
Keesokan pagi nya.......
Mira menyiapkan sarapan untuk nya dan juga suaminya di meja makan, pagi ini Mira sangaja bangun lebih pagi dari sebelumnya karena ia takut telat pergi ke kampus.
Kan gak lucu jika ia harus kena hukum karena telat di hari pertama OSPEK.
"Good morning sayang..." Sapa Radit memeluk Mira dari belakang.
"Morning, kamu udah bangun?" tanya Mira, sambil menyeduhkan secangkir teh pasnas untuk suami nya.
"Udah dong sayang, kalau belum bangun nggak mungkin aku bisa berdiri di sini." jawab Radit mencium pipi Mira.
"Jangan di cium!"
"Kenapa?" tanya Radit
"Aku belum mandi,tadi cuma gosok gigi sama cuci muka doang." jawab Mira
"Nggak apa - apa, lagian aku suka bau mu saat belum mandi pagi."kata Radit menghirup aroma tubuh Mira dengan mecium leher istri nya itu.
"Ihhhh... Kamu mah jorok, aku aja enek nge hirup nya, ini malah doyan,"ucap Mira terkekeh.
"Ya udah, kamu duduk lah dulu, aku mau mandi sebentar.." suruh Mira berusaha melepaskan tangan Radit di perutnya.
"Tidak semudah itu, harus ada bayarannya." kata Radit.
"Bayaran apa, ayo cepat lah, kita bisa telat nanti." ucap Mira.
Radit memutar tubuh Mira ,hingga kini mereka saling berhadapan dan saling tatap - tatapan.
"Morning kiss dulu!" Kata Radit memajukan bibirnya.
Cup
Mira mengecup sekilas bibir suami nya yang cerewet itu.
"Sudah, sekarang lepas kan lah!" ujar Mira.
"Ternyata kamu masih belum mahir ciuman ya... Morning kiss tu gini" Radit langsung membungkam mulut Mira dengan bibirnya. Awalnya hanya kecupan hingga berubah menjadi *******.
Mira merasa nafas nya seolah hapis tak tersisa di paru - paru nya, dengan cepat Mira menginjak Kaki Radit, seketika Radit pun melepaskan ciumannya dan mengaduh ke sakitan.
"Aww.... Sakit yang.."keluhnya mengusap kaki nya yang di injak Mira.
"Rasain siapa suruh ciumnya lama - lama, aku hampir mati kehabisan napas.." kata Mira dengan nafas yang tersengal - sengal.
"Minggir, ntar kita telat."Mira mendorong tubuh Radit agar cowok itu tidak menghalangi jalannya
"Susah kalau punya istri bar - bar,"ujar Radit duduk di kursi nya sambil mengusap kakinya yang masih terasa sakit.
~
Mira dan Radit pun pergi ke kampus mereka dengan menggunakan mobil Radit, sepanjang perjalanan Mira tak henti - henti nya berceloteh ini ,itu.
Sesampainya di kampus Radit memakir kan mobilnya di pakiran kampus.
"Kamu semangat ya OSPEK nya, bye aku duluan ya.." ucap Mira.
__ADS_1
"Iya kamu juga.."balas Radit.
~
Mira celingak celinguk melihat di sekitar kampus sudah banyak mahasiswa baru yang sudah berbaris di lapangan.
"Hey anak baru! Cepatan baris sana, lelet banget!!" bentak salah seorang panitia.
Mira menoleh ke samping dan melihat seorang cowok tampan dan rupawan dengan gaya sok kuasa.
"Iya kak"Jawab Mira, ia langsung menunduk dan terus berjalan menuju ke barisan, bergabung dengan mahasiswa baru lainnya.
"Elu kenapa Ga, pagi - pagi udah marah - marah?" tanya temannya
"Itu anak baru, baru hari pertama udah telat, udah telat bukan nya langsung baris eh mala celingak celinguk nggak jelas." jawab Yoga sedikit kesal
"Ooo yang mana sih??" tanya Dika.
"Itu cewek yang pakek topi pink.."
"Ooohhh yang itu, cantik juga tu cewek" ucap temannya
"Hmm... Udah ah, ngilangin mood aja,yuk"
OSPEK pun di mulai ,para panitia memperkenalkan diri mereka masing - masing.
"Hallo adik - adik, nama kakak Yoga Sanjaya. sebagai ketua pelaksa a OSPEK di fakultas ke dokteran ini dan saya juga sebagai ketua BEM di universitas ini." Yoga memperkenalkan dirinya.
Semua anak baru begitu girang saat tahu nama kakak ganteng itu. Namun tidak untuk Mira, ya bersikap biasa saja tidak ikut-ikutan histeris seperti teman-temannya yang lain.
