Matched? Married Young?... Oh OMG...

Matched? Married Young?... Oh OMG...
Bab 40


__ADS_3

Haiii... Readers sorry aku kemaren dan hari ini telat up dan buat kalian nunggu up nya kelamaan🙏🙏


Kemaren aku lemes banget jadi nggak bisa mikir alur ceritanya, dari pada berantakan alurnya dan kalian pasti kesal kan jadi nya.


Makanya aku putusin nggak up kemaren,dan untuk yang hari ini aku paksaain up biar kalian nggak kelamaan kegantungnya...


Sorry ya 🙏 Sekarang kalian silahkan lanjut baca ya, selamat membaca. jangan lupa like dan komennya ya, biar aku tau di mana kesalahannya🙂


...********************...


...***********************************...


...****************************************************...


Pagi hari nya seperti biasa Mira menyiapkan sarapan untuk suami dan untuk nya. Walau pun sudah memakai pembantu, tapi kalau untuk urusan perut suami nya, Mira lebih memilih untuk mengurusnya sendiri.


Karena menurut nya, nggak semua pekerjaan rumah yang harus di urus oleh pembantu, pekerjaan yang bersifar pribadi, Mira sendiri yang akan mengerjakannya.


"Selamat pagi, non."Sapa mbok Darmi pembantu baru mereka.


"Iya pagi mbok. Uda sarapan?" tanya Mira saat dia menuangkan nasi goreng yang baru dia masaknya kedalam piring.


"Udah non,"jawab Mbok Darmi.


"Hmm... Tapi karena Aku udah masak lebih dari biasanya, jadi mbok harus membantu aku untuk menghabisknnya ya." pinta Mira sambil tersenyum.


"Hmm... Karena nona maksa, yaudah mbok akan makan." balas Mbok, tersenyum


"Mbok.. Mbok, yaudah aku mau siap - siap ke sekolah dulu ya." Kata Mira setelah selesai menata sarapan dia atas meja.


"Iya non."Balas mbok


Mira pun berlalu pergi ke kamar untuk bersiap - siap untuk ke kampus.


****


Di kampus terlihat Keisya baru datang yang sedang memakir kan mobilnya, saat ia keluar dari mobil iya kebetulan melihat Tiara dan Rendy yang juga baru datang.


"Hmm... Pantesan nggak mau di ajak berangkat bareng, ternyata perginya sam Ayang.."ledek Keisya


Tiara dan Rendy yang awal nya kaget, kemudian langsung tersenyum memdengar ledekan Keisya.


"Yang jomblo, ngiri aja terus.." balas Tiara. Sambil mengandeng tangan Rendy dengan sengaja dan berjalan menghampiri Keisya.


"Hmmm... Harus gitu kalian mesra - mesraan depan gue, parah banget sih kalian, nggak jaga perasaan gue banget." kata Keisya yang pura - pura sedih.


"Hahaha..." Tiara dan Rendy pun tertawa melihat ekspresi Keisya.


"Ketawain aja terus..."


"Maka nya cari pacar, biar nggak mengenaskan mulu.."kata Rendy...


"Yeee... Elu kira cari pacar itu segampang beli cilok di pinggir jalan" sungut Keisya.


Tiara melirik kearah Rendy sambil tersenyum,lalu berkata." Kei, elu pengen punya pacar?" tanya Tiara

__ADS_1


"Astaga Ara, apa perlu gue sebutin lagi, elu kan tau sendiri kalau gue lagi buka lowongan buat para pria yang berminat jadi pacar gue." seru Keisya.


"Astaga, ampe gitu nya lo Kei. Kaya nggak laku aja.. Haha" kata Rendy kaget.


"Hehe... "Keisya cengengesan


"Udah elu tenang aja, masalah cowok lu serahin aja sama kita, ya nggak beb" kata Tiara sambil tersenyum misterius dengan Rendy.


"Iya Kei, elu tutup aja deh tu lowongan yang lo buka.."Ledek Rendy.


"Akhir pekan besok kita kenalin lu sama teman gue, oke" kata Rendy.


"Seriusan kalian, jangan phpppp.... tc pasti kalian mau ngerjain gue doang ya kan." ucap Keisya nggak percaya.


"Yaudah kalau nggak percaya, ayo beb kita ke kelas." Tiara dan Rendy pun berlalu begitu aja ninggalin Keisya.


"Woi tungguin gue." teriak Keisya dan berlari mengejar dua sejoli itu.


****


Saat jam istirahat Mira dan kedua sahabat nya pergi ke kantin. Mereka memilih duduk di meja sudut dekat jendela biar mereka lebih gampang ngobrol dan jauh dari jangkauan si mak lampir Clara yang selalu mencari masalah dengan mereka.


"Mir elo tau nggak, bentar lagi gue udah nggak jomblooo lagiiii..." seru Keisya senang.


"Seriusan? Kok bisa? Gimana ceritanya?"tanya Mira nggak nyangka.


"Ihhh.. Mira, kok pertanyaan elu kaya gitu. Elo kira nggak laku apa,.."sungut Keisya yang merasa di ledeki sama sahabatnya itu.


