MBOK AYU

MBOK AYU
Racun


__ADS_3

"Srattt srattt srattt!"


"Aaa ,,aaa aaa !!"


Putera mahkota langsung menebaskan pedangnya ke leher para pengawal yang ia tugaskan untuk menjaga Neneng.


Ia sangat murka begitu Neneng meregang nyawa dengan darah segar yang terus keluar dari mulut nya, bahkan sampai sekarang ia belum sadarkan diri dan ahli medis mengatakan sedikit kemungkinan ia akan selamat, mengingat kadar racun yang tinggi sudah masuk dan menjalar ke seluruh tubuhnya.


"Tenang kan dirimu Yang Mulia! Raden Ayu saat ini lebih membutuhkan Anda disisi nya!"Pangeran Agung Satria berusaha menenangkan Kakak nya yang tengah murka,, semua pengawal pribadinya yang ia pilih sudah terkapar tak lagi bernyawa , Putera mahkota merasa kecewa dan menyesal karena sudah mempercayakan kekasih hatinya kepada para pengawal yang tidak becus dan kompeten.


"Kau juga! bagaimana ini bisa terjadi!Aku sudah mempercayakan Raden Ayu di tangan mu!dan lihat sekarang hasilnya,dia berada di ambang Kematian!"


Putra mahkota berbalik memarahi Adik nya itu,dia mencengkram erat kerah baju Pangeran Agung Satria dengan matanya yang menggebu penuh amarah.


"Tenang Kanda! inilah yang diinginkan oleh musuh, membuatmu lemah dan tak berdaya, inilah tujuh mereka, agar mereka dapat melengserkan mu dari tahta putera mahkota! percaya lah! Raden Ayu pasti akan selamat,dia adalah wanita yang kuat dan dia pasti akan bangun kembali!"


"Yang Mulia! Raden Ayu sudah sadarkan diri,dan dia memanggil manggil nama Yang Mulia Putra mahkota!"Ucap abdi dalem pribadi yang biasa melayani Putera mahkota.


Putera mahkota dan pangeran Agung Satria bergegas ke ruangan dimana Raden Ayu di rawat secara intensif,disana terlihat Indra,adik Neneng tengah terisak menangisi Kakaknya, nampak juga Kanjeng Ratu dan Paduka Raja yang datang untuk berkunjung melihat kondisi Raden Ayu.


"Yang Mulia...!"


Ucap Neneng begitu ia melihat Putera mahkota datang menghampiri nya,,ia terlihat begitu sumringah meskipun wajahnya masih terlihat begitu lesu, senyum nya langsung mengembangkan tatkala Putera yang datang mendekati nya dengan tatapan nanar penuh kebahagiaan karena melihat Neneng sudah sadar kembali.

__ADS_1


"Ayu,,!"Balas Putera mahkota penuh haru,ia memeluk begitu erat tubuh mungil Neneng yang masih sangat lemah.


Tangis bahagia pun akhirnya pecah tak terbendung kan lagi,suasana berubah penuh keharuan, membuat semua yang ada disitu ikut merasakan hubungan batin mereka berdua.


"Bagaimana dia bisa selamat dari racun yang dosis nya bahkan sangat tinggi dan sangat mematikan,apa yang kamu berikan kepada nya, bukan kah katamu tadi racun yang diberikan kepada Raden Ayu tidak ada penawar nya?!"Ucap Pangeran Agung Satria kepada ahli medis yang menangani Neneng.


"Ini sungguh keajaiban Pangeran Agung! tubuh Raden Ayu sepertinya kebal terhadap racun apapun,anti bodi di dalam tubuhnya secara otomatis membentuk penawar racun dengan sendirinya,dia sungguh istimewa, bahkan darahnya bisa dijadikan penawar bagi toxic apapun!"Jawab ahli medis kepercayaan kerajaan itu sambil tak henti hentinya mengagumi sosok Neneng yang begitu istimewa.


"Benarkah?apa kau sungguh sungguh dengan ucapan mu ?!"Kanjeng Ratu tak kalah tercengang nya dengan fakta yang baru saja terungkap tentang Raden Ayu.


