
setelah Liam pergi, kotak hadiah pun mereka buka, kali ini hadianya lebih mengejutkan lagi
selembar sertifikat tertulis "selamat ulang tahun saya doakan panjang umur dan sehat selalu, pada hati ulang tahun ini, saya menghadiakan hadia istimewa, sounthern villa Blok A88"
hening menyelimuti ruangan tersebut bahkan jika ada sebuah jarum jatuh ke lantai pun bisa di dengar debgan sangat jelas.
menghadiahkan sebuah villa untuk hadiah ulang tahun?!
masih bisa di mengerti kalau yang di kasih adalah villa biasa, tapi itu adalah sountern villa, salah satu villa terbaik di kota D, di southern villa, villa yang paling mahal adalah block A66, Block A88, dan Block A99, harga beli setiap villa tersebut tidak kurang dari miliaran.
di antara tiga itu, Block A88 lah yang paling mahal, berada di tengah- tengah kompleks dan halaman belakang nya di lengkapi dengan kolam renang pribadi, kebun binatang kecil dan juga sebuah mini aquarium yang ada 6 ekor ikan arwana.
benar- benar tidak sangka Liam bisa hadiahin sebuah villa untuk nenek.
dari semua orang yang ada di sini hanya satu orang yang terlihat tenang dan tidak terkejut sama sekali itu adalah Claraa.
Clara jelas- jelas sangat membenci pecundang itu, tetapi setelah Edi pergi Clara malah terus- terusan memikirkannya, tak sanggup menahan diri, wanita ini segera mengambil ponsel dan mengirimi sebuah pesan untuk Edi.
'Di mana kamu?'
Edi segera membalas dengan singkat.
__ADS_1
'Rumah, lagi beres- beres, aku pindah malam ini.'
tak tahu mengapa, hati Clara sedih ketika membaca pesan ini, Clara berusaha menenangkan diri, Edi hanya pria tak berguna seharusnya aku senang kalau dia pergi.
wanita ini menggigit bibirnya dengan kuat dan membalas pesan 'tunggu aku, aku pulang sekarang.!'
Clara ingin melihat Edi untuk terahir kalinya, bagaumanapun juga mereka sudah menikah selama 3 tahun, pasti punya sedikit perasaan, terkadang jika kita memelihara anjing, kita juga bisa ada perasaan denganya. apalagu dengan orang kan?
"ma, aku keluar sebentar" ucap Clara lembut dan berjalan keluar dari villa.
semua orang masih terpanah menatap hadiah pemberian Liam dan Hery, dan tidak ada yang memperhatikan Clara pergi, hanya Tedy yang sadar dan mengikutinya dari belakang.
Clara membawa mobil dan ke rumah. sesampainya di ruma, Clara melihat Tedy berlari mendekatinya.
"kamu pergi saja dulu" jawab Clara dan segera masuk ke rumah.
"Ra!" panggil Tedy sambil menarik tangan Clara, sebenarnya Tedy tahu kalau tadi Clara mengirim pesan untuk Edi.
"kamu mau cari pria nggak berguna itu kan?" tanya Tedy sambil menarik nafas dalam- dalam diah marah "apa sih baik nya pecundang itu, dia yang milih untuk pergi biarin saja dia! ngapain kamu cari dia lagi? pulang denganku sekarang juga!"
sebenarnya ada perasaan takut yang menyelimuti Tedy, dia tahu bahwa lukisan Balinese Procession karya Lee Man Fong yang dia kasih adalah barang palsu, setelah acara ultah berakhir, Oma pasti akan cari juru taksir untuk mengesah keaslian lukisan itu bahkan aku akan ketahuan nanti?
__ADS_1
sekarang Tedy tidak punya apa- apa lagi. dia hanya ingin meniduri wanita kesukaannya itu.
setelah oma setuju dengan pernikahan kita, aky akab membawa Clara pulang ke tanpa pengawasan siapa pun! pada saat itu, akan ku masukkan obat ke dalam minuman, Clara wanita ini pasti akan menuruti permintaan aku!
sambil memikirkan strategi itu, Tedy mamvawa sebungkus anti perspirant di dalam kantongnya setelah obat itu cair dalam air, maka tubuh orang yangmenghirup aroma obat tersebut akan segera lemas.
"jangan tarik aku," ucap Clara lembut "Tedy aku tahu kamu baik sama aku, tapi aku hanya ingin melihat Edu untuk terahir kali"
"nggak boleh!" teriak Tedy dan melanjutkan, "kita balik sekarang juga kita lihat apakah Oma setuju dengan pernikahan kita atay tidak"
di saat keduanya sedang berdebat, sebuah mobil Land Rover pun berhenti dan Julia turun dari mobil dengan sepatu hak tinggi nya.
"Tedy, Clara ngapain kalian di sini? ayi kembali sekarang, sebentar lahi Oma akan umumin pernikahan kalian " ucap Julia dengan cemas.
"aku nggak mau pergi aku ingin ketemu Edi untuk terahir kalinya!" ucap Clara sambil menggigit erat bibirnya.
Tedy pun memandangi Julia dan Clara dengan senyum jahat "tante Julia aku beliin minuman ya"
Tedy segera pergi ke toko milik tea untuk membeli dua cangkit teh susu, kemudian diam- diam memasukkan obat ke dalamnya.
Julia tampak tersenyum ketika melihat Tedy datang dengan dua cangkir teh susu di tangannya.....
__ADS_1
bersambung.....
maaf ya lama ga up soalnya lagi proses penyembuhan:) mungkin mulai tanggal 25 gua akan up tiap hati๐๐