Menantu Terkeren

Menantu Terkeren
hadia dari Hery donka


__ADS_3

Wuih! Hery datang khusus untuk kasih hadiah ke Oma! hebat yah Oma! tentu banyak tamu yang iri dengan nenek.


memang benar siapa yang tidak ingin berteman dengan Hery? dia adalah pemilik hotel mutiara timur yang mana adalah hotel paling mewah di kota D. sebagai orang ternama di kota tersebut, setiap pertemuan dan perjamuan tehunan terap akan di adakan di hotel mewah tersebut maka berteman dengan Hery adalah impian banyak orang.


tapi Hery memiliki kepribadian aneh, dia tidak akan berteman dengan orang apalahi menghadiri pesta ulang tahun orang lain, tentu saja semua kagum dan iri dengan nenek


walaupun nenek kebingungan tapi dia tetap harus tersenyum dan berusaha tidak terkejut, kok Hery bisa kasih hadiah ya? kita kan nggak saling kabarin? dan hari ini kan hari ulang tahun oma kalo hadiahnya bukan untuk oma, untuk siapa lagi?


mengikuti perinta nenek, irfan pun segera membuka kotak tersebut, para tamu memandang ke arah kotak itu sambil menahan nafas, suasana pun menegangkan.


itu adalah sebuah nigh pearl sebesar kepalan tangan! tapi nigh pearl ini tampak berbeda dengan yang di kasih Heru.


arfin penasaran, dia segera mengeluarkan night pearl yang diberikan Heru dan membandingkan nya ketika mutiaea itu diletak kan bersama- sama, semua orang langsung bisa melihat bedanya.


tirai di dalam ruangan sedang terbuka dan matahari pun bersinar menerangi selurub ruangan, mutiara yang di berikan oleh Heru hanya tampak seperti manik- manik kaca biasa, sama sekali tidak berkilau, tapi mutiara yang di kasi Hery berbeda, meskipun di siang hari tapi bersinar terang seperti matahari kecil


"itu...." semua orang terbengong dan menatap mutiara itu tanpa berkedip.


"cepat tutup tirai, matikan lampunya" irfan memetintah.


dalam ruangan gelap semua orang mendadak berseru, tampak perbedaan jelas antara dua night pearl tersebut, mutiara milik Heru menerangi ruangan dengan sangat inda persis seperti cahaya di pagi hari.


"Gluk" tidak tahu datang dari mana suara menelan ludah itu, seketika membuat semua nya ricu.

__ADS_1


"kok bisa begitu? nigh pearl yang sama, kok bisa berbeda banget?"


"tadi Edi bilang kalau night pearl Heru itu palsu, tapi nggak ada yng percaya sama dia..."


"sepertinya benar- benar palsu...."


para tamu mulai berkomentar dan tentu membuat nenek kesal, dia menatap tajam Heru, dama sekali tidak menyangka kalau cucu kesayangannya itu bisa menghadiakannya barang palsu, Heru pun cemas dan berencana pergi meninggalkan Villa tapi mendadak terdengar lagi suara panggilan.


"Oma, Liam Li dari Real estate Liam sudah datang"


"wow!" secepar kilat seluru ruangan pun meriah lagi.


apa yang terjadi? Liam datang ke sini? dia adalah salah satu developer terbaik di kota D!


koneksi Oma memang luas, bahkan bisa kenal dengan Liam?!


Nenek sama sekali tidak mengerti, kalau kedatangan Hery, nenek masih bisa menebak karena mereka pernah bertemu di hotel Mutiara Timur sebelumnya, pada saat itu Heru memesan anggur mahal seharga 60 miliar dan di sana mereka bertemu dengan Hery wajar kalau Hery bisa datang untuk memberi selamat, tapi Liam, nenek sama sekali tidak mengenalnya.


tampak beberapa mobil hitam Lincoln Limousine perlahan memasuki perkarangan Villa Liam berjalan masuk ke Villa dengan setelan jas dengan di kelilingi sekelompok pria berbaju hitam.


"apakah pak E Simon ada di sini?" suara dengan nada rendah keluar dari mulut pria ith dan terdengar oleh semua tamu.


hah?! semua orang tercengang.

__ADS_1


sebenarnya siapa sih pak K Simon itu?


"di sini nggak ada yang bermarga Simon!" benek tampak tidak sabar dan menepuk meja lalu berkata" yang merasa dirinya adalah pak K Simon, segera keluar sekarang, kalau kamu merasa kurang puas dengan pelayanan oma, maka oma akan bersulang dengan mu!"


mendengar kata- kata tersebut ribuan tamu di dalam Villa pun saling memandang, tidak ada yang tau siapa itu.


ketika semua orang sedang terduam mulut ifan gatal dan berkata "hanya Edi yang bermarga simon.... jangan- jangan itu dia?"


"hahaha " tawa membahana. awal nya semua orang masih menebak- nebak, tapi mendengar lolucon Irfan , semua orang benar- benar terhibur.


beberapa wanita bahkan mulai menebak- nebak ada yang bilang pak K, simon itu adalah pria paruh baya yang berjenggot dan ada yang menebak bahwa pak K Simon adalah pri tinggi dan tampan.


tak sabar mendengar omongan mereka nenek pun melambaikan tangan mencoba untuk menyela percakapan mereka.


Liam segera masuk ke dalam ruangan bersama dengan pengawal nya tapi dia tidak menemukan sosok Edi di sekelilingnya.


"hadiahnya aku taruh sini saja, aku pulang dulu" ucap Liam sambil membungkuk hormat, nenek pun mengangguk dan sedikit sedikit membungkuk dengan hormat.


setelah Liam pergi, kotak hadiah pun mereka buka, kali ini hadianya lebih mengejutkan lagi.......


bersambung....


maaf bang segini dulu yang soalnya kondisi lagi kurang fit jadi ga bisa banyak🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2