"Hamba tidak mungkin salah lagi Yang Mulia! bahkan hamba sudah melakukan tes DNA dan hasilnya sungguh mencengangkan,dia benar benar kebal terhadap racun apapun!"Ahli medis itu terlihat begitu antusias dan serius dengan apa yang ia ucapkan.


"Benar!aku ingat sekarang! pantas saja selama ini Kakak ku bahkan tak pernah mengalami sakit apapun,jika pun dia terkena demam, itu tak akan lama dan akan sembuh dengan sendirinya , bahkan saat kami masih remaja,kakak ku pernah di gigit ular kobra, tapi dia selamat dan tak terjadi apapun terhadap tubuh nya sama sekali, waktu itu dokter pun berbisik-bisik jika Kakak ku kebal terhadap racun apapun,aku sempat mendengar nya!"Indra membenarkan ucapan sang ahli medis.


"Syukurlah kalau begitu,aku senang Raden Ayu sudah melewati masa kritisnya dan akhirnya bisa selamat, jika tidak, aku akan dihantui rasa bersalah seumur hidupku karena tidak bisa menjaga Putri dari sahabatku, untuk itu Aku ingin orang yang sudah berani menyentuh puteri ku dihukum seberat-beratnya, selidiki sampai tuntas kasus ini dan bawa kehadapan ku orang itu!"Paduka Raja nampak begitu geram karena kejahatan terus terjadi di lingkungan istana dan semakin tidak terkendali.


Kini Paduka Raja tak akan tinggal diam, siapapun orang yang berani berbuat jahat,ia tak akan pandang bulu untuk mengadili nya.


"Sebenarnya apa yang terjadi Putera ku, bagaimana Raden Ayu bisa diracun, padahal ia di kawal begitu ketat bukan!"Kanjeng Ratu nampak begitu penasaran dengan sepak terjang musuh yang hampir berhasil membunuh calon menantu kesayangan nya itu.


"Aku juga merasa aneh Ibunda, padahal sebelum makanan disajikan kepada Raden Ayu,para pengawal sudah memastikan makanan itu aman dan tak diracuni, namun setelah penyidik melakukan investigasi lebih lanjut, ternyata mereka menaruh racun tersebut di piring tempat Raden Ayu makan, bahkan mereka menggunakan racun yang paling mematikan, racun tersebut tidak berbau dan tidak berwarna,jadi akan sangat sulit untuk mengidentifikasi keberadaan racun itu, bahkan di sendok perak pun tidak akan bereaksi jika kita mengidentifikasi nya menggunakan sendok perak, biasanya para korban akan mati ditempat saat itu juga, untung nya tubuh Raden Ayu sangat kuat dan syukur dia bisa selamat dan hidup kembali,ini benar benar sebuah keajaiban!"Ucap Pangeran Agung Satria sambil menatap lega ke arah Raden Ayu yang sedang disuapi makan oleh Putera mahkota, mereka terlihat begitu romantis dan menyentuh hati, tidak ada lagi rasa cemburu di hati pangeran Agung, melihat nya bahagia adalah hal yang paling prioritas dan kebahagiaan Neneng hanya bersama Kakak nya, yaitu Putera mahkota, Pangeran Agung Satria bertekad akan melayani keduanya sampai akhir hayat nya.


"Tempat kan Raden Ayu di istana ku agar tidak ada yang berani menyentuh nya lagi sampai kondisinya benar benar pulih,,,,hingga pelaku nya belum ditemukan katakan kepada semua orang jika Raden Ayu koma dan tidak boleh ada yg membocorkan kondisi yang sebenarnya kepada siapapun!"Perintah Paduka Raja,ia benar benar serius untuk mencari siapa dalang yang sudah berani melakukan pembunuhan di istana nya sendiri.

