
"Informasih dari keluarga Simon"gumam Edi sambil mengernyit.
Keluarga Simon terkenal sebagai keluarga terbesar di provinsi J, awalnya Edi adalah penerus keluarga Simon dan Edi adalah putra ke-2 keluarga Simon,
Tiga tahun lalu Edi menggunakan uang tunai 16 miliar membeli saham 8% saham di tambang minyak?. Saat itu anggota keluarga Simon memfitna Edi dan mengatakan bahwa uang 16 miliar itu di dapatkan Edi dari hasil menggelapkan dana keluarga!
Seluru anggota keluarga Simon percaya dan setuju dikeluarga dari sil sila keluarga Simon!
Saat dia di usir dari keluarga Simon tiga tahun lalu, Edi tidak memiliki uang sepeser pun, dan pukulan yang terbesar itu membuatnya jatuh sakit, pada saat itu Kakek Yu menerimanya dengan baik hati dan menjadikan nya menantu sehingga dia tidak sampai terlantar dan meninggal di jalan.
Namun meskipun dia dan Clara telah menikah selama tiga tahun, keduanya hanya menyandang nama pasangan suami istri dan tidak ada keintiman yang sesungguhnya,
Untungnya keluarga Yu masih ada yang peduli dengan reputasi keluarga, jika tidak, mungkin Edi bahkan tidak di izinkah tidur di ruang kerja.
Tiga tahun sudah, Edi pun sudah terbiasa dengan kehidupan seperti ini, siapa suru dirinya menjadi menantu yang menumpang hidup di rumah mertua.
Saat memikirkan hal ini pesan teks lain masuk kedalam ponselnya.
"pak Edi mohon bantuanya! Bukankah kamu dulu membeli saham perusahaan minyak tiga tahun lalu? Belakangan ini tambang minyak itu diketahui memiliki cadangan minyak yang sangat besar, dan sekarang harga saham nya telah meningkat ratusan kali lipat!"
Detik berikutnya, Edi buru-buru mengeluarkan black card bang amethyst.
Black Card Bang Amethyst itu sudah terlantar selama tiga tahun, ini adalah sesuatu yang memprestasikan setatus orang dalam sekala global, konon dimanapun orang yang memiliki kartu ini berada semua permintaan akan di penuhi,
Edi cepat-cepat menelepon layanan 24 jam, dengan segerah, terdengar suara wanita yang manis dari sisi telepon" bapak Edi yang terhormat apakabar? Apakah ada yang bisa saya bantu?"
"tolong lihat ada berapa banyak uang di dalam rekeningku saat ini"
"baik, mohon tunggu sebentar!"wanita itu berbicara perlahan.
Detik berikutnya terdengar suara wanita itu tertahan, jelas dia merasa terkejut"pak Edi saldo di rekeningmu anda terlalu besar, rekening anda di lindungi secara otomatis dan saya tidak memiliki otoritas untuk mengecek nya, saya akan mengajukan permintaan anda, boleh saya menelefon anda nanti?"
"baik tidak masalah" ujar Edi sambil menutup telepon dengan cepat.
Jumblah nya terlalu besar dan rekeningnya dilindungi?
Hahaha Sunggu tidak disangka, beberapa tahun yang lalu, dia hanya berfikir itu hanyalah sebuah kesenangan lalu membeli saham dengan puluhan miliar, tidak disangka investasi itu memberikan kejutan yang menarik seperti ini kepadanya, bahkan Edi sendiri tidak tahu seberapa banyak uang yang dimiliki.
__ADS_1
...........
Ketika Edi berjalan pulang pelan-pelan Clara sudah pulang mengendarai mobil.
Selain Clara, ad dua wanita lain yang duduk di ruang tamu, melihat dari kejuatan yang satu seksi dan menawan. Dan yang satunya lagi imut dan menggemaskan, kemudian Clara yang memiliki aura bagaikan seorang dewi yang turun dari kayangan.
Kedua wanita itu adalah teman terbaik Clara!
Mereka bertiga mengabaikan Edi yang berjalan memasuki ruang tamu!
Sahabat Clara, citra yang sedang duduk di satu sisimenghela nafas dan berkata,"Clara mari kita bicara hal yabg penting, aku dengar perusahaan mu memiliki masalah ahir-ahir ini?"
Clara mengusap keningnya dan berkata "yah beberapa hari yang lalu perputaran dana perusahaan kami kurang lancar dan sekarang,kami membutuhkan uang 10 miliarjika kami tidak mendapat kan uang secepatnya perusahaan ku ini mungkin akan..
."
Citra menghela nafas "tapi Clara mendapatkan uang tunai 10 miliar dalam waktu yang sangat singkat itu adalah hal yang sulit...."
Kedua sahabat baik, Clara sama-sama meremehkan Edi.
