
Julia tampak tersenyum ketika melihat Tedy datang dengan dua cangkir teh susu di tangannya.
Setelah mengambil minuman yang ada di tangan Tedy Julia langsung meminumnya bersama Clara setelah meminum air dari Tedy Julia berkata "Tedy lah yang baik, aku sangat puas debgan menantu yang penuh perhatian, michelle, mari kembali bersamanya, nenek akan segera mengumumkan pernikahan kalian berdua...."
Sebelum julia selesai berbicara, dia merasakan tubuhnya mulai lemas, seolah- olah dia tidak punya tenaga untuk berdiri.
Clara juga demikian, tangannya bergetar sekali dan air minumnya pun langsung jatuh ke tanah!
.....
setengah jam kemudian, di dalam rumah Tedy.
"tolong!" teriak Julia dengan keras dan dirinya mulai putus asa. wanita ini tidak perna menyangka bahwa calon menantu pria yang selama ini di anggap baik bisa melakukan hal ini. bisa- bisanya mereka di ikat oleh Tedy.
"sstt..." Tedy meletakan jarinya di depan mulut dan berkata sambil tersenyum. "jangan teruak dong! tapi kalau kamu teriak pun nggak ada yang bisa mendengarnya, rumahku tiga kali lebi tebal dari rumah biasa, jangan bikin capek sendiri deh!"
Julia mencekeram gelang giok yang ada di tangannya dan menatap Tedy dengan marah, "Tedy! kamy jangan macam- macam ya! kamu masih muda, masa depanmu masih panjang jangan merusak hidupmu dengan cara begini!"
"tutup mulutmu!" Tedy berjalan mendeket dan menjambak rambut Julia lalu berteriak "aku merusak masa depanku? jujur saja deh, masa depanku sudah lama hancur! selama sepuluh tahun aku bekerja keras, baru saja dapat hasil, keluarga Simon malah mengusir ku dari perusahaan!"
__ADS_1
"apa... apa maksod mu? mengusir mu dari perusahaan? bukanya kamu menjual perusahaan untuk membeli Crystal Heels?" Claraa terkejut.
"hahaha!" Tedy tertawa terbahak- bahak dia berdiri dari tempat tidur nya dan berkata "kalian percaya sama omong kosong seperti itu? total tabunganku ada 60 miliar, kamu rasa apa mungkin ku berikan 60 miliarku itu hanya untuk membelo sepasang sepatu? apa kamu gilla?"
Tedy mengepalkan erat- erat tangannya dan berkata "iyah kamu memang cantik dan seksi tapi jangan terlalu pandang tinggi dirimu!"
"sebenarnya bukan aku yang kasih Crystal Heels itu! awalnya aky sangka kamy adalah dewi yang berwibawa, nyatanya kamu hanyala waniya menyebalkan! aku rasa kamu punya banyak pria di luar sana, sampai nggak tahu pria mana yang memberimu sepatu itu!" tanya Tedy
"Tedy! kamu!" marah Claraa dia ingin berditi dan menampar wajah Tedy, tapi Clara sama sekali tidak ada kekuaran dirinya hanya bisa menggigit erat bibirnya sampai sampai berdara.
Tedy mengeluarkan sebatang rokok di sakunya kemudian menghela nafas panjang dan berkata "tenang saja akan ku jaga kalian baik- baik"
"kamu tanya kenapa?" Tedy bertanya balik sambil menertawai dirinya sendiri.
"karena aku sudah nggak punya apa- apa lagi! keluarga Simon telah mengusirku dan nggak ada lagi yang mendukungku! coba kalian tebak kenapa? keluarga Simon bisa berbuat begitu padaku?" tanya Tedy.
Tedy tertawa terbahak- bahak dan melanjutkan "aku tanya mereka dan jawabanya hanyalah karena aku telah memprovokasi seseorang dan lucunya sampai sekarang aku nggak tau siapa orang itu! aku sudah menyerah dan nggak bisa lagi kembali ke jalan baik. Ra aku menyukaimu bertahun- tahun dan hari ini juga aku akan mendapatkan keinginanku!"
Clara dan Julia saling memandang dengan tatapan putus asa.
__ADS_1
seketika terdengar suara ketukan pintu, Tedy bergidik dan menunjuk ke arah Julia dan Clara "awas kalian, sempai kalian bersuara akan ku bunuh kalian."
Tedy pun bertanya di balik pintu "siapa"
"Hallo, kami dari Rockie mall, Lilin yang anda pesan sudah sampai" terdengar jawaban dari luar pintu.
Tedy menghela nafas, ternyata itu hanya kurir pengantar barang, awalny Dia berencana menggunakan lilin ini untuk makan malam nantu setelah nenek menyetujui pernikahan mereka, tapi di pikir- pikir sudah tidak di perlukan lagi.
"tinggalin saja di depan" ucap Tedy.
"maaf tapi saya butu tanda tangan anda untuk konfirmasi tanda terima"
yang benar saja! sialan!
pada saat ini juga Julia menatap Clara dan berkata "ayo pikirkan cara."
berasambung....
sebenarnya aku males nerusin nulis ni novel karna ga disuruh ayang🤣 coba aja di semangatin sama ayang udah up tiap hari ini🤣 tapi aku sadar kan aku ga punya ayang🤣
__ADS_1