Marriage Betrayal

Marriage Betrayal
Bab 9.Kejutan untuk mia


__ADS_3

"Ya. "jawab khesya mengalihkan pandangannya kepada kariawan toko tersebut.


" Mau anting yang mana jadinya mbak?" tanya kariawan toko setelah ia mengeluarkan model terbaru mereka.


Khesya melihat empat macam anting yang di keluarkan oleh kariawan tersebut." aduh yang mana ya, ini semuanya cantik banget. '' ucap khesya yang kebingungan akan mengambil anting yang mana.


Khesya melihat lihat ke arah nico dan istrinya yang berdiri tepat di belakangnya. Khesya mengambil dua anting yang menurutnya itulah yang paling bagus.


"Mbak. "Panggil khesya melihat ke arah arini.


" Ya," jawabku melihat pada wanita muda yang cantik yang berdiri di belakangku." ada apa?" tanyaku.


" Kamu mau ngapain?" ucap nico mengode khesya untuk tidak melakukan hal gila.


" Boleh saya minta tolong?"


"Oh iya ngga papa, minta tolong apa?"


"Jadi aku punya dua pilihan anting yang menurut aku dua gduanya sama gsama bagus, jadi menurut mbak yang paling bagus untuk aku di antara dua anting ini yang mana?"


Khesya menunjukkan kedua anting itu pada arini.


"Hmmm... Iya ya dua - duanya sama - sama bagus saya jadi ikut bingung mau pilih yang mana." ucapku yang sedikit tertawa karna bingung mau memlihkan yang mana untuk wanita cantik tersebut.


Khesya ikut tertawa mendengar jawaba arini.


" Kamu tanya pada suami saya aja ya, soalnya suami saya paling jago dalam menentukan anting yang bagus untuk perempuan. "ucapku menarik mas nico mendekat pada wanita muda tersebut.


" Kamu bantuin mbaknya milihin anting ya mas, "ucapku.


" Hah aku..." ucap nico menunjuk dirinya sendiri.


" Iya ngga papakan mas? "nico mengerutkan keningnya melihat ke arahku sebelum akirnya ia menerima dua anting yang di berikan khesy.


Khesya memberikan dua pilihan anting tersebut pada nico.


Nico melihat dan mencobakan anting itu pada khesya.


" Maaf ya." ucap nico mencoba melihat anting yang mana yang paling bagus jika di paki oleh khesya.


"Maaf." ucap nico lagi ketika mencoba anting yang ke dua.


"Kayaknya yang ini deh, iyakan sayang? "tanya nico melihat ke arah khesya lalu baru pada Arini.


" Iya mas."


Khesya tersenyum dengan ucapan nico yang terliht tertuju kepadanya.


" Jadi gimana mbak? "tanya pelayan toko itu pada khesya.


" Yaudah saya pilih yang ini aja, terimakasih ya mbak mas karna udah bantu saya." ucap khesya


mentap nico.


"Iya sama - sama. Yaudah kalo gitu kami pergi dulu ya!" pamitku.


" Iya mbak.". Dari belakang arini nico mengode khesya untuk menelfonnya nanti!


Khesya mengangguk dan tersenyum melihat kelakuan nico di belakang istri sahnya sendiri.


*****************


Arini dan nico masuk ke dalam restoran yang ada di dalam mall tersebut.


" Mas aku ke toilet dulu ya! "


'' Yaudah kalau gitu biar aku yang mesenin buat kamu ya, kayak biasakan?"tanya nico yang di angguki oleh arini.


" Oke." ucap nico saat arini telah pergi untuk ke toilet.


Nico memesan makanannya pada pelayan lalu mengambil ponselnya untuk berchetan dengan khesya.


...Pak kevin...


...“Gimana anting pilihan aku tadi?“...


“Bagus banget aku suka mas.“


^^^“Aku yakin kamu akan cantik banget kalau pakai anting itu.“^^^


“Thank you mas“


^^^“Sama - sama sayang,^^^


^^^Sekarng kamu di mana? “^^^


“Ini aku baru keluar dari


toko anting tadi.“


...“Mampir ke restoran dulu ya! .“...


“Untuk apa mas?“


^^^“Aku mau liat kamu, karna kamu cantik banget hari ini. Tadi aku ngga puas liat kamu. “^^^


“Kan ada istri kamu mas,


kamu mau kita ketahuan?“

__ADS_1


^^^“Ngga akan ketahuan lagian aku cuma liat kamu kan. Ke sini sekarang ya!“^^^


“Iya“


Nico meletakkan ponselnya begitu arini kembali dari toilet.