"Hehe... Bukan itu maksud gue, gue cuma kaget aja, kok bisa elo dapat gebetan secepat itu?" jelas Mira.


Tiara yang awalnya fokus berbalas pesan dengam kekasih nya pun kaget mendengar ke sombongan sahabatnya itu.


"Alah sombong, elu tau nggak Mira, itu semua berkat gue sama Rendy yang berniat pengen nyomblangin dia sama temen Rendy."saut Tiara


"Ihh... Apa sih elu Ti, sirik aj, apa salah nya di comblangin yang penting bentar lagi gue nggak jomblo lagiiii" balas Keisya masa bodoh.


"Hahahaha..." Mira dan Tiara pun tertawa.


"Hai... Boleh gabung nggak?"tanya Yoga yang datang menghampiri meja mereka.


Mira melihat kepada kedua sahabatnya, ia rasa nya sangat enggan untuk bertemu dengan Yoga saat ini, semenjak kejadian tempo hari, rasanya Mira tidak ingin lagi bertemu denga Yoga.


"Gabung aja kak, kursi di sebelah Mira kosong kok." Jawab Keisya yang sukses dapat plototan dari Mira.


"Makasih ya." ucap Yoga menarik kursi di sebelah Mira, Yoga menoleh kearah Mira dan dia dapat merasakan ketidak nyamanan Mira dengan kehadiranya.


"Tumben sendiri kaka, mana rombongan nya, biasa nya kan kalian selalu bergrombolan"seru Tiara.


"Biasa mereka lagi, ngapel ke kelas pacar - pacar nya."jawab Yoga.


"Ooo Gitu,.."balas Tiara mengangguk - anggukkan kepalanya.


Mira tidak banyak bicara, yang ada dalam pikiran nya saat ini ia lah, bagaimana caranya ia seceoat mungkin bisa pergi dari sini sebelum suami nya itu datang. Kalau sempat Radit melihatnya sedang duduk bersebelahan gini sana Yoga, habis lah dia.


"Eh Mir, elo kok makan nya cepat bangey, santai aja kali,lagian jam istirahat juga masih lama." seru Mira.

__ADS_1


"Iya gue lupa, kalau gue ada tugas yang belum belum gue selesaikan."ucap Mira berdiri dan hendak pergi, tapi saat melewati Yoga, tiba - tiba pria itu menahan pergelangan tangannya.


Tiara dan Keisya saling pandang saat melihat Yoga memegang pergelangan tangan Mira.


Begitu juga dengan Mira ia sabgat kaget, seketika ia menoleh kearah Yoga.


"Elu nggak usah menghindar gitu dari gue, gue tau elu enggak nyaman dengan kedatanga gue kesini iya ka ." kata Yoga menatap Mira.


"Bukan git..."


"Lepasin tangan elu dari Mira!!" kata Radit dengan tegas.


Mira kaget, dan menoleh ke arah sumber suara, ia melihat kalau Radit sedang berjalan kearah nya dengan tatapan yang tertuju padanya, ia tau kalau saat ini Radit sangat Marah.


"Kak lepaskan.."Mira menepis tangan Yoga dari tangan nya.


"Dit, ini nggak seperti apa yang kamu lihat, aku bisa jelasin kok." kata Mira mencoba meraih tangan suaminya itu, namun denan cepat Radit menepisnya kasar.


"Nggak seperti yang aku lihat apa maksudnya, terus maksud nya lebih dari yang aku lihat gitu?!" bentak Radit.


"Ha.. Maksudnya?" tanya Mira nggak ngerti


"Aku kecewa sama kamu!!" bentak Radit sambil melempar ponselnya di atas Meja kantin, lalu Radit berlalu begitu aja meninggal kan Mira dalam ke bingungan.


Keisya yang penasarqn pun meraih ponsel yang di lempar Radit dan melihat apa yang ada di layar ponsel itu.


"Astaga Mira..."seru Keisya tak percaya dengan apa yang di lihatnya.


Dengan cepat Mira meraih ponsel Radit di tangan Keisya.


"Ini..."Tanpa banyak bicara Mira pun berlari menyusul Radit yang saat itu sedang hendak masuk ke dalam mobil.


"Radit tunggu.."teriak Mira, namun Radit seakan tuli ia pun melajukan mobilnya meninggalkan kampus itu.


"Ini kok bisa ada sama dia sih..." kesal Kayla menatap layar ponsel Radit.


"Mira!!" panggil Tiara dan Keisya. Mira menoleh dan melihat kedua sahabatnya yang sedang berlari menghampiri nya.


"Radit mana?" tanya Tiara.


"Nggak tau, dia udah pergi"jawab Mira.


"Terus elu kenapa masih di sini?" tanya Tiara.


"Mau gimana lagi, gue tadi bareng sama Radit,..."


"Nah,.. Pake mobil gue, kejar dia buruan!!!"seru Tiara cepat.


Mira menatap sahabatnya itu, lalau dengan cepat pergi dengan mobil Tiara.


"Gue masih nggak nyangka dengan apa yang gue lihat tadi..." kata Keisya.


"Kita nggak boleh asal tuduh, kita tunggu penjelasan nya dari Mira. Ayo"kata Tiara mengajak Keisya kembali ke kelas.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2