
Arini dan salsa sekarang sedang bertemu, salsa mengajak arini bertemu di restoran karna ada seseatu yang ingin ia sampaikan pada arini. Salsa memohon pada arini untuk bisa datang ke restoran yang ia tentukan setelah ia selesai meeting dengan kliennya. Arini menerima ajakan salsa dan menunggunya di restoran yang di tentukan salsa.
Salsa datang ke arah arini dengan langkah yang sedikit tergesa - gesa. "Sorry ya rin, aku telat." ucap salsa yang kemudian duduk di bangku restoran.
"Iya ngga papa sal. Mau pesen minuman atau makanan?soalnya aku udah pesen duluan. "tawarku pada salsa.
Salsa mengangguk lalu memanggil pelayan untuk memesan makanannya.
" Jadi rin.. Aku ngundang kamu ke sini karna ada beberapa hal yang harus aku sampein ke kamu."
Arini mengangguk," oke... "jawabku mengangguk untuk mendengarkan semua perkataan salsa.
" Tapi... Sebelum itu aku mau ngasih tau kamu kalau aku dan reno sedang urus perceraian dan mungkin aku akan kehilangan hak asuh anak. "jelas salsa yang membuatku terkejut aku tidak tau jika salsa saat ini juga sedang dalam masalah besar walaupun aku tau jika hari ini emang akan datang pada salsa karna dia yang telah menghianati reno tapi tetap saja aku merasa kasihan pada salsa.
" Dan... Karna itu emang aku yang salah aku yang nyelingkuhin reno."salsa menahan air matanya sambil terus bercerita pada arini.
Aku juga udah keluar dari rumah karna kata reno itu rumah dia. Dan dia mau jual rumah itu untuk modal usahanya nanti di bandung.
" Bianka.... Juga udah pindah dari sekolahannya mereka berdua udah siap - siap untuk pergi dari kota ini. "
Arini mengelus tangan salsa," aku juga udah jual perusahaan aku, dan aku juga akan pindah dari kota ini. Karna itu aku ngajak kamu untuk ketemu sekarang karna mungkin kita ngga akan bisa ketemu lagi kayak gini. "
Aku menunduk sedih mendengan penuturan salsa, walaupun aku tidak terlalu dekat dengan salsa tapi berat rasanya jika salsa tiba - tiba pergi seperti ini.
" Sebelum aku pergi aku mau ngasih tau ini ke kamu!" salsa memberikan selembar kertas pada arini.
Arini menerima kertas itu, "apa ini sal?" tanyaku pada kertas tang di berikan salsa.
"Itu alamat perempuan itu" salsa menghela nafas "sebenernya aku udah tau kalau nico itu selingkuh dari kamu. Aku ngga sengaja liat nico dan perempuan itu ciuman di parkiran mobil kantor nico, tepat di saat kamu berkunjung ke kantor nico waktu itu." jelas salsa.
Arini tidak menyangka jika salsa ternyata ikut menyembunyikan perselingkuhan nico darinya.
Salsa memegang tangan arini," aku ngga maksud but nyembunyiin ini semua dari kamu tapi... "salsa mendengus kesal.
" kamu tau kan kalau waktu itu nico juga tau rahasia terbesar aku. Nico ngancem aku kalau aku ngeluarin kartu as dia, dia juga akan ngeluarin kartu as aku. "salsa menggeleng" karna itu aku ngga bisa kasih tau kamu. Mafiin aku ya.....! "ucap salsa mersa bersalah pada arini.
Aku mengangguk " i'm oke... Aku ngerti gimana posisi kamu. Pasti sulit untuk kamu. "
__ADS_1
Salsa mengangguk." Thanks rin..."slsa tersenyum pada arini. Sekarang ia bisa pergi tanpa rasa bersalah sedikitpun pada arini walaupun ada rasa yang menyakitkan yang harus ia pendam karna ulahnya sendiri.
