
"Tedy?"
Edi tertegun sejenak kemudian tersenyim kecil, Pria itu hanyalah anjing yang dipelihara Company Entertaimen dia hanya butu beberapa menit untuk mengeluarkan Tedy dari perusahaan itu.
"Bu, aku tidak akan bercerai bahkan jika aku dan Clara benar-benar akan bercerai, ini adalah masalah kami berdua, aku berharap ibu tidak ikut campur" Edi tersenyum setelah berkata dia kemudian mengendari motor listrik kesayanganya dan melanjutkan perjalanan.
"Edi kamu kira kamu siapa?!" julia gemetar karena marah dan dia hampir saja ingin menabrak Edi tetapi melihat ad banyak orang yang berkerumunan dan memperhatikan mereka julia hanya bisa menahan diri dan menggertakkan giginya lalu pergi secepatnya dari sana.
......
Setelah bekerja Clara berjalan meja depan perusahaan.
Dan dia melihat ada dua gadis di meja depan sambil berbincang dan tertawa, dan ada banyak kariawan yang berkerumun.
"suami bu Clara yang malang itu berkata dia akan membelikan mawar praha kepada bu Clara, dia benar-benar harus berkaca dulu, dia bukan hanya mengendarai motor listrik, bahkan sandalnya pun bolong, orang seperti dia pantasnya pergi kengemis...."
"ya kenapa bu Clara bisa mencari suami yang tidak bergua seperti itu?"
"jika dia berguna tidak mungkin menjadi menantu yang numpang hidup di rumah mertua bukan?"
"kalau aku sudah pasti akan menceraikan suami yang tidak berguan seperti itu dari awal.....!"
"orang yang mengejar bu Clara banyaknya dari pintu perusahaan berbaris sampai paris. preancis......"
"....."
"Kalian.." mendengar komentar-komentar itu Clara menggigit bibir merahnya yang indah, wajah nya terasah panas seolah-olah sedang demam dan merasa sangat malu.
"bu, Clara...." kedua pegawai dimeja depan menyadari kehadira Clara, dan detik itu juga mereka merasa taku "Bu, Clara kami hanya asal bicara saja, ibu jangan marah...."
"Diam!" Clara berteriak, tubuhnya sadikit gemetar
Mata Clara memerah dan hampir tidak bisa menahan tangis nya, mengapa dia harus menikah dengan suami yang tidak berguana seperti itu.
Suami orang lain adalah parah elit bisnis yang berasal dari keluarga yang berada, sedangkan suaminya adalah menantu yang tidak berguna, suaminya bukan hanya tidak bisa melindungi dan mendukungnya saat dia membutuh kanya, Clara membatin dengan sedih.
Pada saat ini telepon di meja depan berdering gadis yang ketakutan di meja depan menjawab telepon lalu berkata dengan lembut."bu Clara petugas keamanan berkata ada sebuah perusahaan logistik yang mengirimi anda satu truk penuh barang, apakah mereka boleh di izinkan untuk masuk?"
__ADS_1
"untukku?" Clara tertegun, dia tidak membeli apapun namun dia tetap mengangguk.
Dengan segerah terlihat seorang pria berwajah tampaan dan berjas formal dan penuh aura elit berjalan masuk ke lobi
Dia memandang sopan dan berkata dengan hormat " apakah anda nona Clara Yu? Ini adalah pesanan cepat global yang di terima oleh perusahaan kami dikirim langsung dari praha, silakan tanda tangan disini!"
"praha?" Clara menandatangani dengan terkejut pria tampan itu melambaikan tangannya lalu terlihat beberapa kuli membawakan kotak kayu yang di ukir dengan indah dan meletakkan nya dengan hati-hati,
Bagian atas kotak itu bertah-tahkan cristal yang bersinar di bawah cahaya, sangat menyilaukan dan menarik perhatian,
Semua kariawan disekitar menatap dengan mata terbelalak lebar.
"Wow! Ini dikirim dari Praha?"
"kotak ini bagus sekali kera-kira apa isisnya?"
"bu Clara bukalah untuk kami, kami juga ingin melihat....."