"Mass.. "ucapku duduk di depan nico" gimana mas, kamu udah pesan? "


" Udah aku udah pesan, sebentar lagi pasti juga datang. "aku mengangguk sambil membenarkan pakaianku.


" Nah ini dia." ucap nico begitu pesanan kami datang.


Di saat yang bersamaan khesya datang dan melihat ke arah Nico yang sedang sibuk mengambil makanan dari tangan pelayan.


Nico tersenyum ke arah khesya, dan mengode khesya untuk duduk di meja yang berada di belakang arini.


"Terima kasih mbak." ucapku saat pelayan itu selesai menata makanan di meja kami.


...Pak kevin...


^^^"Thank you sayang kamu udah datang!"^^^


“Aku akan selalu datang


untuk kamu mas. I love you.“


^^^“Love you to sayang.“^^^


Aku memegang tangan nico, "mas makan dong, jangan main hp terus."


"Iya sayang, bentar ya ini ada chet penting dari klaen aku. Sebentar ya."


...Pak kevin...


^^^“Istri kamu cantik ya? “^^^


“Tapi masih cantikan kamu.“


^^^“Masa sih?“^^^


“Iya apa lagi kalau kamu pakai


anting yang aku pilihin tadi.“


Khesya melihat ke arah nico yang juga melihat ke arahnya. Khesya tersenyum sembari menggeleng membaca isi chat nico.


Nico meletakkan ponselnya, dan menyantap makanan pesananya.


"Udah mas?"


"Udah!"


************


"Siapa? Heran citra karna ia tidak merasa mempunyai janji dengan seseorang hari ini.


" Cowok, pacar lo ya?" goda temannya itu.


" Hah.... "kaget citra" boro - boro pacar gebetan aja gua ngga punya. "ucap citra yang kemudian keluar.


" Cit." ucap angga yang sudah menunggu di luar ruangan prakteknya.


" Oooo... Jadi lo cowok yang di maksud temen gue elu."


Angga hanya menyengir kuda mendengar perkataan citra.


" Ada apa?" tanya citra.


" Kayaknya kita ngomong di tempat lain aja deh cit."


" Emangnya kenapa?"


Angga menunjuk teman - teman citra yang sudah bersiap menguping di balik pintu dengan dagunya.


Citra melihat ke arah tunjuk angga.


Citra mendorong pintu saat melihat teman - temannya yang akan menguping pembicaraanya.


"Ngapain lo pada?" Tanya citra melihat ke tiga temannya yang berdiri di dekat pintu.


"Kita ngga ngapa-ngapin ya kan ta? "


Tari mengangguk, "kita niatnya tadi mau nguping tapi ngga jadi gara - gara udah ketauan. Yakan gays?" jawab tari dengan polosnya.


"TARI! "kompak kedaua temannya.


Citra mendengus kesal," awas ya kalo kalian ngikutin gue! "ucap citra yang kemudian menutup pintu ruangan tersebut.


" Kita bicara di kantin aja ngga, sekalian lo traktir gue." ucap citra berjalan menuju kantin.


" Jadi kenapa?" tanya citra menyeruput kopi hasil palakannya dari angga.


" Jadi gini cit, bentar lagikan mia ulang tahun jadi rencananya gue mau ngasih kejutan sekaligus nembak dia. Lo maukan bantuin gue?" mohon angga pada citra.


Citra tertawa, "telat lo ngga, telat. Telat banget malah."


Angga mengerutkan keningnya, "telat kenapa, ulang tahun mia belum lewatkan?"


"Bukan itu maksud gue, tapi rencana lo buat nembak mia yang telat. "

__ADS_1


Angga terlihat semakin tidak mengerti dengan ucapan citra.


"Emangnya kenapa, mia masih singgle kan? "


"Iya tapi dulu sebelum dia ketemu sama cowok yang dia kenal di instagram."


" Maksud lo? ."


"Mia udah jadian, radit namanya. Dia itu cowok yang di kenal mia di instagram. "


"Kok bisa?"


"Mana gue tau. "


"Emang mereka udah pernah ketemu sebelumnya? "


"Belum sih kemaren itu adalah pertama kalinya mia ketemu sama cowok itu. Dan cowok itu langsung nembak mia."


