Matched? Married Young?... Oh OMG...

Matched? Married Young?... Oh OMG...
Bab 21


__ADS_3

Mira tersenyum, cowok itu nggak mungkin menolak kalau dia yang ngajak.


"Kamu cantik banget kalau lagi tersenyum gitu" kata Nathan


Mira semakin tersenyum, dia tahu itu bukan sekedar gombal, karena Nathan ini beda dengan cowok-cowok lain. Dia nggak pernah genit-genit atau ngedeketin semua cewek di sekolah. sejak kelas satu yang dia deketin hanya Mira, nggak pernah berubah sampai sekarang.


" Nathan, Kenapa sih nggak cari cewek aja? Lu kan tahu..."


Nathan langsung memotong omongan Mira"Mir, aku nggak peduli seberapa lama aku harus menunggu sampai kamu menerima aku. Hati aku udah benar - benar nggak bisa ngelepasin kamu," Nathan berkata dengan serius.


"Gue bakalan bikin lo kecewa klau gitu"kata Mira


Nathan memegang tangan Mira dengan lembut."Aku nggak perduli,sesakit apapun nanti kamu nyakitin aku, aku nggak akan nyalahin kamu, karena ini adalah pilihan aku sendiri."kata Nathan


Mira menatap Nathan,dia sangat tersentuh mendengar ucapan Nathan.


"Ehhh... Malah pacaran nih bedua.." seru Tiara dan Keisya yang baru saja datang.


Mira dengan cepat mengalihkan pandangan nya dari Nathan.


"Kok lama banget sih?.." tanya Mira mendekati mereka dan Nathan pun mengikuti Mira.


"Yaudah yuk." ajak Tiara.


"Gue ajak Nathan, gak apa - apa kan?" tanya Mira. Keisya dan Tiara saling pandang, mereka bingung harus menjawab apa.


"Ah kelamaan mikir, yuk." seru Mira, berjalan masuk ke dalam mobil Tiara dan di ikuti oleh Nathan.


"Bodoh ah, yuk" seru Tiara, menyusul Mira dan Nathan.


****


Keesokan harinya


Kelas XIi Bio - 1 sedang gaduh. Bu Susi selaku guru biologi dianggap nggak adil dalam menentukan anggota kelompok belajar. Jumlah siswa di kelas itu ada 25 orang dan dibagi menjadi 5 kelompok.


Masalahnya adalah, Bu Susi menentukan setiap anggota dari 5 kelompok itu berdasarkan urutan dari abjad nama masing-masing siswa. Otomatis banyak anak cewek-cewek di situ yang merasa kecewa karena nggak bisa satu kelompok dengan Radit antara nama mereka yang nggak berada di satu abjad dengan cowok itu.

__ADS_1


Sementara yang bisa satu kelompok justru sangat merasa beruntung, yaitu Leni, Rara, Ayu dan Sisil. tapi apa mau dikata, keputusan Bu Susi adalah mutlak, nggak bisa diganggu gugat sama sekali.


"Anak-anak, ibu akan mengajak kalian untuk melakukan praktek anatomi secara langsung di ruangan lab. Tapi sebelum itu, terlebih dahulu Ibu ingin setiap kelompok setidaknya mencari 1 kata untuk kita jadikan kelinci percobaan." kata Bu Susi, memberikan arahan dan pembekalan materi sebelum melakukan praktek.


"Cari katak nya di mana Bu?" tanya Dira


"Di sawah dong" jawab Bu Susi dengan penuh semangat.


"Hah??" semua anak-anak di kelas itu justru keheranan dan nggak ngerti.


Biologi adalah pelajaran inti dari setiap kelas yang mengambil jurusan ini kelas XII bio-1 adalah kelas unggulan lantaran emang semua siswa yang mendapatkan nilai lebih tinggi dari kelas kelas lain.


Selain itu, kebanyakan cita-cita siswa yang masuk kelas ini adalah yang ingin menjadi seorang dokter, jadi membuat kelas biologi selalu paling digemari ketimbang jurusan-jurusan lain.


"Kenapa? Ada yang keberatan?" tanya Bu Susi sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Emang waktunya cukup bu? bukannya jam pelajaran ibu cuma 3 jam ya? Selanjutnya kan kita ada jam Matematika dan Bahasa Inggris." tanya Dira kembali, dia memang merupakan siswi yang paling aktif di kelas ini.


