
"Kamu sakit, Mir?" tanya nya dengan lembut, wajahnya terlihat sangat cemas.
"Ehmmmmmm " Keisha dan Tiara langsung bereaksi. Mereka berdua emang selalu merasa nggak dianggap oleh Nathan kalau dia dah sama Mira.
Mira menatap Nathan, dia merasa bersalah tiap kali melihat cowok itu. Nathan terus saja mengejarnya, tapi kenyataannya dia nggak tahu kalau mira udah punya suami. Mira merasa kasihan dengan cowok itu, tapi dia nggak tahu mau berbuat apa.
"Udah minum obat?" tanya Nathan lembut.
Mira mengangguk." udah kok" jawabnya sambil tersenyum.
"Nanti kamu duduk sama aku aja ya" minta Nathan
Bu Susi bersama para guru biologi lain akhirnya datang juga. Semua murid berkumpul di tempat yang telah ditentukan, mereka semua berbaris dengan rapi untuk mendengarkan aba-aba selanjutnya dari para guru biologi.
" anak-anak, praktek biologi kali ini bukanlah praktek biasa, melainkan pengambilan nilai yang nantinya akan membantu banyak untuk nilai akhir kalian," kata Bu Lala, Kepala Bidang jurusan Biologi." nah, Ibu minta sama kalian semua, untuk serius, fokus pada tujuan, dan jangan bermain-main, karena ini sangat penting untuk kalian"
" Iya, Buuuuuu!" jawab semua murid kompak.
"Tidak sampai 3 bulan lagi kalian akan mengadakan ujian akhir nasional, maka dari itu kami selaku pihak guru meminta kerjasama dari kalian semua agar keinginan kita semua bisa tercapai, yaitu kalian semua lulus dengan nilai terbaik dan bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya sesuai dengan yang kalian inginkan"kata bu Lala.
" Bu, Saya dengar setelah ujian akhir nasional selesai, Sekolah akan mengadakan camping, Apa itu benar Bu?" tanya Dion, anak kelas 12 IPA 3.
"Benar, camping itu bertujuan sebagai acara perpisahan kita semua sebelum malam prom night tiba." jawab Bu Lala
Semua murid langsung berlonjak girang, camping dan prom night adalah dua hal yang paling ditunggu-tunggu oleh siswa kelas 3 yang akan lulus. Soalnya, dua cara spesial itu bakal diisi dengan aktivitas aktivitas menyenangkan di luar sekolah.
Camping sendiri adalah acara bebas yang bertujuan untuk merefresh otak setelah penat melakukan ujian akhir. Sementara prom night adalah ajang untuk menjadi king and the queen of the Year.
__ADS_1
"Ya sudah, Silakan masuk ke dalam bios sesuai dengan arahan dari guru pembimbing kalian masing-masing" kata Bu Lala sambil mundur ke belakang.
Sekarang giliran Bu Susi yang akan maju kedepan dan memberi arahan." baiklah anak-anak, setiap satu bis diisi oleh dua kelas, dan itu berurutan ya jangan berebutan karena semua pasti kebagian tempat duduk." Suruh Bu Susi.
Semua murid langsung mengarah ke bis masing - masing berdasarkan petunjuk.
Mira tersentak, saat Nathan menggandeng tangannya menuju bis. Berulang kali dia mencoba untuk melepaskan tangannya dari Nathan. Tapi cowok itu malah semakin kuat menggenggam tangannya. Dan alhasil, dia menjadi bahan cie - cie-an dari teman - temannya.
"Nathan..." Mira berdesis sambil menarik tangannya lagi, kali ini Mira berhasil melepaskan tangannya. lalu dia dengan cepat mendahului cowok itu, naik duluan dalam bus. Nathan mengikutinya dari belakang, cowok itu selalu mengekori Mira.
****
Di rumah Mira dan Radit. Mama Meisya, Mami Kinan dan Tante Rasti, berkomplot untuk membuat sebuah kejutan untuk mereka berdua. Semuanya sibuk dengan jatah pekerjaan masing-masing. Mama bertugas menghiasi area kolam renang dengan diletakkan lilin lilin berbentuk love di atasnya. Mami kebagian tugas menaburkan bunga mawar di atas kasur sehingga kasur mereka penuh dengan bunga berwarna merah itu.
