Marriage Betrayal

Marriage Betrayal
Bab 46.Akir kisah arini


__ADS_3

Arini mendatangi mia setelah mia baru saja balik dari bulan madunya bersama angga. Arini datang ke rumah mia dan menceritakan semua kelakuan nico kepdanya setelah di tinggalkan khesya.


"Sorry... Aku ganggu kamu, padahal harusnya sekarang kamu lagi seneng - seneng sama angga."


angga datang membawakan dua minuman untuk arini dan juga istri tercintanya.


" Ngga usah ngga enakan gitu rin, lagian gua kan udah seneng - seneng sama mia kemarin ia kan sayang." ucap angga mencium kening mia lalu pergi.


Mia tersenyum," iya bener kata angga lo ngga usah ngga enakan gitu gua sama angga ngga papa kok." mia memegang tangan arini." ada apa, cerita sama gua! "ucap mia menggengam tangan arini.


" Aku mau menggugat cerai mas nico." ucap arini yang membuat mia terlejut.


" Ken-apa ngga ngga.... Nico selingkuh lagi?" tanya mia yang sangat terlejut dengan keputusan arini ini.


arini mengangguk," Mas nico diam - diam masih berhubungan sama perempuan itu. "


" Gimana caranya, bukannya lo bilang kalau perempuan itu udah pergi dan nico sendiri ngga tau dia pergi kemana."


" dirm - diem mas nico nyewa orang buat cari dia, dan mas nico berhasil nemuin dia. "


" Di mana..?"


" Singapur, dia kabur ke sana. "jelas arini.


" Lo tau dari mana rin?"


" Aku masih nyadap hp mas nico"arini menghe nafas.


"Jadi aku minta tolong banget sama kamu mi, aku udah ngga kuat sama semua sikap mas nico. Dia masih pembohong aku ngga bisa mempertahankan rumah tangga ini lagi. Semakin aku bertahan, rasa sakit ini itu semakin dalam. Aku udah capek, aku udah rela melepaskan mas nico, aku mau mulai lembaran baru sama cika....hiks"arini menepis air matanya.


"Oke.... Gua akan bantu lo buat nemuin bukti - bukti supaya lo bisa menang di persidangan nanti."


"Gua akan sewa hacker dan perintahin semua orang - orang tim gua buat nemuin bukti kuat di ponsel mereka berdua. "


"Terutama khesya, gua yakin pasti dia punya foto dan semua momen kebersamaannya dengan nico itu bisa jadi bukti kuat kalau mereka selingkuh." ucap mia.


"Makasih mi. Makasih kamu udah mau bantu aku."


"Gua akan selalu ada buat lo rin." ucap Mia memeluk arini.


***************


Nico langsung menelfon arini dan menanyakan keberadannya saat tiba - tiba saja ada kurir yang mengantarkan surat gugatan cerai dari arini. Jelas saja surat gugatan cerai yang tiba - tiba itu membuat nico terkejut dan langsung menghubungi arini.


"Halo.... Sayang in-ini aku dapet surat gugatan cerai maksudnya apa ya? "tanya nico yang sangat terkejut dengan ini.


" Ini bukan dari kamukan?..."


" Itu dari aku mas, kejutan untuk kamu. Gimana kamu suka?"


" Hah... Arini ini ngga lucu apa - apaan sih. Kenapa tiba kayak gini." ucap nico lagi yang tak habis pikir dengan istrinya itu.


"Ini ngga tiba - tiba mas, aku udah mikirin ini sangaaaat matang jadi kamu ngga usah hawatir. Harusnya kamu ngga perlu pura - pura kaget gini, harusnya kamu udah mempersiapkan mental ketika kamu memutuskan untuk selingkuh lagi sama khesya! "


" Ap-apa... Selingkuh. Siapa yang selingkuh. Astaga kamu curiga sama aku. Harus berapa______"

__ADS_1


" Uuuuuuusssssstttt..... Aku ngga butuh segela macam alasana atau kebohongan kamu lagi mas, lebih baik sekarang kamu ke resto tempat biasa, biar kuasa hukum aku yang jelasin semua ini." potong arini yang kemudian mengakiri telfon nico.


"Arini... Arini... Aaaaiiiissstt." umpat nico yang kemudian bergegas menuju restoran.


Lima belas menit perjalanan akirnya nico sampai di restoran. Nico langsung bergegas mencari arini untuk menenanyakan semua ini.


