Matched? Married Young?... Oh OMG...

Matched? Married Young?... Oh OMG...
Bab 26


__ADS_3

Nggak kerasa, masa-masa SMA akhirnya berakhir juga. Untuk merayakan perpisahan, sekolah mengadakan prom night party dengan tema pesta topeng.


Semua murid kelas 3 yang akan meninggalkan sekolah, menyambut acara ini dengan antusias. Terutama para kaum wanita yang seketika itu juga langsung sibuk memikirkan harus memakai pakaian seperti apa.


" Mir , bener kalau Ntar sore kita hunting Kostum buat ntar prom night ?" usul Keisya .


Dia sudah membayangkan akan seperti apa dia nanti ." Nih mau cari kostum Cinderella , gue mau terlihat kayak putri di prom night nanti ." kata Keisya.


"Hahaha, menurut gue, lo lebih pantes pake kostum upik abu." ledek Tiara sambil tertawa.


Keisya langsung merengut dan membalas ejekan Tiara. "Lo tuh cocoknya pakai kostum mak lampir!" balas Kesya


"Hahaha," Mira lantas tertawa mendengar kedua sahabatnya itu ribut saling mengejek dan mencela.


"Kalau elu mau pake apa Mira?" tanta Kesya


"Gue nggak kepikiran mau pakai apa tergantung Radit aja deh"balas Mira.


"Huuhhhhh curang, maunya pake couple bareng suami!" kata Keisya menoel kepala Mira dengan jari telunjuknya.


"Hahaha, emang kenapa?" tanya Mira


"Mir, gimana kalau kalian berdua pake kostum couple ?"usul Tiara


"Mira langsung semangat mendengarkan saran dari Tiara.


"Elo pake kostum cat women dan Radit pake batman, kan klop tuh sekalian ada topengnya." usul Tiara


Keisya langsung ngakak bayangin gimana konyolnya Mira dan Radit kalau sampai beneran memakai kostum kayak gitu di acara Prom nigth nanti.


"Lo kira kita mau bgadain pesta Halloween?!"sentak Mira kesal.


Tiara dan Keisya semakin tertawa melihat ekspresi kesal Mira.


****


Malam ini, akan menjadi malam perpisahan yang paling mengesankan untuk semua murid kelas 3 SMA kejayaan. Gimana nggak? Mereka semua dibebaskan untuk melakukan kegiatan party yang gimana aja, asalkan jauh dari yang namanya minuman beralkohol, obat-obatan terlarang dan **** bebas.


Acara pun berlangsung sampai pagi, sampai semuanya puas. Kenapa? Karena tahun ini SMA Tunas Bangsa menjadi sekolah terbaik di antara semua sekolah untuk urusan prestasi.


Mira berjalan perlahan-lahan di antara murid-murid yang sedang asik bergoyang mengikuti alunan musik yang sangat keras. Dia sedang mencari keberadaan Radit, malam ini, dia sengaja diasingkan oleh Keisya dan Tiara, jadi Mira dan Radit sama - sama nggak tahu pasangan mereka memakai kostum dan topeng apa.

__ADS_1


Deg!


Mira merasa jantung berdebar, dia deg-degan. Alasannya berasal dari 2 buah tangan yang tiba-tiba memeluk pinggang nya dari belakang. Mira tersenyum, dia tahu persis siapa pemilik tangan itu, dia juga hafal aroma tubuh si pemilik tangan. serta hangat tubuhnya yang hampir setiap hari dia rasakan.


"Kamu cantik malam ini," bisik Radit tepat di telingan Mira


Entah kenapa, musik seakan sangat mendukung romantisme Mira dan Radit. Musik yang tadinya mengalun kencang ala-ala anak dugem, berganti dengan alunan mendayu-dayu nan romantis.


Semua orang yang ber lonjak - lonjak mengganti gerakan tubuh mereka menjadi lebih pelan, dan mereka mencari pasangan untuk berdansa.


Mira dan Radit bergerak ke kanan dan ke kiri mengikuti irama musik. Radit tetap memeluk Mira dari belakang, Mereka terlihat sangat mesra.


"Mir, malam ini bukan cuma prom night buat kita" kata Radit lagi.