"Tenang, khusus hari ini, Ibu sudah meminta izin kepada guru matematika dan guru bahasa Inggris kalian, kalau jam mereka akan digantikan dengan jam biologi full sampai pulang sekolah nanti" jawab Bu Susi.


"APAAAA?!!" seisi kelas kompak berseru.


Bu Susi hanya bisa geleng-geleng kepala melihat anak-anak didiknya itu beliau adalah guru favorit di sekolah, selain baik, ramah dan penyabar, Bu Susi ini satu-satunya guru yang bisa diajak bersahabat oleh siswa.


"Tapi ingat, besok jam matematika kalian akan di double."kata bu Susi.


"WHAT?!!!" Semua murid-murid yang tadinya merasa lega antaran bisa bolos pelajaran matematika, langsung membelalakkan mata mereka lebih lebar. Menghadapi 3 jam pelajaran matematika aja kata mereka dan melepuh, apalagi harus double menjadi 6 jam. Gila gila gila.


"Hahaha, bercanda" seluruh Bu Susi sambil terkekeh.


"Fiuuuhhh" semua langsung merasa lega.


"aya sudah, Semuanya bersiap-siap sekarang, kita akan bergabung dengan kelas biologi lain dalam praktek ini. Jadi jangan sampai terjadi keributan dan ibu harap waktu yang sangat banyak ini jangan terbuang sia-sia, karena kita tidak akan punya kesempatan 2 kali untuk bisa mengambil jam pelajaran lain seperti sekarang." Suruh Bu Susi bergegas.


"Kalian bawa barang yang penting-penting aja ya, sisanya taruh di loker masing-masing biar tidak merepotkan."


Semua anak-anak di kelas itu langsung berdiri dan membawa tas masing-masing. Ada yang langsung berjalan menuju bis sekolah yang akan dipakai untuk mencari kata di sawah. Ada yang ke loker dulu untuk menitipkan barang barang yang nggak diperlukan, biar bawaan mereka nggak berat. Hari ini, SMA Tunas Bangsa akan mengadakan praktek besar-besaran , yang dipakai aja sampai tiga bis sekolah .

__ADS_1


****


Mira berjalan gontai menuju sekolah yang udah dikerumuni noleh banyak siswa dari kelas nya, juga dari kelas lain. Hari ini, kesehatannya lagi enggak Fit. Melihat Keisya dan Tiara, dia dengan cepat menghampiri dan duduk di tengah-tengah dua sahabatnya itu.


"Lu kenapa Non? sakit?" Tiara langsung Letakkan telapak tangannya di dahi Mira.


"Iya loh, badan lo panas." kata Tiara sambil menatap Mira.


Keisya langsung ikut menata Mira." muka lu juga pucat banget" sambungnya.


"Cuma agak nggak enak badan aja kok." jawab Mira. dia menyandarkan kepalanya ke bahu Tiara.


"Lo hamil?" bisik Tiara.


Mira langsung mengangkat kepalanya dengan mata melotot.


" Lu ngomong apaan sih?! Ya enggak mungkin lah!" ujarnya Ketus.


"Hehehe" Keisya cekikikan geli melihatnya


" Hehehe, Ya udah biasa aja dong, nggak usah pakai marah-marah juga" kata Tiara terkekeh.


"Lagi sakit gini, tetap aja jutek nya gak ilang-ilang" ledek sambil berdecak.


"Lama banget sih berangkat nya," keluh Keisya.


"Kita satu bis aja ya, biar enak" ajaknya nya.


"Mana bisa, tadi Bu Susi bilang, setiap bis diisi oleh 2 kelas yang berurutan berarti kelas les gue 1 b sama kelas bio 2." balas Mira.


"Berarti lo satu kelas dong sama Nathan?" goda Tiara


"Hai semua" Sapa cowok yang baru saja disebut oleh Tiara, dia benar-benar muncul di hadapan mereka sekarang.


Nathan ini kayak punya Radar aja di kepalanya, dia selalu tahu di mana keberadaan Mira dalam kondisi seramai apapun itu.


"Kamu kenapa?" tanyanya pada Mira. Dia langsung berlutut di depan cewek itu dan menyentuh pipinya.

__ADS_1


"Kamu sakit, Mir?" tanya nya dengan lembut, wajahnya terlihat sangat cemas.


Tbc


__ADS_2