Menantu Terkeren

Menantu Terkeren
Hery Donka


__ADS_3

Manajer itu berusaha keras menstabilkan emosinya "pak saya katakan tiga hal kepada anda, pertama, tadi anda sendiri yang mengatakan bahwa anda ingin anggur terbaik, kami punya rekaman CCTV-nya, kedua, anggur yang kami sediakan benar-benar terjamin mutu dan kualitasnya, terus terang saya tidak tahu kenapa bos saya memiliki begitu banyak stok anggur itu, ketiga, mohon sopan lah sedikit"


Manajer itu lalu mengayunkan tangannya di udara, dan begitu dia menurunkan tangannya terlihat belasan pria berbadn besar masuk dari pintu utama, mereka menggenakan kaos hitam berlengan pendek, yang menunjukkan tato-tato besar di lengan mereka yang besar.


Ini adalah sistem keamanan dari hotel Mutiara Timur, sebagai hotel paling mewah di kota D, hampir tidak ada orang yang berani membuat keributan disini, semua orang tahu bahwa pemilik Mutiara Timur berasal dari keluarga blasteran, siapa yang tidak membuka matanya lebar-lebar maka akan menimbulkan masalah disini.


Seseorang yang berjalan di depan pria bertubuh besar itu menggenakan setelan jas militer sambil memegang tongkat di tangan kanannya, dia adalah bos dari Mutiara Timur Heri Donka


Orang-orang akan mengira kalau Heri berusia enam puluh atau tujuh puluh tahun kalau hanya melihat gaya berbusananya yang sangat kuno.


Dan benar saja ketika Heri meminpin masuk orang-orang bertubuh besar itu, semua anggota keluarga Yu menjadi panik, mereka lalu bangkit dan berjalan menuji Heri untuk meminta maaf,


Seketika itu pula, keringat dingin membasahi wajah Heru, iti Hery Donka! pemilik Mutiara Timur yang berasal dari keluarga blasteran pertama di kota D.


Melihat bosnya datang sang manajer langsung berkata dengan keras "keluarga Yu juga keluarga kelas dua, anda mengatakan sendiri dengan mulut anda, kalau anda ingin anggur terbaik di sini, apa sekarang masih tidak mengakuinya?"


"Tidak, tidak!" teriak Heru, tubuhnya lalu mundur selangkah "kami akan bayar, kami akan bayar,"


Heru berkata sambil menoleh ke belakang dan menatap neneknya, dari mana dia bisa mendapatkan uang sebanyak 60 miliar!? Tetapi kalau dia tidak memberikan uang itu, dia takut kalau dia akan dikubur hidip-hidup hari ini.


"pak Heri" seketika itu nenek tidak bisa duduk dengan tenang, dia berjalan dengan bantuan bebetapa orang lalu membukuk kepada Heri.


Dari segi usia tentu saja usia nenek itu jauh lebih tua dari pada Hery, tetapi dari segi status dia tidak bisa menandingi Hery.


"ini adalah kesalahan keluarga saya" nenek membungkuk dan berkata "cucu saya masih sangat mudah dan tidak paham saya meminta maaf kepada anda, kami akan membayarnya"

__ADS_1


Melihat nenek mereka membungkuk, anak-anak dari keluarga Yu merasa tidak enak hati, tetapi harus bagaimana lagi? Orang yang membiarkan Heru berlagak itu juga menginginkan anggur termahal itu.


Baru saja, beberapa anak muda dari keluarga Yu sengaja memeriksa harga anggur itu di ritel penjualan online, dan memang benar harga sebotol anggur itu mencapai lebih dari dua miliar.


Setelah nenek meminta maaf Heru juga terus mengucapkan kata maaf, seluruh anggota keluarga Yu juga bergegas maju untuk mengatakan hal yang sama.


Hanya tersisa Edi sendiri yang masih duduk di sana, dia lalu bangkit hendak pergi dari sana, bukan karena alasan lain, selain dia dan Hery adalah teman lama,


Ketika itu, Hery baru saja memulai bisnis dan pergi kerumah Edi, untuk membicarakan bisnisnya, tetapi pada saat itu dia tidak memiliki uang dan kekuatan, sehingga tidak seorang pun dari keluarga Simon yang mau menyambut kedatangannya.