"Arini... "ucap nico menghampiri arini yang duduk bersama mia di sofa restoran.


Arini tersenyum, "Hai mas. "


Nico meletakkan surat gugatan yang ia dapat ke atas meja. "ini maksudnya apa sih... "nico memukul surat yang ia letakkan itu.jelas Nico terlihat sangat marah.


"Nico lo kalau ada yang mau di bicarain ____"sela mia yang langsung di potong oleh nico.


"lo diem.! Gua lagi ngga bicara sama lo, ini urusan gua sama istri gua jadi lo ngga usah ikut campur.!!! "tegas nico.


"Iya ini emang urusan lo sama istri lo tapi di sini gua itu sebagai kuasa hukumnya arini. "jawab mia tak kalah tegasnya.


Nico mendengus lalu melihat ke arah arini dengan tatapan memohon, "boleh kita bicara berdua? Empat mata ngga perlu ada orang lai! "


Arini terdiam sebentar lalu mengangguk, "oke... "ucap arini yang kemudian melihat ke arah mia "mi.... "mia terlihat berat meninggalkan arini dan nico.


"Sebentar aja kok. "ucap arini yang tau jika mia tak ingin meninggalkannya.


" Oke... Kalau ada apa-apa lo langsung panggil gua ya! "mia melihat ke arah nico "gua akan pantau lo dari ujung sana! "ucap mia sebelum pergi.


"Ini kenapa, kenapa harus kayak begini? .Aku pikir kita akan menjalankan keluarga yang utuh seperti dulu lagi . Tapi kenapa tiba-tiba kayak begini? "nico meluapkan kekesan hatinya dengan surat tuntutan yang di berikan arini kepadanya lewat jasa kurir.


"ini ngga tiba -tiba mas ,itu yang pertama dan yang kedua kita ngga mungkin akan bisa kembali seperti dulu lagi kalau kamu masih berhubungan bahkan kamu nyewa orang untuk cari perempuan itu."arini menunjuk nico "gila ya kamu mas, aku sampe ngga habis pikir gitu, kok bisa sih kamu setega itu.di saat kamu berkicau ini itu membangkitkan keluarga yang ngga ada harapannya lagi dengan semua celotehan omong kosong kamu itu."


"Dia bukan perempuan murahan.! "bantah nico yang terlihat sangat marah saat arini mengatakan jika khesya adalah perempuan murahan.


"Kenapa mas? Kamu marah?. Emang itu kenyataannya kan? Kalau dia bukan murahan dia ngga mungkin mau sama laki -laki yang sudah beristri seperti kamu. "


Nico mengepal tangannya, nico amat marah dengan semua sikap arini ini bahkan arini berani menghina wanita yang ia cintai seperti itu di hadapnnya. "Cukup!... "tegas nico. "Kamu ngga punya bukti apa -apa arini. Bukti yang kamu punya itu lemah. Semua perkataan kamu itu ngga ada bukti nyatanya. "


Arini tersenyum sinis, "siapa bilang?, aku punya buktinya. "ucap arini tersenyum penuh kemenangan.


"Pertama aku punya bukti pembayaran jasa pencarian orang hilang bahkan aku tau siapa orang kamu suruh, mau aku panggilin orangnya, suruh kesini kalau perlu?!... "tanya arini menaikkan satu alisnya melihat ke arah nico.


"Yang kedua aku juga punya daftar keberangkatan kamu yang bolak balik dari indonesia ke singapur buat nemuin perempuan itu. "nico terlihat bungkam, nico tidak tau jika arini sudah menyelidikinya sampai sedalam ini.


" Dan ini yang terakir bukti yang paaaaaling kuat, kamu mau tau? "arini membuka kunci layar ponselnya yang terletak di atas meja.


"bukti foto -foto kalian berdua. Ada banyak loh mas. "arini menunjuk satu foto yang ia dapat, "ini foto kamu waktu di apartment saat kamu selesai..... Hmmm. "arini memperlihatkan foto nico dan khesya yang masih berbalut selimut di atas kasur.


"ini foto kamu saat di singapur nemuin dia. "arini menggeser layar ponselnya lagi "Daaaann ini foto waktu kamu liburan di alaska liat aurora yang caanntik banget. Dan masih banyak lagi sih mas kamu mau liat? "tanya arini.