__ADS_1


Belum pernah sebelum nya Paduka Raja menempatkan seseorang di istana nya hanya untuk melindungi nyawa orang tersebut, namun kini ia merasa sangat bertanggung jawab terhadap keselamatan putri dari sahabat nya tersebut,ia bahkan sampai menempatkan Neneng di istana nya sendiri,itu artinya ia serius dalam menangani kasus ini,tak akan ada yang berani menyentuh siapapun di istana Paduka Raja,ini bagus untuk keselamatan Raden Ayu sendiri.


"Tapi Ayahanda,, kenapa harus di istana Raja, bagaimana kalau Raden Ayu ditempatkan di istana ku saja,,aku ingin merawat nya sendiri!"Putera mahkota langsung protes begitu mendengar keputusan Ayah nya.


"Kau ingin Raden Ayu di celakai lagi oleh musuh,kau tidak lihat sepak terjang mereka?! bahkan mereka bisa menembus pertahanan yang kau berikan untuk Raden Ayu , padahal dia dijaga begitu ketat di ruang isolasi,apa kau masih mengatakan bisa melindungi nya dengan benar?!"


Putera mahkota hanya terdiam,ia tak bisa lagi melawan perintah Ayah nya,,, Ayahnya benar,ini demi kebaikan Raden Ayu,,,di istana Raja, siapapun tak aku ada yang bisa menyentuhnya, namun itu berarti,ia sendiripun akan sangat sulit bertemu dengan Raden Ayu,dan itu akan sangat menyiksanya.


Putera mahkota menekuk wajahnya karena kecewa,, namun ia tak bisa berbuat banyak lagi,ia harus rela Raden Ayu dialihfungsikan ke istana Raja dan kini ia berada di bawah perlindungan langsung paduka Raja.


...****************...


"Dia belum mati juga, Yang Mulia!dia hanya koma dan ada kemungkinan bangun lagi, bagaimana ini, bahkan paduka Raja pun menghentikan pelantikan puteri mahkota sampai pelaku pembunuhan Raden Ayu di temukan,, bagaimana jika kita ditangkap dan kita pasti akan dihukum mati,,aku tidak mau Yang Mulia!!"Puteri Kinanti terlihat begitu panik, dengan penuh Isak tangis ia menumpahkan kekhawatiran nya.


"Diam kau Puteri Kinanti! jangan bicara sembarangan!jika ada yang mendengarkan ucapan mu dan mereka melaporkan nya,apa kau mau ketakutan mu itu benar benar terjadi,hah!"Selir Dewi Sinta menghardik keponakan nya yang bodoh itu.


"Tetap tenang dan jangan melakukan pergerakan yang mencurigakan, aku yakin kali ini kita pun akan lolos, seperti kasus kasus sebelumnya, kasus ini pun akan menguap begitu saja seiring berjalannya waktu!"Ibu Suri berusaha untuk tidak panik dan tetap merencanakan kejahatan selanjutnya untuk melenyapkan Neneng.


"Segera eksekusi perempuan itu,Ayah! sebelum dia bangun dan mengacaukan rencana kita!"Selir Dewi Sinta terus mendesak ayah nya untuk membunuh Neneng.


"Untuk saat ini itu akan mustahil dilakukan, Paduka Raja sendiri yang melindungi gadis itu di istana nya , tidak ada yang bisa kita lakukan sekarang,Aku yakin gadis itu tidak akan selamat, racun yang ku berikan adalah racun yang paling kuat, siapa pun mustahil akan bisa bertahan hidup!"Ucap menteri penasihat bagian kiri dengan penuh percaya diri.


"Lalu kenapa dia tidak mati dengan racun itu dan malah hanya koma saja!?"Ibu Suri nampak kecewa dengan hasil pekerjaan partner nya itu,ia anggap pekerjaan nya gagal karena target masih belum mati.

__ADS_1


"Mungkin saja ada yang Paduka Raja sembunyikan demi menyelidiki kasus ini,bisa saja sebenarnya gadis itu sudah mati atau sebenarnya dia masih hidup dan selamat!tapi kalian tenang saja, aku bahkan memiliki mata mata di istana Raja,kita akan segera tahu kebenarannya!"


...****************...


__ADS_2