"Lalu?" tanya Mira, dia merasa sangat nyaman berada dalam pelukan suaminya itu. Nggak ada yang tahu kalau itu mereka, semua memakai topeng dan semua orang memperhatikan mereka dengan tatapan penasaran


"Malam ini sekaligus perayaan hubungan kita" kata Radit.


"Maksudnya?" tanya Mira nggak ngerti


"Hubungan kita yang selama ini backstreet, udah nggak harus dirahasiakan lagi. Mulai sekarang, semua orang akan tahu kalau kamu itu istri aku." jawab Radit sambil mengeratkan pelukannya di pinggang Mira.


"Hihihi"


"Kenapa ketawa?"tanya Radit.


"Emmm? Nggak apa - apa" jawab Mira meletakkan tangannya di atas tangan Radit.


Radit memutar tubuh Mira, menghadap ke arahnya. tanpa harus disuruh, Mira sudah melingkarkan kedua tangannya di leher Radit, Radit pun memegang pinggang Mira. Mereka saling menatap dibalik topeng, tanpa direncanakan mereka berdua ternyata memakai warna topeng yang sama yaitu gold.


Mira merasa sangat bangga bisa berdansa dengan cowok yang paling keren di sekolahnya, dan itu adalah suaminya sendiri. Radit terlihat sempurna dalam balutan tuxedo hitam dan dasi berwarna hitam.


Radit pun menatap Mira dengan takjub, karena istrinya itu sangat jarang berdandan, dan mereka hampir gak pernah menghadiri pesta apapun.


Malam ini baginya Mira sangat sempurna, istrinya itu memakai gaun berwarna hitam, jenis gaun tube dress mini yang sangat pas di tubuh indahnya.


"Ehm... Ehmm..."


Mira tau sura siapa itu, " Keisyaaaa, ganggu aja sih.l pekik Mira kesal.


"Huhhhh, kalian dansa mulu, kita malah di kacangin."balas Tiara cemberut.

__ADS_1


Radit hanya terkekeh, dia dan Mira masih tetap dengan posisi yang sama.


"Makanya cari pasangan dong, tuh masih banyak tuh yang masih sendiri." kata Mira sambil menunjuk-nunjuk beberapa cowok yang sedang berdiri tanpa ditemani wanita.


"Ogah! Stok cowok kece di sekolah ini udah habis, dan yang tersisa hanya cowok-cowok yang aneh." kata Keisya dengan bibir yang mengerucut.


"Hahahaha..... Udah jomblo, milih - milih pula!" jawab Mira Sambil tertawa


"Ihhhhh... Udah dong kalian dansanya."Keisya melepaskan pelukan Mira dan Radit,


"Dit, sekarang Mira nya buat kita dulu, ya!"kata nya dengan meminta izin secara paksa.


Radit sama sekali nggak protes, dia justru hanya tertawa dan mengangguk.


"Kalau gitu, aku ke sana dulu ya." kata Radit kepada Mira.


"Kalian tolong jagain istri gue baik - baik, awas kalau sampai lecet" serunya kepada Tiara dan Keisya.


***


"Mira, Tiara, jika kita harus masuk di kampus yang mana ya?" tanya Keisya pada kedua sahabatnya. Saat ini mereka sedang nongkrong di stand minuman bersama beberapa murid lainnya.


"Emang, mau ambil jurusan apa?" tanya Tiara


"Itu gue masih bingung" jawab Keisya


"Menurut lo Mir?"tanya Tiara kepada Mira.


"Kalian kan tahu sejak dulu gue bercita-cita ingin menjadi dokter, berarti gue ambil jurusan Kedokteran lah" jawab Mira sambil meminum - minuman nya. Keisha dan Tiara pun Saling pandang saat mendengar jawaban dari Mira.


"yahhh Mir, otak kita mana nyampe, lu mah enak pintar lah kita" kata Keisya kecewa


"Iya, kita mana sanggup ambil jurusan itu." sambung Tiara, sama kecewanya dengan Keisya.


"Kita kira impian masa kecil elonitu akan menguap dengan seiring dengan berjalannya waktu" ucapnya lagi.


"Duhhhh, cita-cita itu harus diwujudkan loh, apalagi kalau kita mampu, bener nggak" tanya Mira.


"Hmmm... Iya deh"


Tbc

__ADS_1


__ADS_2