Mendadak Jadi Istri

Mendadak Jadi Istri
MJI 2


__ADS_3

Brugg..


Viola yg kembali melamun itu terjatuh karna tidak melihat jalan, dia menabrak seorang Pria berpenampilan parlente dengan setelan jas formal.


'Maaf saya tidak melihat' ujar Viola sembari mendongak keatas, dia tertegun sebentar memandangi pria itu, pria tampan dan gagah yg belum pernah dia lihat sebelumnya di kampus itu.


'bangunlah nona, apa anda baik baik saja?' kata pria itu sembari mengulurkan tangan hendak membantu Viola berdiri.


'ii.. iya sa..saya baik baik saja tuan' jawab Viola terbata bata


'apa yg sedang nona pikirkan? kenapa bisa tidak melihat saya yg sebesar ini?'


'saya sedang banyak pikiran tuan, maaf tapi saya tidak pernah melihat tuan sebelumnya disini, apa tuan sedang mencari seseorang? mungkin saya bisa bantu sebagai permintaan maaf saya'


*Kelihatan nya dia gadis polos, aku jadi penasaran* gumam pria itu.


'betul nona, saya sedang mencari seseorang, namanya Linda, dia mahasiswa fakultas kedokteran, apa nona mengenal nya? '


'apa maksud tuan Linda ardita? jika ia kebetulan sekali dia teman saya dan kami cukup dekat'


'ohh baiklah tolong antar saya menemui dia, handphone nya tertinggal di apartemen saya dan saya kesini mau mengantar nya'

__ADS_1


'okee, tapi tidak sekarang tuan, mungkin 45 menit lagi karna sekarang linda sedang ada kelas'


'lantas kenapa nona diluar kalau sedang ada kelas? '


'saya diusir dari ruangan karna terlambat' ujar Viola dengan wajah lusuh


'hmm.. kita belum berkenalan, Nama saya Ferdi' sembari mengulurkan tangan kepada Viola


'Saya viola' ujar Viola tersenyum manis sambil membalas uluran tangan Ferdi


*astaga senyum nya indah sekali*batin ferdi


'Baiklah nona Viola, boleh kah saya meminta tlong?'


'saya titip ponsel ini, karna saya buru buru ada kepentingan, tolong berikan pada Linda jika dia sudah keluar dari kelas' sembari menyerah kan ponsel itu ke pada Viola


'baiklah, nanti akan saya serahkan pada linda'


'terimakasih banyak nona Viola'


kemudian Ferdi berlalu meninggalkan viola yg masih melihat punggung Ferdi menjauh dari pandangan nya

__ADS_1


*astaga tampan sekali dia, ngomong ngomong pria itu siapa yaa, ada hubungan apa dengan linda, apa mungkin kekasih nya? ahh tapi tidak mungkin, Linda kan menyukai Ardian* batin Viola


45 menit berlalu dan Viola berjalan menuju kelas nya hendak menyerah kan ponsel Linda lalu ke ruangan Pak Seno, Dosen yg meminta nya menghadap ke ruangan nya itu.


'ini ponsel mu' kata Viola sambil menyerah kan ponsel kepada Linda


'lohh kok bisa ada sama kamu vi?' tanya Linda kebingungan


'iya tadi ada yg mencari mu, kata nya mau mengembalikan ponsel mu yg tertinggal di apartemen nya' ujar Viola menjelaskan


'ohh kalau begitu terimakasih'


'oke, ehh aku duluan ya, mau ke ruangan Pak Seno'


'iya vi, kamu hati hati sama dosen itu ya, jangan sampe salah ngomong lagi'


'sip, km ke kantin dluan aja, tunggu aku disana, aku akan menyusul'


'tenang saja, aku pasti menunggumu' kata Linda sambil melambaikan tangan nya..


Linda adalah sahabat baik Viola, mereka sangat dekat karna memang sudah berteman sejak bangku SMA

__ADS_1


Dan Ferdi sendiri adalah kakak sepupu dari Linda, Ferdi seorang CEO muda yg memiliki banyak properti dan saham di bisnis hotel dan resort.


setelah 20 menit menunggu di kantin akhir nya Viola pun datang dengan wajah datar tanpa ekspresi.


__ADS_2