******************
Khesya baru saja kembali dari alaskan bersama nico, setelah mengantarkannya ke apartemen nico segera pergi. Sebelum menuju kamarnya khesya mengecek paket belanjaannya di meja resepsionis.
"permisi mbak.. Apa ada paket atas nama khesya admaja?" tanya khesya.
"Atas nama khesya admaja, oh... Ada buk. "jawab kariyawan itu yang kemudian memeberikan paket itu pada khesya.
Khesya menerima paket itu dengan sangat senang, akirnya tas brended yang ia dambakan sampai.
" Dan ini ada titipan untuk ibuk!" kariawan itu memberikan satu kota kecil berbentuk hadiah pada khesya.
" Titipan?" tanya khesya heran.
"Iya buk, katanya dari saudara ibuk namanya ibuk tika. "
Khesya mengangguk lalu berjalan menuju lift untuk menuju kamarnya.
Sebuah kancing berwarna biru yang ada di dalam kotak itu, "Arini..." Khesya menggeleng"Jadi dia udah tau... "ucap khesya mengingat jika kancing itu adalah kancing yang jatuh di dalam mobil nico saat ia mengunjungi nico di kantornya waktu itu.
" Bagaimana ini.....?" pikir khesya yang mulai cemas jika tiba gtiba saja rini datang dan melabraknya di sini.
*********
Nico membuka pintu rumah dengan wajah berseri - seri. Nico berteriak memanggil arini juga cika.
"Arini.. Sayang!!" panggil nico namun tidak seorangpun yang menyautinya.
"CIKA.... "malik ncari arini dan cika ke seluruh penjuru rumah.
" CIKA SAYANG!!" teriak nico mencari kebaradaan nak kesayangannya itu.
Tak menemukan keberadaan cika dan arini di lantai bawah nicopun menaiki tangga untuk mencari keberadaan arini dan cika di kamar.
"Rin... "nico masuk kekamarnya yang sepi tak ada orang satupun di sana.
__ADS_1
" Sayang...! "pandangan nico terfokus pada lembaran kertas yang terpampang di atas meja tempat biasa arini duduk untuk menikmati udara dan pemandangan di luar rumah.
Nico mengambil kertas - kertas itu dan melihatnya. Kertas - kertas itu berisi rincian pengeluaran nico di rekening yang tidak di ketahui arini. Semua pengeluaran nico untuk khesya tertera jelas di sana bahkan pengeluaran untuk pembelian apartemen yang ia hadiahi untuk khesya.
Arini keluar dari sudut ruangan kamarnya, nico yang melihat kedatangan arinipun langsung meletakkan kertas tersebut dan pura - pura tersenyum sambil menyapa arini.
"Hey.. Sayang. "nico menghampiri arini lalu memeluknya namun arini langsung menghentikan nico untuk menyentuhnya.
" Stop mas...!" tegas arini dengan tatapan amarah pada nico.
" Whay?..." tanya nico yang berusaha bersikap tenang.
" Cika mana sayang?" nico mencari - cari keberadaan cika di kamarnya.
"Cika nginep di rumah mia. "jawabku.
" ada acara apa? Ctanya nico lagi berusaha mengalihkan pembicaraan.
Arini tersenyum sinis, "Kenapa harus alaska?" tanya arini dengan tatapan tajam penuh kemarahan pada nico.
Nico mengerutkan keningnya. "apa.. Adapa sayang?"
"KENPA HARUS ALASAKA? "bentak arini tak lepas dri tatapannya.
Bentakan itu membuat nico terdiam, menelan ludah melihat arini yang sangat marah padanya.
.
.
.
Bersambung
Wah.. Wah.. Wah.. Nico udah ketaun sama arini nih, gimana ya nasib nico nantinya apa dia masih mau bohongin arini apa ngaku yang sebenarnya pada arini? Lanjut ke bab selanjutnya ya gays!!!
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1