
Sebulan berlalu aku mulai terbiasa dengan pekerjaan ku sebagai sekretaris, pekerjaan ku ini bisa menjadi alat aku dekat dengan Boss ku.
Dengan gaji yang diterima aku bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga ku dan memenuhi kebutuhan ku sendiri.
sebenarnya aku minder karena kulit wajah ku yang menghitam akibat terpaan sinar matahari.
Aku pun berpikir untuk membeli produk pemutih wajah.
Sesudah sarapan pagi Emak berkata" Angel Emak dan bapak tak bisa lagi bekerja berat faktor usialah penyebabnya.
Akupun melihat kearah Emakku dan berkata"
Emak Angel sudah bekerja jadi Emak dan Bapak mending dirumah aja' Tutur ku sambil memegang tangan Emakku.
Angel Bapak mu mau bicara serius tetapi tunggu sampai kamu pulang kerja, ujar Emak sambil menatap kearah ku.
Soal apa Mak?
ucapku,mengapa harus nanti, sekarang pun bapak bisa berbicara padaku.
Imbuh ku sungguh sungguh pada Emak ku,
Tidak, sekarang Angel, bapak mu masih tidur karena semalam sulit tidur.
Apa bapak masih sangat sakit Tutur ku pada Emak, iya" Nak ? Emak sudah mengikuti saran mantri itu' tetapi Bapak mu belum betul betul sehat.
Emak apa kita kerumah sakit saja'
Dokter bisa memeriksa kondisi bapak di dengan lebih baik.
Ku utarakan saran ku pada Emak ku, Angel sebenarnya Emak sangat ingin membawa bapak mu ke rumah sakit.
__ADS_1
Tetapi biaya nya pasti mahal , Emak tenang saja!" biar Angel yang bayar biaya nya ya" Mak imbuh ku pada Emakku.
Ojek berhenti tepat didepan kantor.
kulangsung turun dan membayarnya.
sebuah mobil sport Lamborghini juga tiba didepanku.
Tak ku duga yang keluar adalah Redza,
ia tampil dengan stelan baju berkerah biru dan bawahan hitam dan berkacamata.
Hai... Angel sapa nya padaku'
hai juga ucapku meski hatiku dibuat heran siapa dia sebenarnya.
kita barengan masuk tawar nya sambil memegang tangan kiri ku, saat hendak melepaskan tangannya.
Ia melepaskan tangannya saat tiba di meja kerja ku, maaf ya" aku ingin orang' dikantor ini menghormati mu ujarnya dengan nada santai.
Aku tak ingin dihormati berlebihan seperti tadi belaku.kamu ini ditolong kok gak mau tatapan matanya tertuju pada ku.
Dasar cewek aneh sungutnya sembari pergi meninggalkan ku, biarin desusku tak ambil pusing dan peduli.
telepon berbunyi.
Hallo pak? ucapku,
segera keruangan ku ujarnya dengan nada desakan.
Didalam ruangan nya,ia sibuk dengan berkas didepan nya.sudah satu jam Aku duduk didepannya tetapi tak ada omongan.
__ADS_1
Pak ucapku bapak sedang banyak kerjaan sebaiknya aku kembali ke meja kerja ku ujarku pada Boss.
Siapa yang meminta kamu pergi ucapnya dengan nada suara tegas terhadap aku,
kenapa?" Gadis berpakaian udik sepertimu bisa dekat dengan CEO PT.Mega Prama abadi.
Apa? CEO PT. Mega Prama abadi bukankah itu' perusahaan yang terbesar yang bergerak di bidang pembangunan hotel dan Gedung bertingkat.
Kenapa kamu diam?
ooh' itu kita tak sengaja bertemu diparkiran lalu masuk bersamaan Aku berdalih.
Oh'gitu Seharian ini,apa agendaku ucapnya seraya menatap wajah ku.
akupun menyebutkan kegiatan apa saja yang menjadi agenda nya.
Apa Apaan Boss itu' nanya hal semacam itu
emangnya aku ini anak nya, Batinku bersungut.
akupun telah menyiapkan berkas untuk rapat dengan klien Boss.
Saat sibuk menulis pak Boss tiba tiba datang ,
ini jam berapa?
jam 3:00 pak ?" ujarku.kamu tahu jam itu' kamu ikut aku bertemu klien ku.
Maaf pak?" lupa ujarku.
Kamu ini, kalo Aku terus memperkerjakan karyawan kayak kamu bisa bisa besok aku botak cecarnya kearahku.
__ADS_1