Melohat sikap kedua sahabat nya ini Clara sadar bahwa meraka tidak mampu membantunya, dia samakin cemas karenanya
Saat Edi hendak pergi untuk mencuci pakaian dengan patuh ponselnya tiba-tiba berdering saat ini dan itu adalah telpon dari call center 24jam black card bang amethyst.
Edi menjawab panggilan itu tanpa sadar, dan suara wanita manis di sisi lain terdengar lagi "pak Edi yang terhormat, setelah saya periksa ternyata saldo anda ada di luar negeri, jika anda ingin mengetahui jumbla rekening anda, kami membutukan informasi pribadi anda"
"kami menyarankan anda untuk menghubungi kami saat anda ad waktu luang, dan kami akan mengirimpan mobil khusus untuk mengantar anda ke kantor pusat bank kami di kota D, untuk mendapatkan informasih yang anda butukan bagaimana menurut anda?" tanya sang wanita
"begitu, apakah memeriksa saldo rekening luar negeri serepot itu?"
Edi menutup telepon sambil bergumam
"Clara suamimu menarik juga"ujar angela sambil tertawa terbahak-bahak "dia ingin memeriksa saldo rekening luar negeri? Apakah dia terlalu banyak menonton tv? Apakah dia tau apa itu rekening luar negeri?"
Clara juga tertawa mendengarnya lalu berkata "mungkin waktu aku berbicara dengan ayah ku beberapa hari yang lalu, dia kebetulan mendengar istila itu, dia tidak mengira semua rekening bank di sebut rekening luar negeri bukan? Tapi aku selalu memberinya uang saku dua ratus ribu tiap hari apa mingkin dia menabung uang sakunya?"
"Clara, itu artinya kamu sedang memelihara seekor kucing keberuntungan, hanya ada pemasukan tapi tidak ad pengeluaran!" ujar citra sambil tersenyum simpul, kemudian ketiga wanita itu tidak bisa menahan tawa mereka.
__ADS_1
Pada saat ini, dengan bersemangat Edi berlari ke sisi Clara dan menatap istrinya dengan serius "istriku, bukankah perusahaan mu membutuhkan 10 miliar? Bagaimana kalau..... aku membantumu menyelesaikan masalah ini?"
"hahaha"Citra mencodongkan tubuh ke depan dan kebelakang sambil tergelak, sosoknya yang memang sudah seksi itu terlihat sangat energik dan menawan saat bergerak.
Pada saat ini dia sengaja menatap Edi dan berkata "Edi, tahukah kamu uang 10 miliar itu sebanyak ap? Apakah kamu kira jumblah nya sama dengan satu juta? Kamu hanya punya uang saku 200 ribu sehari sekarang kamu ingin mengeluarkan uang 10 miliar?"
"bagaimana jika aku benar-benar mampu mengeluarkan nya?" jawab Edi sambil mencibir
"cih jikah kamu benar-benar mampu mengeluarkan uang 10 miliar, maka aku akan berlutut danmemanggil mu dengan sebutan ayah hahaha!"
"benarkah?" Edi ternsenyum dan berkata dengan penuh arti "kalau begitu tolong ingat apa yang kamu katakan hari ini,jangan menyangkalnya nanti"
Clara di satu sisi mengusap keningnya dan melambaikan tanganya "oke, pergilah jangan mimpi di sang bolong seperti ini memalukan saja"
Edi hanya menggumam kata "oh"dan tidak berani menjelaskan lebi lanjut lagi
........
Malam itu Edi tetap tidur di ruang kerja dan dia masih tidak mampu mempercayai kabar baik yang tiba-tiba datang kepadanya.
"aku bukan sedang bermimpi" Edi tidak bisa menahan diri untuk menepuk wajah nya "aku harus pergi ke bang besok untuk melihat barapa banyak uang yang aku miliki sekarang"
Tidak bida tidur sepanjang malam, Edi mebgeluarkan motor listrik keesokan paginya dan menemukan seseorang telah menaru batrerai di atas motor nya, Edi memikirkannya dan dia menebak orang itu adalah Clara karna anggota keluarga Yu tidak ad yang sebaik dirinya.
Setelah baterai terpasang Edi bersiap pergi ke bank.
"Edi mau kemana kamu pagi-pagi sekali?"heru menghentikanya di depan pinti.
"Clara lupa membawa materi untuk rapat hari ini sana kamu antarkan padanya kalau terlambat kamu tau akibatnya?"
Edi sedikit bingung saat mengambil folder di lantai, selama tiga tahun pernikahan, Clara selalu merasa malu bersamanya dan tidak pernah mengizin kan nya pergi ke perusahaan untuk mencari Clara, tapi sekarang malah di suruh mengantarkannya.
"cepat pergi" melihat expresi tercengang Edi, amara Heru langsung tersulut menantu tidak berguna ini masih berani menunda-nunda.
"...."
**********************************
__ADS_1
****************************
********************