lea menunggu kabar dari nya sedari tadi .
" Iya ."
" Yaudah sana istirahat ."
" Tadi katanya capek ." ucap Lea , ini perintah yang harus dilaksanakan .
" Iya yang ." El .
" Yaudah, aku tutup ."
Tut tut tut
El segera meletakkan kembali handphone nya ke atas meja nakas .
Lalu kembali merebahkan diri, tak lupa memeluk guling agar tidur nya jadi lebih nyenyak .
Sebentar lagi bukan guling yang El peluk, melainkan Lea yang akan ia peluk untuk menemani mengarungi lautan mimpi .
Disaat El sudah tertidur lelap, disaat itu pula mata Lea masih terang benderang membaca subtitle drama yang ia tonton .
Menonton drama dengan laptop yang ia letakkan di atas tempat tidur, ditemani sebungkus besar snack kentang goreng tipis yang dilumuri bumbu dan rumput laut, teman nonton terbaik .
Dua jam berlalu, karena sudah waktunya makan. malam, Lea mem pause drama yang ia tonton, lalu beranjak dari ranjang .
Cklek
Ia membuka pintu kamarnya .
Tepat saat itu pintu kamar Reynand juga baru saja dibuka dan menampakkan bayang hidung Reynand .
" Abang ." panggil Lea .
" Apa Dek ." jawab Rey .
" Gendong ." pinta Lea sembari mengulurkan kedua tangannya .
Lea jika dengan Bang Rey ya gini, manja bukan main .
Tapi gpp, kan sama Abang sendiri .
" Males, lo berat ." tolak Rey, ia sengaja iseng ke Lea .
" Ngak mau tau ."
" Gendong pokoknya ."
Lea mengalungkan tangannya ke leher Rey .
Dengan sigap Rey menggendong Lea ala - ala koala .
" Bentar lagi nikah ."
" Jadi istri orang. "
" Tapi kelakuan masih kayak anak tk ."ucap Rey sembari melangkah menuruni tangga dengan ditambah berat tubuh Lea di gendongannya .
Ini sama saja seperti mengangkat dua karung beras lebih .
" Berat guys ." batin Rey .tapi ia cukup kebal dengan ini, karena sudah terbiasa .memiliki adik menja ya gini.
Kalau dirumah kerjaannya menggendong dan memanjakan adik tercinta , kalau di mall kerjaannya bawa belanjaan sekaligus membayarnya .
Sungguh bahagia bukan mejadi Reynand .
__ADS_1
💚💚💚
Karena efek lelah, El sampai melewatkan makan malamnya , padahal sang Mama sudah mengetuk pintu kamar El beberapa kali .
Namun hanya dibalas
" Heemm Ma ." itulah jawaban El .
Mama yang mengerti arti jawaban dari El pun segera berlalu dari kamar putranya .
Jawaban itu pertanda El masih akan tertidur lagi .
Percuma saja jika Mama berusaha membangunkan El kembali , buang - buang waktu.
Lebih baik Mama membiarkan El tertidur, nanti kan El bangun sendiri, kalau ia lapar pasti akan ke dapur dan makan .
El sudah bukan anak tk yang harus ditawari makan beserta di suapi .
Udah mau nikahin anak gadis orang, berarti sudah dewasa bukan , walau terkadang El masih suka bermanja dengan Mama tercinta .
Jarum jam berputar dengan cepat, hingga saat ini sudah menunjukkan pukul 21.45 malam .
El baru saja membuka matanya .
Hoamm
Dilirik nya jam dinding yang berada di kamarnya .
" Udah jam segini. "
Krucuk krucuk .
Perut El berbunyi, pertanda cacing - cacing diperutnya sudah berdemo ria meminta asupan .
" Pantes laper ." ucap El .
Ia segera beranjak dari ranjang, melangkah memasuki kamar mandi untuk sekedar mencuci muka agar lebih segar .
Selesai mencuci muka, El keluar kamar mandi dan segera membuka pintu kamar .
Melangkah keluar kamar dengan tujuan " dapur ."
Ya dapur, tujuan El kan untuk mengisi perut, ngak mungkin kan El ke dapur untuk berenang .
Tapi bisa jadi, El berenang dan minum airnya, kan jadi kenyang, sama aja seperti mengisi perut .tapi bedanya , ini mengisi perut sampai kembung .
El mendudukkan diri di kursi meja makan .
Ia mengambil piring yang tersedia disana, kemudian menaruh nasi ke piring nya beserta lauk pauknya .
Tak lupa berdoa sebelum menyantap makan malamnya yang sudah telat .
El menikmati makan malamnya dengan sunyux sendirian lagi .
Ngenes ya El, tapi lebih ke miris sih .
Sabar ya El, sebulan lagi bakalan ada yang nemenin kok, mohon bersabar .
Tak berapa lama , piring di hadapan El sudah bersih tak tersisa .
Ia segera beranjak dari kursi, membawa piring kotor menuju dapur .
Kemudian mencuci piring yang iya gunakan, tipe cowok mandiri banget ini.
Meletakkan piring yang sudah bersih ke tempatnya .
El kemudian berlalu dan membuka pintu kulkas , ia mengambil sekaleng minuman teh dan membukanya.
Krek
Meneguk minuman tersebut hingga tersisa setengah .
Membuat tenggorokannya seketika terasa dingin, jangan tanya kenapa El minum setelah makan, bahkan makan tanpa menyediakan air minum, tapi inilah El, ia suka minum jika acara makannya sudah selesai.
Lumayan aneh mungkin bagi sebagian orang .
Bahkan El sering lupa minum jika selesai makan , hingga saat ia sudah tiba dikantor, El baru menyadari jika ia lupa minum setelah sarapan .
El membawa sekaleng minuman ditangannya menuju kamar, ia berniat untuk melanjutkan tidurnya
Cklek
Masuk ke dalam kamar, meneguk minuman yang tinggal setengah hingga tandas, lalu meletakkan kaleng kosong itu di atas nakas .
Lalu berlalu memasuki kamar mandi untuk sekedar menggosok gigi sebelum tidur, ini adalah kebiasaan El sejak kecil .
Tak lama, El sudah keluar dari kamar mandi .
Ia langsung merebahkan diri ke atas ranjang, tak lupa memeluk guling yang saat ini ia bayangkan menjadi sosok Lea .
Lalu kembali memejamkan mata melanjutnya mimpinya yang tadi sempat tertunda karena harus mengisi perut terlebih dahulu .
Soalnya kalau tidur dalam keadaan lapar itu ngak enak, yang enak itu tidur setelah makan, tapi ya membuat berat badan bertambah dengan cepat .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Jum'at, 21 April 2023
Pukul 23.11 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
__ADS_1
...Lee Haechan ❤...