MBOK AYU

MBOK AYU
Di sandera


__ADS_3

"Lepas kan Akuu!!Kalian tidak tahu siapa aku sebenarnya?! aku berasal dari keluarga bangsawan,dan aku adalah seorang Putri mahkota!kau tahu hukuman apa yang kalian dapatkan setelah para pengawal kerajaan menemukan ku disini dalam kondisi seperti ini?! kalian semua akan dihukum matiiii!Akh,, lepaskan aku,, tangan ku sakit semua!"Teriak puteri Kinanti sambil merengek dan mengancam para warga yang sudah menyandera , padahal mereka tidak bermaksud jahat, mereka hanya putus asa dengan keadaan dan tidak sabar karena belum juga mendapatkan bantuan apapun dari pihak manapun.


"Kau pikir kami peduli!? Justru bagus jika kau ternyata seorang bangsawan,dan apa?kau seorang puteri mahkota?! hahaha,,tapi perilaku mu sama sekali tidak mencerminkan seorang putri mahkota!tapi tidak apa!Itu akan sangat menguntungkan bagi kami! dengan begitu Kita akan mendapatkan lebih dengan bernegosiasi,, karena ternyata tawanan kita adalah orang yang penting!betul tidak kawan kawan! Hahahaha!"Salah satu dari mereka malah tertawa terbahak bajak dan tidak ada rasa takut sama sekali begitu nama petinggi kerajaan disebut puteri kenanga.


"Haha,,kita akan segera mendapatkan bantuan karena orang paling penting dari istana berada disini!kita akan menang banyak, kawan kawan!"Tambah yang lain nya.


"Kalian salah! Mereka akan menangkap kalian begitu menemukan kita disini,,dan kalian akan dihukum berat karena sudah berani menyakiti dan menculik Puteri mahkota,,ayo lepas kan kami dan kembalikan kami ke posko bantuan!"Teriak puteri Kinanti dengan kesombongan nya yang tidak berkurang meskipun dalam kondisi gawat sekali pun.


"kalau begitu,kita bunuh saja mereka sekalian! biar menjadi peringatan bagi mereka, jika kita tidak main main dengan ancaman kita!"Ucap yang lain sambil Bu mengacungkan senjata mereka.


"Tunggu, tunggu, tunggu! sebaiknya kalian sabar dulu!kami bukanya tidak akan memberikan bantuan,,, justru kami sedang mencari jalan agar dapat masuk ke daerah kalian ini, seperti yang kalian tahu,jalan menuju kesini tertutup sepenuhnya oleh material longsor!"Neneng mencoba menenangkan mereka.


"Alasan saja!!jika kalian benar benar perduli dengan keadaan kami, seharusnya kalian akan melakukan segala cara agar dapat menjangkau kami,, buktinya apa!?aku melihat dengan mataku sendiri, kalian malah terus sibuk mengurus mereka yang berada di daerah lain!kalian benar benar tidak adil!"Teriak salah satu dari mereka dengan amarah yang menggebu.


"kami benar benar minta maaf jika kami belum bisa memberikan pelayanan dan bantuan yang maksimal,kami kekurangan tenaga relawan dan belum ada bantuan dari pihak lainnya, kami sedang menunggu tenaga tambahan dan bantuan tambahan yang lainnya lagi,Aku yakin hari ini bantuan untuk kalian akan segera datang!"


"kami harus menunggu berapa lama lagi?!apa sampai kami mati?! lihat anak anak kamu itu, mereka kesakitan juga kelaparan!"


"Dia adalah seorang dokter,kita bisa mengobati para korban yang sakit dan memeriksa mereka yang butuh bantuan medis,kita juga akan coba berusaha mencari bahan pangan dari hutan yang bisa dimakan,kita fokus saja dulu bagaimana kita bisa bertahan hidup sambil menunggu bantuan tiba! Untuk itu lepaskan dulu ikatan kami,kami berjanji tidak akan kabur dan akan membantu kalian sebisa kami!"


Kata Neneng berusaha meyakinkan mereka dan di dukung oleh para sandera yang lain dengan anggukan kepala yang meyakinkan.


"Ya,dia benar!coba kalian pikir, apakah kalian tidak kasihan kepada keluarga kalian yang membutuhkan bantuan medis segera!?Aku bisa memeriksa mereka dan merawat mereka yang sakit!"Kata putri Darwanti, seorang calon puteri mahkota yang juga lolos ke tahap ketiga, dia seorang dokter ahli yang berpengalaman.


Para warga korban bencana itu saling menatap seolah mencari keputusan yang tepat.


Dan akhirnya mereka pun setuju dengan apa yang para sandera tawarkan, mereka pun melepaskan ikatan mereka kecuali putri Kinanti,


Dia tetap di ikat karena para warga tak menyukai tabiat nya yang sombong dan tukang mengancam,dia benar benar tidak peka dengan keadaan mereka yang sedang benar benar tertekan oleh keadaan yang sulit.


Neneng dan para sandera pun berusaha memberikan bantuan kepada mereka semampunya,ada yang memeriksa kondisi mereka yang lemah,ada yang merawat para korban yang sakit, sebagai lagi membantu mencari umbi umbian di sekitar kampung agar bisa dimasak dan di makan sebagai pengganjal perut.

__ADS_1


................,.


"Bagaimana semua bahan makanan dan obat obatan sudah siap diantar?!"Putera mahkota memastikan agar semuanya berjalan sempurna untuk segera memberikan bantuan ke daerah yang terisolir dan segera dapat menyelamatkan para sandera yang ternyata Raden Ayu juga berada diantara mereka yang diculik.


Putra mahkota begitu cemas,dia takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan menimpa kepada Raden Ayu dan para sandera lainnya.


