
"Mam, masa tadi Radit bilang kalau ke hamilan Mira ini nyusahin.." Rengek Mira.
"APA?.." tiga orang tua di rumah itu langsung berteriak ke arah Radit.
" eh Aku nggak bilang gitu ya, kamu aja yang salah nangkap. Mir Kamu kenapa sih? " Radit langsung membela diri sebelum Bonyok dikeroyok para pendukung Mira.
"Tuh kan, Radit ngomongnya kasar. " Mira mulai mau menangis .
" Radit ! " Mami membentak Radit
"Ampun deh" Radit Rebah nggak berdaya di atas sofa. Radit dengan pasrag mendengarkan ocehan dari maminya yang bawel kayak emak-emak rempong.
****
Lima bulan kemudian....
Perut Mira sudah mulai membesar. Untungnya peningkatan berat badan Mira nggak terlalu drastis, jadi nya dia tetap terlihat cantik walau perut nya buncit.
Tapi ada yang berubah. Contohnya :
... Pernah tengah malam, Mira minta dibeliin ice cream rasa coklat. Siapa coba yang jual ice cream tengah malam? Lagi pula siapa coba yang mau makan es krim tengah malam, dingin, hujan lagi.
Tapi lantaran itu disebut-sebut sebagai bawaan orok( plus Mira mengadu ke mertuanya soal itu ), dengan terpaksa Radit harus keliling Jakarta nyari tu ice cream. Bukan cuma Radit, semua kru di kerah kan, teman nya Radit iya, papi nya juga iya, dan karyawan papi nya di kantor yang memungkin kan juga iya.
Semua jadi kelimpungan. Walau akhir nya dapat juga dan itu pun hasil dari jerih payah tak terhingga. Ehhhh Mira malah tidur dan nggak mau di bangunin. Menderita nggak tu Radit nya?...
.....Ada yang lebih ekstrim, tepat jam 3 pagi. Pas Mira hamil 6 minggi. Dia minta Radit untuk nemenin nya berenang. Kebayang nggak sih kalian gimana rasa nya berenang di pagi buta yang lagi dingin - dingin nya, menggigil nggak tuh.
.... Nah yang terakhir ini agak lebih enak. Mira cuma minta dibeliin bakso, nggak yang aneh-aneh sih cuman bakso. Tapi, dia maunya Abang Abang Tukang Bakso yang nyuapin dia. Mana abang baksonya ganteng lagi, Radit mana Rela. Jelas aja dia protes dan harus berantem dulu sama Mira lantaran cemburu. Walau akhirnya diturutin karena Mira ngancam gak mau dekat - dekat dia lagi walau akhirnya harus dengan kondisi hati terbakar api cemburu.
Nah hari ini semuanya telah selesai, fase ngidam Mirah celananya telah pergi sejauh-jauhnya. Mira telah kembali menjadi Mira yang dulu lagi, rasanya Radit seru merayakan hari kebebasannya itu .
"Dit, kamu nggak kuliah?"tanya Mirq, begitu melihat Radit yang masih males - malasan di atas tempat tidur.
"Kan siang jam 2" jawab Radit.
Lohh.. Iya ya.."Mira berjalan mendekati Radit. Dia duduk di tepi ranjang sambol memainkan ponselnya.
Radit langsung berbaring di atas paha Mira, dia mencium perut Mira dari balik baju tidur satin yang di kenakan istrinya itu.
"Mir.."
__ADS_1
"Hmmm..."
"Ntar malam makan di luar yuk, udah lama rasa nya nggak keluar ajak Radit.
"Boleh, berdua aja?" tanya Mira
"Bertiga dong, kencan." Radit mengedipkan sebelah matanya.
"Satu nya lagi, siapa?" tanya Mira
"Hmmm lupa, ini di perut?"
Mira tersenyum bahagia, untuk hal yang paling kecil yang nggak di sadari Mira pun, Radit jauh lebih teliti dari pada nya. Suami nya itu cuek, tapi sebenar nya jauh lebih protektif. Mana boleh Mira capek dikit aja.
