Marriage Betrayal

Marriage Betrayal
Bab 18.Tega kamu mas!


__ADS_3

Ceklek...


"Welcome home!!!"pekik cika dan teman - teman arini serta ART saat arini dan nico membuka pintu rumah.


Arini tersenyum lebar mendapat kejutan spesial dari anak serta teman - temannya itu.


" Welcome home ma." ucap cika.


" Thank you sayang"ucap arini mencium kening cika.


"Thank you ya gays. "ucap arini melihat ke arah mia dan citra.


" Sama - sama rin." jawab mereka merdua.


" Makasi ya bik." ucap arini lagi melihat ke dua artnya.


Welcome home papa." ucap cika lagi memegang tangan nico.


"Loh kok papa di welcome home in juga? "heran nico.


" Karna papa jarang ada di rumah.papa jarang ada waktu untuk cika sama mama" jawab cika yang membuat nico terdiam


Citra dan mia saling berpandangan mendengar ucapan cika tersebut.


Nico berjongkok, "yaudah mulai sekarang papa akan berusa untuk ngeluangin waktu papa untuk kamu dan mama."


"Papa janji?"


"Papa janji. "jawab nico yang kemudian menggendong cika.


" Yaudah yuk masuk anggep aja rumah sendiri." ucap citra berusaha memecah kecanggungan.


" Emang rumah sendiri." ucap arini memukul pundak citra.


" Oh iya gue lupa." ucap citra sembari tertawa.


" Eh rin tadi bik Ratih masak banyak banget tau, enak - enak lagi."


" Terus kamu bantuin ngga?"


"Kalau citra yang bantuin ngga akan jadi tuh makanan rin." saut mia


"Sembarangan lo. "ucap citra yang tak terima.


" Emang iyakan." ucap mia semakin menggoda.


"Udah - udah mending kita makan, yuk mas sayang" ucap arini menyuruh nico, cika, serta teman - temannya untuk makan.


***************


Di dalam mobil mia, mia membahas tentang perkara rumah tangga arini yang tidak terlihat baik - baik saja.


"Cit, kayaknya fixs deh kalau rumah tabgga arini itu lagi ngga baik - baik aja. Lo denger sendirikan tadi cika bilang apa? "ucap mia sambil mengendarai mobilnya.


" Iya keliatannya sih gitu." jawab citra lesu.


" Gue jadi takut gimana nasib arini sama cika nantinya kalau nico beneran selingkuh."


" Gue juga mikir gitu."


" Eh lo ngga jalan sama angga? Weekend loh ini?" tanya citra mengalihkan topik pembicaraan.


"Katanya mau buka hati buat dia, lo sendiri loh yang bilang." sambung citra lagi menggoda mia.


"Apaan sih loh, emang lo kira buka hati segampang buka pintu apa?" jawab mia, rada kesal.


"Yaa siapa tau... "ucap citra cengengesan.


*****************


" Ngga..." angga langsung berbalik badan saat suara yang sangat ia kenal menyapanya.


" Eh.. Lo ar tumben lo kekantor gua ada apaan?" tanya angga saat arya menghampirinya.


Arya merangkul sahabatnya itu," sumpah gua suntuk banget, gue butuh refresing gitu. "


Angga menatap arya penuh selidik, "Jangan bilang lo mau ngajak gua ke bar?" tanya angga yang sudah tau jika sudah berkata seperti itu arya pasti mau mengajaknya ke bar.


Angga memukul pundak temannya itu, "tau aja lo, yuk let's go!" ucap arya menarik tangan temannya.


"Eh gue belum bilang iya ya!"


"Gua ngga butuh persetujuan lo." jawab arya terus menarik paksa angga.


.

__ADS_1


.


.


Kelap kelip lampu di bar di tambah lagi dengan suara pekikan serta alunan lagu yang keras membuat bar yang mereka kunjungi ini sangat cocok untuk melepaskan semua masalah mereka.


" Ngga ayolah masak ke bar ngga joget sih, ceweknya catik - cantik loh ngga kalah cantik deh sama mia, ayolah! "tarik arya.


" Nggak lo aja sana!" tolak angga.


Arya beralih duduk di samping angga," Lo kenapa sih, gue peratiin dari tadi kayak ada yang lo pikirin gitu?"


