Menantu Terkeren

Menantu Terkeren
Seri Crown Of Estee


__ADS_3

Tedy lalu mengeluarkan ponselnya dan mengetuk-ngetuk layar beberapa kali dia lalu melanjutjan "jadi aku memutuskan untuk menjual perusahaanku dan membelikanmu sepatu ini, aku takut kamu akan mengataiku bodoh, Ra, kamu tahu kan, kamu dihatikulah yang terpenting, aku bukannya bodoh, aku cuma sangat menyukaimu, aku akan memikirkan berbagai cara untuk bisa membelikan barang-barang yang kamu sukai, ini semua karena aku sangat menyukaimu"


Tedy berbicara sambil mengulur ponselnya ke arah Clara.


Dilayar ponsel itu, muncul sebuah foto, itu adalah foto kontrak Tedy untuk meninggalkan perusahaan.


Dalam hati Tedy mencibir bahwa kontrak itu memang merupakan kontrak sungguhan, tetapi alasan mengapa dia menandatangani kontrak itu adalah karena keluarga Simon yang menyuruhnya pergi dan tidak membiarkannya tetap di perusahaan.


Hinggah saat ini, Tedy bahkan tidak tahu kesalahan besar apa yang sebenarnya sudah dia perbuat hingga akhirnya keluarga Simon tiba-tiba mendepaknya dari perusahaan.


Namun tentu saja Clara tidak mengetahui hal ini, dia benar-benar berpikir kalau Tedy sudah menjual perusahaannya untuk membelikannya sepasang sepatu super mewah.


Bahkan meskipun Clara tidak memiliki perasaan pada Tedy, tetapi kini dia merasa sangat tersentu pada perlakuan Tedy padanya.


"kamu..." Clara terdiam sejenak dan menjilat bibir bawahnya."kok kamu bodoh banget sih?"


"aku bukannya bodoh!"


Tedy mengambil kesempatan ini untuk menjangkau dan merai tangan Clara yang sehalus batu giok.


"Ra. Untukmu apa saja akan aku lakukan"


Tubuh Clara seketika bergetar mendengar ucapan Tedy, tetapi meskipun sedikit tersentuh dengan ucapan pria itu Clara lekas menarik tanganya dari gemgaman Tedy, dia lalu menatap Tedy dengan penuh tanda tanya di wajahnya, wanita itu lalu marai tasnya dan pergi dari hadapan pria itu.


Mata Tedy menatap lurus, memandang sosok Clara yang tinggi dan anggun berlalu pergi dari hadapannya, wanita ini, Tedy benar-benar menginginkannya, Tedy tersenyum seolah-olah tengah membayangkan keindahaan Clara ditengah bayangan malam.


Sementara itu di Blossom Spring.


Edi sudah lama tidak mabuk, tetapi hari ini dia benar-benar tidak bisa mengendalikannya lagi.


"Den Edi kamu pasti masih kuat minum" ujar Dendi sambil kembali mengangkat gelasnya.

__ADS_1


"lain kali jangan pernah memanggilku dengan sebutan Den, " Edi melihat sekeliling kemudian lanjut berkata."aku tidak suka panggilan itu"


Tiga tahun lalu dibawah perintah kakak ipar perempuannya, Edi didepak keluar dari keluarganya. Sejak saat itu, dia secara kusus menolak panggilan yang erat kaitannya dengan status keluarganya.


Begitu mengingat pristiwa itu, Edi tidak bisa menahan untuk tidak mengepalkan tinjunya.


Ketika itu Edi menggunakan uang sebesar 16 miliar untuk membeli saham pertambangan minyak. Akibatnya tidak ada yang percaya kalau dia bisa menghasilkan uang, kakak iparnya malah mengatakan kalau ini adalah cara Edi untuk menghambur-hamburkan danah keluarga, selanjutnya dibawah perinta kakak iparnya Edi di usir dari rumah.