Radit mengangkat tubuh nya hingga wajah nya dekat dengan Mira. Dia mencium bibir Mira dengan lembut, Mira pun dengan senang hati membalas nya.
****
Mira dan Radit turun dari mobil yang sama di pakiran kampus. Mereka memang merupakan pasangan yang sukses membuat seisi kampus iri setengah mati. Apalagi saat ini Mira sedang hami besar, dan Radit tetap memperlakukan Mira seperti mereka sedang menjalankan masa - masa pacaran, bukan pernikahan.
Seperti sekarang, Radit menggenggam tangan Mira sepanjang perjalanan nya mengantarkan gadis itu ke kelas.
"Aku masuk yah.." Mira berhenti di depan pintu kelas yang udah ramai. Tangan nya masih di genggam oleh Radit.
Radit mengelap keringat yang membanjiri wajh istrinya itu dengan telapak tangan nya." capek ya?"
Mira mengangguk." Berat" kata nya sambil mengelus perut buncit nya.
Radit terkekeh" jangan macem - macam ." kata nya setengah berbisik.
Mira menghela nafas panjang." mulai deh..."rajuknya.
"Awas aja kalau sampai aku denger..."
"Sayang! Siapa sih yang mau godain cewek yang lagi hamil besar kaya aku ini.." rutuk Mira
Radit nggak menanggapi ucapan Mira, dia mencium kening Mira, lalu melepaskan genggaman nya dan pergi.
"Cieee." Keisya muncul dari dalam kelas, di ikuti oleh Tiara.
"Kenapa ya, dia tuh posesif nya berlebihan banget." keluh Mira.
__ADS_1
"Duh Mira, itu karena dia kelewat sayang sama lo, dia takut kehilangan elo. Masa elo nggak ngerti juga sih." balas Tiara.
Ketiga nya lalu masuk ke dalam kelas.
"Gue tub ngerti. Tapi kan nggak harus segitunya juga. Masa iya gur yang lagi hamil besar kaya gini masih juga di cemburuin" kata Mira.
Keisya dan Tiara tertawa, bukan hal yang aneh bagi mereka saat mendengar sifat posesif Radit. Bahkan semua orang yang ada di kampus pun tau.
****
Saat jam istirahat Mira dan kedua sahabat nya memutuskan untuk pergi ke kantin.
"Elu tunggu di meja biasa aja,biar kita yang pesan kan makanan." kata Keisya. Mira pun mengangguk dan berjalan menuju meja tempat mereka duduk.
Sambil menunggu, Mira pun memutuskan untuk memain kan ponselnya.
"Ehm.. Gue boleh gabung nggak?" tanya seorang pria. Mira kaget saat melihat siapa yang sedang berbicara dengan nya.
"Silahkan, tapi di sini juga ada kedua sahabat gue, mereka lagi pesan makanan." kata Mira.
"Its oke." pria itu pun langsung duduk di kursi samping Mira.
Mira pun kembali fokus ke ponsel nya tanpa memperdulikan pria yang sedang duduk di sebelah nya itu.
Dan tanpa Mira duga - duga pria itu tiba - tiba membelai pipi nya.
"MIRAAAA .." teriak suara yang sangat Mira kenal.
Mira pun menepis tangan pria itu dan menatap Radit yang sedang berdiri tak jauh dari nya. Dia dapat melihat dengan jelas jika suaminya itu sedang sangat marah.
"Radit, tunggu!..." ucap Mira saat melihat Radit berbalik dan pergi gitu aja tanpa mendengar penjelasan nya terlebih dahulu.
Mira mengejar Radit ya g berjalan cepat dengan susah payah. Perut nya yang besar membuat gerakan nya begitu lambat.
"Dit, tunggu!!" lagi - lagi Mira berteriak membut mereka jadi pusat perhatian.
Tbc
Hay... kalian senang gak, aku sih double up?
kalau senang jangan lupa like dan komen nya ya
__ADS_1