Angga menghela nafas panjang," lo ngerasa ada yang aneh ngga sih sama nico? "


Arya mengerutkan keningnya, "Kenapa tiba-tiba lo bahas nico?" heran arya karna tidak biasanya angga membahas soal nico.


"Nggak.. Ngga ada apa - apa gue cuma kepikiran soal arini yang masuk rumah sakit aja. "elak angga karna arya terlihat tidak tau apa-apa. Lagi pula apa yang ia dengar kemarin belum tentu benar, mungkin saja ia salah dengar.


" Yakin lo? "


" Hmm... Sana lo lanjut jaget lagi aja!"


"Oke, jangan lama - lama di sini nanti lo di temenin tante genit baru tau rasa lo." peringat arya yang kemudian berjalan menuju segerombol wanita cantik.


****************


Nico keluar dari kamar sembari merapikan jas serta dasi yang ia kenakan.


"Pagi sayang." sapa nico melihat ke arah arini yang sedang mempersiapkan sarapan.


"Pagi mas. "jawabku tersenyum ke arah nico.


" Aduh... Kamu kenapa udah kerja - kerja aja sih, kamukan baru keluar dari rumah sakit!" omel nico kepadaku. Nico mengambil piring yang aku pegang lalu meletakkannya ke atas meja makan.


" Kamu itu harus banyak istirahat, inget kan kata dokter kamu itu ngga boleh capek - capek!" omel nico lagi menuntunku untuk duduk ke atas kursi meja makan.


"Soal masak sama siapin makanan biar bik ratih aja, "sambung nico lagi.


" Tapikan kasian bik ratih mas, bik ratih psti capek kalo ngerjain ini sendirian."


" Ih siapa bilang, bik ratih kuat kok ngerjain ini semua. Tua - tua begini otot bibik masih kekar. Iya ngga pak bos?" saut ratih meletakkan semangkuj nasi goreng ke atas meja makan.


Nico mengacungkan kedua jempolnya ke arah bik ratih," tuh denger sendirikan bik ratih bilang apa. "


Aku mengangguk menuruti ucapan suamiku," udah sekarang kamu duduk manis makan biar debay sehat kamunya juga kuat, oke!" sambung nico lagi.


"yaudah kalau gitu aku berangkat kerja dulu." pamit nico.


"Loh kamu ngga sarapan dulu mas?"


"Hmm.. "nico melihat jam tangannya," kayaknya engga deh sayang aku harus kejar meeting soalnya. Nanti aku makan di kantor aja, ya bye. "ucap nico mencium keningku lalu berjalan cepat menuju pintu rumah.


*****************


Aku duduk di taman belakang rumahku, aku memandangi rumahku yang aku bangun bersama dengan mas nico, begitu banyak kenangan indah yang kami ungkir di sana. Setiap sudut rumah tersimpan cerita indah tentang perjalanan cinta.


Aku menepis air mataku,lalu melihat nomor telfon yang aku ambil dari ponsel nico kemarin.


"aku ngga bisa seperti ini terus, aku harus tau siapa wanita yang membuat kamu berpaling dari aku mas."


"Halo mia, kamu lagi ada di mana? "tanyaku menelfon mia.


" Gue lagi ada di kantor rin, ada apa emang? ''


"Bisa ketemu? "


"Bisa sih, selesai gue ketemu klaen gue dulu ya. Bentar kok ngga lama. "


"Iya ngga papa, aku tunggu di restoran biasa ya! "


" Oke, sampai ketemu."


Aku menutup telfon lalu beranjak dari taman untuk bersiap-siap bertemu dengan mia.


********************


Mia berlari dari parkiran mobilnya menuju restoran tempatnya dan arini bertemu.


" Aduh. Sorry ya rin gue telat.


Banget." sambungku saat mia hendak duduk.


"Iya sorry - sorry, ini gara - gara klaen gue yang mau cerai nih ribet, sumpah."


" Emang kenapa klaen kamu? "

__ADS_1


" Udah jelas suaminya ketahuan selingkuh sama isyrinya eh dia malah ngelak dan nuduh balik kalu istrinya yang selingku. Gilakan? "


"Jadi suaminya mutar balikin fakta gitu."


"Betul banget, tapi untung aja mia gitu loh, bisa hendel masalah ginian. Gue tunjukin semu bukti falid yang di kasih sama istrinya sampai tuh mulut buaya ngga bisa ngelak lagi."