Di perusahaan preiklanan sebagian besar kariawan nya adalah wanita saat ini mata para karyawan berbinar-binar dan sangat menantikan ingin melihat apa isi kotak tersebut.
Meskipun Clara merasa bingung, namun melihat semua orang sangat antusias dia pun memeberi isyarat pada pria tampan itu untuk membuka kotak kayu tersebut.
"ini. .... Mawar yang dikirim langsung dari Praha......"
"apakah ini tidak salah? Bukankah katanya produksi mawar praha berkurang tahun ini? ada berapa banyak?"
Pria tampan itupun tersenyum saat melihat gadis-gadis itu yang tampak sangat bersemangat, lalu dia menunjuk ke tengah buket mawar dan berkata "nona Clara izinkan saya memperkenalkan kepada anda....."
"ini adalah mawar praha, kalian semua harus tahu bahwa ini adalah kumpulan mawar paling baik tahun ini"
"tapi, ini bukan yang paling berharga, silakan anda lihat kemari....."
Pria tampan itu mengarahkan pandangan semua orang ke tengah buket mawar yang jumblah banyak itu dimana ada sebuah mawar kecil yang seukuran dengan bros,
Saat dilihat lebih dekat, mereka menyadari bahwa ini bukan mawar, melainkan perhiasan yang di buat dari berlian dan permata beragam warna.
"Charmmy bracelet?" Clara berseru terkejut merasa seperti sedang bermimpi
__ADS_1
Charmmy bracelet, dirancang dan di ukir oleh beberapa guru seni terkenal dalam sejara praha hanya ad satu di dunia, apalagi itu adalah simbol dari praha,harganya setinggi langit, siapa sangka seseorang mengirimkan perhiasan yang sangat berharga ini kepadanya.
"Wow! Ini dari siapa!"
"bu Clara ini pasti hadia dari penggemar anda!"
"ini hadia yang sangat besar, apakah ini hadia dari pak Tedy?"
"bukankah suami bu Clara yang tidak berguna itu juga mengatakan akan mengirimkan mawar praha?"
"hahaha..... kamu ingin membuatku tertawa setenga mati ya? Mawar praha yang dia berikan pasti tidak berharga jika dijual lagi"
Sedangkan Clara sendiri cuma bisa terpaku di tempat, siapa sebenarnya yang mengiriminya mawar praha dan Charmmy bracelet?
Clara sendiri sama sekali tidak menebak Edi, karena dia paling tahu situasi ekonomi Edi, sehari-harinya dialah yang mengasi uang saku kepada Edi, jangankan mawar praha mawar biasa pun Edi tidak mungkin mampu membelinya
Kungkin mereka benar ini dikiram oleh Tedy?
Memikirkan hal itu, hati Clara dipenuhi dengan perasaan tersentu dan sedikit malu.
.....
Hotel platimun kota D
Hotel ini bisa di katakan tempat hiburan terkenal di kota D, dan harga konsumsi disini tidak murah konon hanya orang-orang terpandang yang datang kemari oleh karena itu mobil-mobil mewah terlihat berjejeran di depan pintu masuk
Kali ini reuni sekolah menengah Edi di adakan di tempat ini.
Sambil bersenandung Edi memarkirkan motor listriknya di depan pintu masuk meskipun dia sangat kaya raya sekarang, Edi adalah orang yang suka bernostalgia, motor listriknya ini telah menemaninya selama tiga tahun, dia tidak relah untuk membuangnya.
Namun sebelum Edi selesai memarkirkan motor nya terdengar suara kelaksok yang memekakkan telinga dari belakang.
"bodo kamu mengantar makanan atau pengemudi pengganti? Tidak tahu aturan ya? Menepati tempat parkir dengan motor listrik butut, apakah kamu sakit jiwa!?"
Sebuah motor audi A4 berhenti di belakang Edi dan seorang pria menjulurkan kepalanya dan berteriak kepada Edi.
Keanu menoleh tanpa sadar dan keduanya tertegun sejenak
__ADS_1
"ketua kelas?" Edi tersadar dari ketekejutannya pria ini adalah teman sekelas nya di sekolah menenga bernama dimas dan menjabat sebagai ketua kelas selama beberapa tahun.
Bersambung......