Ketika itu Edi baru berusia 14 tahun, tetapi dia merasa sudah bisa merasakan kalau Hery, memiliki kemampuan yang luar biasa, dia lalu memutuskan untuk berinvestasi kepada Hery sebesar 600 juta ketika itu Hery sangat berterima kasih kepadanya.


Mungkin uang itu lebi baik dikatakan sebagai subsidi ketimbang investasi, karena Edi sama sekali tidak ingin mengambil keuntungannya, setelah bertahun-tahun berlalu masalah ini sudah terlupakan kini, Edi kembali bertemu dengan Hery, tetapi Edi tidak menyangkah kalo Hery sangat berhasil dalam menjalankan bisnisnya, dia bahkan kini adalah pemilik hotel mewah bernama mutiara timur.


Edi lalu menunduk sedikit hendak menyelinap pergi dari sana dia tidak ingin dikenali oleh siapapun.


"kawan kecilku tetap lah disini" ketika itu, Hery berteriak sambil berlari menuju Edi.


Semua anggota keluarga Yu tidak percaya dengan apa yang mereka lihat kemarahan langsung memenuhi dada mereka.


Apa Edi sudah gila? Kita sudah minta maaf baik-baik juga membayar tagihan, masalah ini sudah selesai, tetapi dia malah pergi melarikan diri? Sudah gila yah?


"Clara suamimu itu mikir apa sih? Dia mau kabur?" tiba-tiba beberapa wanita dari keliarga Yu berbicara.


"yah semua anggota keluarga sudah menyuruhmu bercerai dengan Edi secepatnya kok kamu tidak mau mendengarkan?"

__ADS_1


"dia ingin kabur sekarang pak Hery pasti sangat marah, nantinya keluarga kita pasti tidak bisa lagi hidup dengan damai" beberapa wanita berteriak kepada Clara.


Clara hanya bergeming di tempatnya, dia tidak tahu harus bagaimana menjawab celaan dari anggota keluarga besarnya, dia hanya menggigit bibir bawahnya erat-erat berharap tidak ada hal buruk yang menimpah suaminya.


Edi benar-benar ingin melarikan diri dari sana wajah nya tidak lagi bisa berpura-pura tenang dia ingin sekali mengubur dirinya kedalam tanah untuk bersembunyi.


"Pak Hery" ketika itu Heru berjalan cepat menuju Hery dia lalu berteriak seraya mengacungkan jari telunjuk ke arah Edi.


"pak Hery mohon jangan marah, orang ini hanyalah menantu di keluargaku, dia hanya orang yang tidak berguna dikeluarga kami, biasanya dia memang suka mengacau Kalau dia kabur saya bersumpah ini tidak ada kaitanya dengan keluarga Yu! Kami akan membayar semuan..."


"pergi!" Hery berteriak sambil menunjuk Heru.


Suara kemarahan Hery membuat Heru ketakutan hingga membuat tubuhnya menggigil dia bahkan tidak bisa menghembuskan nafasnya dengan tenang, jadi pria itu hanya berdiri di tempatnya dengan bodoh.


Hery tidak percaya kalau dia masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan anak itu di dalam hidupnya.


Tujuh tahun yang lalu saat dia baru memulai bisnis dia tidak memiliki cukup danah untuk memperluas bisnisnya, ketika itu tidak ada yang mau membantunya, terlebih lagi ketika itu dia hanyalah anak muda dari keluarga blasteran.


Kemudian orang itu adalah anak kedua dari keluarga Simon yang ketika itu hanya anak yang berusia 14 tahun, dialah yang akhirnya memberikan Hery sejumbla uang, anak itu sudah memberi Hery 600 juta dengan cuma-cuma, ini adalah kebaikan yang tidak akan Hery lupakan seumur hidupnya.


Jika bukan karena uang yang diberikan Edi, Hery sekarang sudah menjadi gelandangan di jalanan.


Dalam beberapa tahun terakhir, Hery telah sukses dalam memulai bisnis, dia telah beberapa kali mengirim orang untuk mencari Edi, namun dia malah mendapat kabar kalo pria itu telah di usir dari kediaman keluarga Simon dan sejak itu keberadaannya tidak lagi di ketahui...


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2