Nico menggeleng, "ooh.. Ssssiiiittt"umpat nico.


Arini tersenyum ke arah nico, "yaudah kayak pembicaraan kita udah cukup jelas ya mas. Kalau gitu aku pergi dulu ada banyak urusan yang perlu aku urus. "arini berdiri lalu melambaikan tangannya ke arah mia.


Mia berjalan ke arah arini," sampai ke temu di pengadilan, see you. "ucap arini yang bergandengan dengan mia lalu melambaikan tangannya ke arah nico sambil berjalan menuju pintu keluar.


**********

__ADS_1


Arini melihat-lihat kembali bukti yang ia punya bersama citra dan mia sebelum mereka menyerahkan ini semua ke pengadilan.


"lo tenang aja rin ,bukti -bukti yang lo punya ini udah cukup kuat buat lo menangin kasus ini. "ucap mia.


"Gua cuma butuh satu lagi tanda tangan lo buat kasus ini. "mia menyerahkan surat surat yang perlu di tanda -tangani oleh arini sebelum mereka ke pengadilan besok.


"Sebelah sini rin! "ucap mia menunjukkan tempat yang harus di tanda tangani arini .


Arini membaca isi surat itu, arini terlihat sangat berat untuk menandatangani itu. Ujung penanya tertahan di atas kertas matrai yang perlu coretannya itu.


Arini berulang kali melihat ke arah citra dan mia.


"Lo bisa rin, lo pasti kuat. Lo bisa nyelesain dan ngelewatin ini semua."


"Gua yakin itu! "citra menyemangati arini untuk tidak ragu dengan keputusannya itu.


"Iya rin, ada kita yang selalu ada buat lo. Ngga usah ragu lagi ya, keputusan lo udah bener! "sambung mia ikut meyakinkan arini.


Arini tersenyum lalu mengaguk. Arini menandatangani surat yang di berikan mia dengan yakin tanpa ada keraguan lagi. Arini percaya jika keputusannya ini adalah keputusan terbaik yang pernah ia ambil dalam hidupnya.


Citra dan mia tersenyum melihat ke arah arini yang juga tersenyum kepadanya. "lo hebat, lo kuat. Lo the baest. "ucap citra yang membuat senyum arini semakin lebar.


"Makasi cit, mi. "ucap arini memegang tangan mereka berdua.


Citra menggeleng," no.. Ngga perlu ada kata terima kasih. Tanpa lo makasi atau apa lah itu kita akan selalu ada buat lo, selamanya apapun dan di manapun itu kita akan selalu di sisi lo. "


"Yes.... Karna kita baest friends. "sambung mia.


Arini tertawa haru mengiyakan ucapan sahabatnya itu.


*********


Hari yang paling bersejarahpun tiba. Hari dimana nico dan arini duduk di kursi pengadilan melepas ikatan cinta yang sudah sepuluh tahun mereka bangun bersama. Ikrar cinta yang nico ucapkan harus berakir seperti ini karna sebuah penghianatan yang telah ia lakukan di pernikahannya sendiri.


"dengan ini menyatakan bahwa gugatan perceraian oleh saudari arini saharja kepada nico hariyatma telah di kabulkan. "


"Hak asuh ananda cika dianastasya sepenuhnya jatuh kepada saudari arini saharja.semua tuntutan saudari arini saharja kepada saudara nico hariyatma telah di setujui. "ucap ketua hakim memukul palu tiga kali menetapkan hasil sidang yang tidak bisa di ganggu gugat lagi.


Arini menghela nafas lega dengan semua keputusan itu. Begitupun dengan mia citra dan mama arini yang menyaksikkan persidangan itu.


Arini dan nico saling menatap tanpa mengatakan apapun setelah semua hasil sidang di putuskan.


Arini dan nico berdiri setelah kutua hakim pergi dari kursi kuasanya .arini memberikan cincin pernikahannya pada nico saat nico akan pergi.


"makasih atas semua suka dan duka pernikahan yang kamu kasih mas, semoga dengan ini kita bisa jauh lebih baik lagi. "ucap arini sebelum nico pergi.


Nico mengangguk lemah lalu memasukkan cincin yang di berikan arini ke saku jasnya lalu pergi tanpa mengatakan apapun.


Citra mia dan mama sarang berlari ke arah arini lalu memeluknya.


.


.


.

__ADS_1


...Tamat...


__ADS_2