Sementara tante Rasti bertugas menaburkan kelopak mawar merah dari luar depan pintu kamar hingga ke pintu utama di lantai bawah. Rencana ini dibuat untuk merayakan anniversary pernikahan Mira dan Radit yang ke-3 bulan.
"Mbak, nanti kalau mereka pulang, aku yakin banget deh pasti mereka bakalan kaget, terharu, senang dan langsung... Hihihi" mama cekikikan sendiri tanpa bisa melanjutkan kata-katanya.
"Rencana kita kali ini harus sukses ya mbak , mereka harus kasih kita cucu pokoknya ." lanjut Mama Meisya lagi .
"Harus !" Mami bertepuk tangan girang layaknya anak kecil .
"Hahaha" mereka tertawa bersama.
****
Sesampainya di area persawahan yang ada di pinggiran kota Jakarta, semua murid dari SMA Tunas Bangsa langsung berkumpul membentuk kelompok masing-masing.
__ADS_1
Semua murid diwajibkan untuk terjun langsung mencari katak. setiap kelompok minimal harus mendapatkan 3 katak, satu untuk percobaan dan 2 lagi untuk cadangan siapa tahu nanti percobaan pertama gagal.
"Jijikkkkkk" seru Rara dengan mimik wajah enggan.
Rata-rata semua cewek di situ emang nggak berminat melakukannya, soalnya mereka harus turun ke sawah yang penuh dengan lumpur yang bisa jadi bukan hanya kakak yang ada di dalam kubangan itu.
"Rara, Ayo cepat turun ke bawah, mau jadi dokter kok penakut sih," Suruh Bu Susi sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah Rara.
"Kalian itu nanti akan menghadapi yang lebih menjijikan dari pada Ini saat kuliah, apalagi kalau udah beneran jadi dokter.
"Tapi kan ini lumpur, buuu," rengek Rara.
"Baru juga Lumpur, Gimana kalau nanti kamu ngeliat darah, nanah atau yang lebih parah dari itu? orang yang sekarat karena kecelakaan? orang yang mau melahirkan? keburu meninggal dong kalau sampai kamu mikir mikir dulu pas mau ngobatin."kata bu Susi memberi gambaran kepada Rara.
Rara nggak bisa ngomong lagi, dengan wajah yang cemberut dia melepas sepatunya dan mengikuti anak-anak lain yang udah pada nyemplung ke sawah.
Mira beserta anggota kelompoknya, Fitri, Caca, Dion dan Fiona, mereka berada di area persawahan B. Mira bersyukur mendapatkan anggota kelompok yang sama-sama Solid dan emang bersungguh - sungguh.
Enggak ada yang namanya merengek manja karena merasa jijik ataupun geli. semuanya dengan berani membenamkan tangan mereka ke dalam lumpur.
"Mira awas...! Hahaha" Fitri melempar Mira dengan belut yang didapatkannya. Lantaran karena terlalu kaget, Mira sampai terjatuh dan setengah tubuhnya dari pinggang ke bawah dipenuhi Lumpur.
Tidak ada satupun dari mereka yang berniat untuk menolong Mira, yang ada ada justru mereka semua ada ketawa dan saling balas. Pemandangan semacam ini memicu kesyirikan dari kelompok lain.
" Hahaha, Dion muka lu blepotan banget" seru Mira Sambil tertawa terbahak-bahak.
"Ahhhhhhh" Mira berlari menghindari Saat Fitri ingin memeluknya dengan tubuh yang berlumur lumpur dari atas ke bawah.
__ADS_1
"Hahaha" Dion ketawa sampai perutnya terasa sakit. Dia masih tetap duduk di genangan lumpur akibat didorong oleh Mira. Bisa dibilang kelompok mereka adalah kelompok yang paling kotor dan hancur pada saat ini.
Tbc