"Terus mia nerima gitu aja. "


Citra mengangguk"Iya, "


angga memegang kepalanya," kenapa lo ngga larang sih, gimana kalo cowok yang di pacarinya ini pisikopat, perampok, penjual narkoba. Lo sebagai sahabat harusnya ngelarang bukan ngedukung kayak gini. "


"Gue ngga masalah kalau mia udah punya pacar tapi kalo cowoknya ngga jelas kayak gini gue jadi ngga terima."angga sangat kesal karna mia menerima orang yang tidak jelas seperti itu. Angga tidak masalah kalau mia sudah memiliki pacar asalkan orang itu baik dan jelas bukan orang sembarangan seperti ini.


"Lo pikir gue sebagai sahabat mia ngapain aja ha... , lo ngga tau aja sih seharian gue debat cuma masalah ginian."


"Mia itu keras kepala, semua kemauannya dan keputusannya ngga bisa di ganggu gugut. Arini aja yang lembutnya minta ampun ngga di dengerin sama mia apalagi gue yang bar - bar gini."citra tak kalah kesalnya dengan ucapan angga kepadanya.


"Ah... Gue harus selidikin cowoknya. Gue ngga mau mia jatuh ke tangan cowok yang salah. "ucap angga yang kemudian berlari keluar kantin.


" Idih kayak dia udah bener aja." Ucap citra yang kemudian berdiri.


" Astaga, angga." kaget citra saat ia berbalik sudah ada angga di depannya.


"Lo ngapain sih, untung aja gue ngga jantungan."


"Gue lupa minta foto sama nama Instagramnya ke lo, lo adakan?!"


" Ada" ucap citra yang kemudin mengirimkan foto dan nama instagram pacar mia pada ngga.


"Udah gue kirim ke wa lo."


"Oke thank you. "ucap angga yang kemudian kembali berlari keluar dari kantin rumah sakit.


**************


Angga berhasil melacak cafe yang ada di dalam postingan radit. Angga masuk dan mencari keberadaan cowok yang kelihatannya lebih tampan darinya itu.


" Cafe apaan nih ngga jelas banget nih bentuk cafe. "gumam angga mengomen desain cafe yang menurutnya tidak jelas itu. Tema gelap dengan penerangan minim serta ada ruangan - ruangan seperti kamar di dalamnya(.kurang lebih seperti bar tapi lebih asikan bar gitu gimana ya pokoknya abstarak gitu lah)


" Mau pesan apa mas? "tanya pelayan menghampir angga yang baru masuk kedalam cafe.


"saya liat - liat menu dulu ya mbak." ucap nico mengambil menu dari tangan pelayan tersebut.


Pelayan tersebut mengangguk lalu pergi.


Angga menutupi sebagian wajahnya kemudian berjalan mendekat ke salah satu kerumunan besar yang ada di tenag - tengah cafe. Siapa tau ada cowok yang ia cari di sana.


Angga duduk di meja dekat sofa besar tempat kerumunan itu sedang berkumpul. Angga melihat satu persatu orang yang ada di sana dengan menyamakan dengan foto radit yang ada di ponselnya.


Angga tiba gtiba saja menggebrak meja dengan sangat keras saat melihat orang yang ia cari ternyta sedang bersama dengan wanita lain di sana.


Brakk


Semua orang yang ada di cafe tersebut langsung melibat ke arah angga.


"Woi kenapa lo? "teriak salah satu pemuda yang ada di dalam kerumunan tersebut.


" Gue sendiri di sini kalau gue mukul radit gue yang bakal K.O" batin angga melihat begitu banyak teman radit di sana.


"Ngga papa, tadi gue..... nabok nyamuk"jawab angga yang kembali duduk dan kembali fokus pada radit.


" Gue ngga bisa diam aja gue harus kasih bukti sama mia supaya dia bisa putus dari cowok brengsek ini."


Angga mengambil ponselnya unfuk memotret radit bersama wanita dengan pakaian minim yang ada di sampingnya itu.


Baru saja angga akan memotretnya, pria brengsek tersebut malah berdiri sambil memegang tangan gadis tersebut. Sepertinya mereka akan pergi dari sana.


"Anjing.... Mau pergi kemana dia.? "umpat angga yang ikut berdiri dan mengikuti pria brengsek tersebut.


" Anjing gila di bawa masuk." umpat angga lgi saat radit membawa masuk perempuan tersebut kedalam ruangan private yang ada di sana.


" Ini ngga bisa gue biarin lagi." ucap angga yang terpancing emosi.


Angga berjalan cepat untuk menggrebek pria bejat tersebut.


Mata angga terbelalak saat melihat mia berdiri mematung di depan pintu cafe melohat ke arah ruangan private yang di masuki radit dan wanita tadi.


" Mia?" ucap angga yang kemudian bersembunyi.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Happy Reasing gays! ^^


__ADS_2