Setelah berkenalan, Mereka pun dibagi menjadi beberapa kelompok. Mira mengikuti semua kegiatan ospek berlangsung sampai jam istirahat.
"Mereka kemana sih, kok ngilang gitu aja, padahal semalam mereka bilang akan mengikuti acara Ospek itu.
"Woi Mir..." teriak Tiara saat melihat Mira yang sedang kelimpungan mencari mereka.
"Nah itu mereka..."Mira tersenyum dan berjalan menghampiri mereka.
"Kalian kemana aja sih, tau gak gue udah nyari - nyari kalian dari tadi." keluh Mira.
"Kita juga dari tadi nyariin elu kali.."kata Keisya.
Mira yang sedang asik - asik mengobrol dengan kedua sahabatnya, mereka saling berbagi cerita apa yang mereka alami barusan, apa lagi Mira dia sangat bersemangat menceritakan saat ia di tegur sama Yoga tadi pagi.
"Hey Mira!!" Mira menoleh ke belakang dan ia melihat rombongan Yoga berjalan menghampiri nya.
"Iya, ada apa kak?"tanya Mira.
"Ngapain elu di sini?" tanya Yoga.
"Duduk, istirahat. Emang ngapain lagi kak"jawab Mira sekena nya.
"Sekarang kalian ke kantin beliin kami minuman!"suruh Yoga kepada Mira, Tiara dan Keisya.
"Boleh nanti aja nggak kak, kita masih capek."tolak Mira.
"Sekarang!!" tihtah Yoga
__ADS_1
"Uang nya mana?"tanya Mira
"Kita nggak mau tau, yang pasti kita mau minum!" kata salah seorang panitian lainnya.
Dengan terpaksa Mira dan kedua sahabatnya oun beranjak dari duduknya dan dengan kesal mereka pergi ke kantin untuk membeli minuman yang di minta oleh parah panitia tadi.
"Bu, ini saya ambil minuman yang bayar kak Yoga ya bu. Tadi kita bertiga di suruh beliin minum."kata Mira kepada ibu kantin.
"Ooo iya nak, ambil aja"kata bu kantin.
"Mir, emang nggak apa - apa ya, kita bilang gitu. tadi bukannya mereka nyuruh kita buat bayarin mereka"Kata Tiara takut.
"Udah nggak apa - apa, lagian ogah banget kalau gie harus bayarin mereka."seru Mira.
Mereka pin dengn cepat mengambil beberapa minuman dan membawanya kepada rombongan Yoga.
"Ini kak minuman nya"Kata Mira menyerain sekantong plastik minuman.
"Wah cepat juga kalian ya, thanks " Yoga mengambil kantong plastim yang di ulurkan Mira kepada nya.
"Yaudah kalau gitu kita pergi ya kak." Mira dan kedua sahabatnya pun berlalu meninggalka. Yoga and the geng.
Setelah melihat tempat duduk mereka di ambil sama Yoga dan kawan - kawan, Mira dan kedua sahabat nya pun memutuskan untuk pondah ke kantin smabil menhisi perut mereka yang sudah mulai keroncongan.
Setibanya di kantin mereka melihat sekitar dan begitu banyak dan memenuhi seluruh meja kantin
"Kalian cari meja aja, makanan nya biar gue yang atur."Kata Tiara
"Oke, yuk Mir" mereka pun mulai berpencar.
"Apa kita boleh gabung di sini?"tanya Mira kepada orang yang.hanya duduk sendiri di meja itu
"Iya boleh silahkan." kata orang itu
Mira dan Keisya pun saling pandang dan tersenyum, dengan gerakan cepat" mereka pun mendudukkan diri meka kursi meja itu.
Mira dan Keisya pun saling pandang dan tersenyum, dengan gerakan cepat" mereka pun mendudukkan diri meka kursi meja itu.
Hai jia, aku Mira dan ini Keisya dan teman kami yang sedang memesan makanan itu adalah Tiara.
"Nama elu siapa?"tanya Mira.
"Iya hai.."balas Jia.
"Jia." tersenyum kepada mereka
Tiara pun datang membawa nampan berisi makanan dan minuman untuk kedua sahabat dan untuk dirinya.
"Ara sini.."Panggil Mira.
Tiara memghampiri Mira, dan mereka pun mulai memakan makanan kalian.
Tak lama kemudian, rombongan Yoga ke kantin akan memakan - makanan nya, ia pun memesan makanan di ibu kantin.
"Den, tadi total minumanannya 100 Ribu"
"Minuman apa"
__ADS_1
Tbc