"Sudah Yang Mulia, bahkan tenda,alas tidur dan pakaian juga sudah siap dikirim dengan menggunakan helikopter, namun permasalahan nya adalah, daerah mereka berada di tempat curam dan tidak ada tempat yang luas agar heli dapat mendarat disana!"Lapor para pengawal yang bertugas mengurus semua tentang bahan bantuan.


"Kalian lakukan saja secara rencana,,Aku , Pangeran Agung Satria, Pangeran Agung Airlangga dan sebagian pengawal akan berusaha mendekati mereka lewat jalur darat, Pangeran Agung Susena, Pangeran Duma dan Pangeran Arjuna tetap bersiaga di daerah sini , mereka yang disini juga masih memerlukan banyak bantuan,,!"Putera mahkota memberi semua para Pangeran yang sengaja diutus istana untuk turun ke daerah bencana yang sedang genting saat ini, bahkan proses seleksi Putri mahkota pun terpaksa ditunda karena adanya bencana alam yang menimpa dan lebih harus disegerakan ditangani.


"Siap Yang Mulia!Akan kami laksanakan sesuai perintah!"


Ucap yang lain dengan serentak, kecuali Pangeran Duma, sepertinya dia memiliki rencana sendiri untuk menghancurkan reputasi Putera mahkota di hadapan para rakyat yang saat ini sangat mengharapkan sosok pahlawan untuk membantu mereka.


Pangeran Duma menyuruh para bawahan nya untuk membunuh para sandera dan memprovokasi warga agar membenci Putera mahkota sehingga mereka ingin melenyapkan sendiri Putera mahkota yang mereka anggap tidak berguna.


...****************...


"Slerpp!blassh!"


"Aaaaa!"


Teriak salah seorang warga,,salah satu sandera tumbang karena terkena anak panah yang entah berasal dari mana.


"Aaaaaaaa!"


"Aaaaaaa!


Semua orang kocar kacir dibuat nya, mereka semua panik dan berlari lari mencari cari perlindungan.


Neneng dan relawan yang lainnya yang sedang merawat para korban yang terluka tak kalah terkejut nya,,

__ADS_1


Para warga dengan sigap kembali menangkap para sandera dan mengacungkan kembali senjata ke arah leher mereka dan dijadikan tameng agar tidak ada lagi penyerangan yang terjadi.


"Kalian berbohong!! katanya kami akan segera mendapatkan bantuan, tapi buktinya kita malah diserang,apa ini yang disebut keadilan!"Seorang warga meneriaki Neneng sebagai bentuk protes mereka, mereka kecewa karena bukan bantuan yang mereka dapatkan, mereka malah sudah dikepung dan siap untuk dibantai.


"Aku sudah bilang ini dari awal,,,tapi kalian tidak percaya kepada ku dan malah mempercayai dia! benarkan dengan apa yang aku katakan! kalian semua akan di bantai dan dihukum mati sekarang!"Ucapan putri Kinanti semakin membuat mereka marah.


Jlebb!


"Aaaaa!"


Satu lagi sandera tumbang ditembak menggunakan anak panah, mereka semakin panik dan ketakutan.


"Suruh mereka berhenti menyerang dan meletakkan senjata mereka, atau kalian yang akan kami bantai!"Kata salah satu warga kepada Neneng.


Neneng mencoba mencari penembak yang belum menampakkan diri, dia berniat memberi tanda agar berhenti menyerang, namun setelah diamati, Neneng yakin mereka bukan lah para pengawal istana, tidak ada atribut istana yang mereka pakai,dan anehnya mereka pun bukan mengincar para warga,tapi sepertinya mereka berniat membantai para sandera.


"Tunggu!! Mereka adalah pemberontak!apa kalian tidak sadar?! mereka berniat membantai kami para sandera,dan bukan mengincar kalian! mereka tidak menggunakan atribut pemerintah, jadi aku yakin mereka adalah pihak lain yang berniat memprovokasi kita!"Kata Neneng sambil terus bersiaga dan mencari cari sosok musuh yang tak tahu berapa jumlah mereka.


"Jangan percaya lagi kepada nya, sudah terbukti ucapan nya hanya bualan saja!"Kata yang lain , mereka tak ingin lagi percaya akan kata kata Neneng yang hasilnya selalu mengecewakan.


Tiba tiba saja para penyerang merangsek mengepung mereka, jumlah mereka cukup banyak dan mereka siap membantai siapapun yang ada dihadapan mereka kini.


"Siapa kalian sebenarnya,dan apa tujuan kalian menyerang kami!?"Teriak salah satu warga yang merupakan pemimpin mereka.


"Kami di suruh Putera mahkota untuk membantai kalian semua! kalian adalah pemberontak yang membahayakan kerajaan!"Jawab komandan mereka sambil terus menodongkan senjata ke arah warga.


"Jangan memprovokasi!Aku tahu kalian bukan berasal dari istana!jika begitu, kenapa kalian malah membunuh para sandera!? tunjukan identitas kalian sebagai pengawal jika benar kalian di perintahkan oleh Putera mahkota, tunjukan surat tugas kalian!"


Teriak Neneng dengan berani.


Srettt!

__ADS_1


Satu anak panah meluncur ke tubuh Neneng, namun tiba-tiba anak panah dari arah lain menangkis nya hingga anak panah tersebut patah sebelum mengenai tubuh Neneng.


Ada penyerang dari arah berlawanan,satu persatu pihak musuh berjatuhan di serang oleh pihak lain itu, sepertinya bala bantuan telah tiba,kini Neneng dapat bernapas lega,ia tersenyum senang, karena ia mengenal mereka dengan yakin , Akhirnya para Pangeran datang pada waktu yang tepat.


__ADS_2