Padahal uang 16 miliar yang Edi gunakan jelas-jelas merupakan uang tabungannya dan itu adalah milik pribadi.


Sebenarnya Edi tahu bahwa saudari iparnya melakukan itu karena suatu alasan, ada dua calon pewaria di keluarga Simon, yang pertama adalah kakak laki-laki Edi, Budi Simon,


Dan yang kedua adalah Edi Simon.


Kakak ipar Edi tentu saja ingin menyingkirkan Edi agar tidak ada yang bisa menyaingi Budi.


"kalau begitu kami akan memanggilmu pak Edi bagaimana?" tanya Dendi yang membuat jiwa Edi kembali kemasa kini.


Tiba-tiba Amelia yang berdiri di samping juga berjalan menghampiri Edi dia lalu berkata "pak Edi, sebenarnya aku ingin memberi tahu anda satu hal"


"ada apa?" Edi menengguk gelas berisi anggur ditangannya sambil melirik Amelia yang ada di depannya.


Mau tidak mau Edi harus mengakui kalau dulu ketika dia bertemu dengan Amelia, wanita itu tidaklah begitu menawan, sekarang setelah berhasil menjalankan bisnis kosmeticknya, dia jauh lebih cantik.


"ini tentang sudari iparmu"ujar Amelia


"katakan saja"


Amelia mengangguk lalu berkata perlahan "tahun lalu, saudari iparmu meminta bertemu denganku dia ingin membeli sebuah kosmetick Limited-Edition, setelah aku bantu untuk membelinya kami mengobrol sebentar, dan aky sadar kalo ambisinya sangat besar."


Edi tersenyum kecut dia sudah mengetahui semuanya, kakak iparnya adalah sosok yang berambisi besar, kalau tidak mana mungkin dia tega menyingkirkan adik iparnya sendiri?

__ADS_1


Di sebuah trotoar di kota D


Clara baru saja berpisah daribTedy, tetapi kini dia justru berjalan berdampingan dengan jenah


"kak Clara, kok kamu kelihatan bingung?" tanya Jennah tepat setelah Clara keluar dari cafe.


Clara hanya menggeleng lemah dan berkata "nggak apa-apa"


Ketika itu banyak hal yang berkecamuk di kepalanya, dia memikirkan Tedy, ada seorang pria yang rela menjual perusahaannya sendiri demi membelikan Clara sepasang sepatu.


"oh, yah kak, kamu tahu nggak kosmetik yang sedang ramai di bicarakan baru-baru ini?"tanya jennah begitu bersemangat.


Clara yang semula kelut, akhirnya tertarik dengan topik pembicaraan jennah "Seri Crown Of Estee?"


"iyah!"


Keduanya lalu tertawa bersama, ada begitu banyak topik pembicaraan diantara kedua wanita itu, tetapi bagi merekah, tentu saja yang paling menarik adalah kosmetick dan pakaian


Baru-baru ini ada merek kosmetik yang sangat menarik, yaitu dari merek Estee bahkan tepat sebelum hari valentin Estee company sengaja mengeluarkan produk yang berhubungan dengan hari Valentin.


Hanya terdapat 520 set diseluruh dunia (520 merupakan simbol dari Seri Crown Of Estee)


Harga perset adalah 25 miliar juga menandakan


Barang yang begitu mahal juga menandakan kalau ambisi Estee Company begitu kuat, dia merupakan ratu di dunia kosmetick,


25 miliar mungkin ini merupakan nominal kecil bagi orang kaya, lagi pula bagi orang kaya, semua bisa mereka lakukan hanya demi memperoleh kecantikan.


Namun produk kosmetik ini belum tentu bisa di dapatkan meskipun memiliki uang.


Jika kamu tidak memiliki koneksi yang luas, kamu terpaksa melihat produk kosmetick yang kamu idamkan itu dibawah pergi oleh wanita lain.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2