MBOK AYU

MBOK AYU
Puteri mahkota yang terpilih


__ADS_3

"Ayahanda,di luar istana rakyat sedang berdemonstrasi, mereka mendesak kita agar segera mengumumkan puteri mahkota yang terpilih, sepertinya ada yang sengaja mengerahkan mereka agar Ayahanda segera mengambil keputusan!"Pangeran Agung Satria segera melaporkan situasi di luar istana yang semakin tidak terkendali, rakyat membludak memadati gerbang istana, mereka ingin segera mendengar keputusan tentang puteri mahkota yang terpilih, entah siapa yang memprovokasi mereka, mereka seakan akan memakai pihak kerajaan untuk segera mengambil keputusan.


"Lalu bagaimana tentang Raden Ayu,apa ada yang curiga tentang keberadaan sampai saat ini!"Tanya Paduka Raja,ia ingin memastikan keselamatan Neneng jika hari ini ia membuat keputusan untuk membuka nya jika Raden sebenarnya masih hidup.


"Sepertinya tidak ada yang tahu tentang keberadaan Raden Ayu,Ayah! sudah saat nya kita mengumumkan tentang Puteri mahkota yang terpilih agar rakyat tidak resah.


Paduka Raja mengangguk menyetujui masukkan dari Pangeran Agung Satria,ia pun segera mengeluarkan surat perintah tentang puteri mahkota yang terpilih dan akan segera di umumkan oleh Paduka Ratu dibahas semua rakyat nya.


"Buka pintu gerbang dan izinkan semua pendemo untuk masuk ke dapur istana!"Perintah Pangeran Agung kepada pengawal penjaga gerbang.


"Tapi Pangeran,apa itu tidak berbahaya?!"salah satu pengawal kerajaan merasa khawatir,ia takut terjadi kericuhan nanti nya.


"Ini adalah perintah paduka Raja, izinkan mereka semua masuk dan umumkan kepada mereka jika pihak istana akan segera mengumumkan tentang puteri mahkota yang terpilih dan waktu penobatan nya, untuk itu mereka harus bersikap tenang dan sopan!"Kata Pangeran Agung Satria menegaskan.


"Baik Pangeran Agung!akan hamba laksanakan!"


Kemudian komandan pengawal penjaga gerbang segera mengumumkan titah paduka Raja kepada para pendemo yang masih bertahan di luar gerbang istana, mereka mendesak pihak kerajaan segera menobatkan seorang Putri mahkota demi kelangsungan penerus kerajaan yang sah .

__ADS_1


"Paduka Raja memerintahkan kalian untuk masuk ke dalam istana dan bersikap tenang dan sopan, sebentar lagi Paduka Ratu akan segera mengumumkan siapa Puteri mahkota yang terpilih di hadapan kalian semua dan akan segera melakukan upacara penobatan!"


Dan benar saja,tak lama kemudian pintu gerbang istana pun terbuka,ini pertama dalam sejarah para pendemo di izinkan masuk dan akan bertemu langsung dengan mereka, biasanya mereka akan di usir tanpa didengarkan dulu aspirasi mereka.


Semua pendemo pun masuk dengan tertib dan aman, mereka semua duduk di depan aula kerajaan sambil menunggu para petinggi kerajaan untuk menemui mereka seperti janji dari Paduka Raja, mereka di jamu dengan berbagai makanan dan minuman dan diperlakukan dengan baik.


Setelah beberapa saat,para petinggi kerajinan pun muncul di hadapan mereka, Paduka Raja, Kanjeng Ratu,Ibu Suri dan di ikuti oleh para selir kerajaan dan orang orang penting lainnya duduk di tempat yang sudah di sediakan, sedangkan para pangeran duduk di bawah mereka termasuk Putera mahkota.


Tak ada yang tahu isi dari surat keputusan Paduka Raja yang akan segera dibacakan langsung oleh Kanjeng Ratu, termasuk Putera mahkota dan Kanjeng Ratu sendiri.


Kemudian Kanjeng Ratu maju ke depan dihadapan khalayak ramai, seorang abdi dalem milik Paduka Raja menyodorkan sebuah surat perintah yang dilapisi sulam emas.


"Hari ini dihadapan para rakyat ku,aku memutuskan untuk mengumumkan puteri mahkota yang terpilih dan akan segera dinobatkan menjadi Puteri mahkota yang sah ,dan aku umumkan puteri mahkota yang terpilih adalaaah,,,,Puteri Kinanti,,! keponakan dari penasehat bagian kiri,,,!"


Belum juga Kanjeng Ratu menyelesaikan ucapannya,tepuk tangan meriah dan sorak sorai dari pendukung penasehat bagian kiri begitu bergema memenuhi seluruh istana, betapa mereka merasa senang dan merasa menang.


Para pengawal memerintahkan mereka untuk tenang karena Kanjeng Ratu masih belum selesai membacakan titah paduka Raja.

__ADS_1


Terlihat Puteri Kinanti maju ke depan dengan begitu percaya diri dan senyuman nya yang sumringah tanda kemenangan.


Setelah semuanya kembali diam, Kanjeng Ratu pun melanjutkan membacakan surat keputusan tersebut.


"Dan Aku memilih Puteri Raden Ayu juga untuk jadi Puteri mahkota terpilih, keduanya akan dinobatkan menjadi puteri mahkota mendampingi Putera mahkota! Paduka Raja tidak akan menerima petisi dari pihak manapun dan siapapun yang merasa keberatan akan berhadapan langsung dengan Paduka Raja!"


Semua orang terdiam tidak mengerti, bagaimana bisa ada dua putri mahkota yang terpilih,ini belum pernah terjadi sebelumnya.


Tapi semua nya tak berani protes dan harus menerima keputusan mutlak paduka Raja yang tidak bisa di ganggu gugat lagi oleh pihak manapun.


Apalagi pihak Ibu Suri dan penasehat bagian kiri,juga selir Dewi Sinta, bagaimana Raden Ayu bisa selamat dari racun yang paling mematikan.


Tak lama tiba tiba Neneng muncul dan ikut maju ke depan dan berdiri di samping Puteri Kinanti, di ikuti tatapan penuh rasa penasaran dari semua orang, bagaimana ia masih bisa hidup setelah diracuni.


Putera mahkota pun tertegun mendengar keputusan sang Ayah,ia tak menduga akan mendapatkan seperti ini, tapi dia cukup mengerti dengan keputusan sang Ayah,ini demi kebaikan semua pihak dan demi keamanan dan ketenteraman kerajaan nya.


Putera mahkota pun di persilahkan untuk segera maju ke depan bergabung dengan kedua putri mahkota yang terpilih,dia pun berdiri diantara keduanya dengan tatapan datar tanpa berekspresi,tak ada yang bisa menebak isi dari perasaan nya saat ini,dia hanya terlihat begitu berwibawa dan profesional menjalankan tugasnya sebagai calon pemimpin masa depan.

__ADS_1


Semua orang bersorak dan bertepuk tangan menyambut dan memberi selamat kepada Putri mahkota yang terpilih dan mereka berdua akan segera dinobatkan untuk menjadi pendamping Putera mahkota,calon Raja masa depan.


Tentu saja akan segera terjadi persaingan hebat diantara kedua kubu, perang yang sebenarnya akan dimulai,akan terjadi pertumpahan darah demi menggulingkan salah satu lawan, tak ada satu pun yang ingin berbagi satu kursi,kursi calon Ratu yang akan dipilih kelak, karena tak akan pernah akan ada dua Ratu sekaligus,yang satu harus kalah antara menjadi selir atau mati mengenaskan di tangan musuh.


__ADS_2