"Hebatkan gue, buaya kayak gitu ngga papa sih di gituin," cerocos mia yang membuatku terpikir dengan masalah yang aku hadapi sekarang.


"Eh sorry... Sorry kenapa gue malah bahas masalah gue. "ucap mia cengengesan.


" Ngga papa kok, tapi dari bayak kasus yang kamu tanganin yang paling sering itu emang kasus perselingkuhan kayak gini ya?"


" Hmm.. Ngga juga sih rin, ada juga karna mereka sama sama ngerasa ngga cocok terus karna mertua macem - macem sih alasannya tapi yang paling banyak emang kasus selingkuh."


Aku mengangguk, "terus biasanya mereka tau suami atau istrinya selingkuh dari mana?


" Kalau itu banyak sih rin, ada yang karna tagihan kartu kredit, faktu belanja dan yang paling sering itu dari sini." jelas mia memegang ponselnya.


" Dari hp?"


Mia mengangguk," lo sadar ngga sih benda ini tuh nyimpen banyak rahasia, mulai dari chat, lo pergi kemana, lo brosing apa aja makanan apa aja yang lo suka pokoknya semua tentang lo pasti ada di sini. "


Aku mengangguk, "ooo.. Jadi gitu." ucapku.


"Emangnya kenapa sih, lo ngga lagi ada masalahkan sama nico."


"Oohh... Ngga ngga ada apa - apa aku cuma terbawa suasana aja kan tadi kamu lagi bahas klaen kamu yang selingkuh. "


"Ooo... Gitu. "ucap mia menyeruput minumannya.


" Tapi tadi temen aku ada yang curhat katanya dia nemu nomor mencurigakan gitu dari hp suaminya, kira - kira itu bisa di lacak ngga sih?"


" Bisa, temen lo ningalin nomornya ngga kalau ada biar gue tolong lacakin."


" Ngga mia mana mungkin dia baru curhat terus langsung ningalin nomor itu ke aku."


" Iya juga sih, kalau ngga lo suruh temen lo buat download aplikasi getname aja!"


" Aplikasi apa."


" Getname, ini ini aplikasinya. "mia menunjukkan layar ponselnya pada Arini.


" Gue masukin nomornya dulu, pake nomor gue aja kali ya." mia memasukkan nomor ponselnya.


" Di sini kita bisa liat nomor ini ke save atas nama siapa aja. Ini nih... "mia mrmperlihatkan hasil pencariannya.


" Ini nih di sini ada yang ngesave nomor gue sebagai mia cantik... Ahh thank you banget siap sih. Ada juga mia jutek ini pasti sih citra nih terus my love love anjirr gue tau banget nih ini pasti sih angga gila ya tuh orang bucinnya ngga ilang-ilang. "cerocos mia yang hanya kutanggapi dengan tawa.


" Sorry... Sorry ya rin gue jadi salah fokus. Tapi lo udah ngertikan?


Aku mengangguk," Thanks ya. "


" Iya" jawab mia sambil meminum minumannya.


***************


Aku langsung menginstal aplikasi yang di ajarkan mia kepadaku tadi begitu aku sampai di rumah.


Aku memasukkan nomor yang aku temui di ponsel mas nico kemarin sesuai langkah-langkah yang di tunjukkan oleh mia tadi.


Khesya


Kak khesya


Khesya admaja


Khesya A


Pak Kevin


Airmataku berlinang saat melihat nomor tersebut juga tersimpan atas nama pak kevin, nama yang ada di ponsel mas nico.


Tak tinggal diam akupun langsung mencari biodata perempuan tersebut melalui nama lengkap yang aku dapatkan dari aplikasi tersebut. Aku mencari informasi perempuan itu melalui semua media sosial terutama instagram.


Khesya admaja.


Pencarianku berhenti saat aku menemukan akun dengan nama lengkap yang sama persis dengan nama perempuan tersebut. Aku melihat foto perempuan tetsebut. Rambut terurai dengan kulit putih dan yang lebih membuatku sakit hati, perempuan itu jauh lebih muda dariku.


"Tega kamu mas. "batinku menepis air mataku yang berjatuhan.meski belum yakin jika orang itu adalah selingkuhan mas nico.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2