Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 05.Wawancara.


__ADS_3

Angel.. Gimana?


udah dapat panggilan,ujar bapak pada ku,pagi ini.


Tahu ini,belum pak?


jawabku lesu, udah kalo gak diterima pasti ada perusahaan yang lain mau Nerima kamu.


imbuhnya.


Bapakku selalu bisa buatku bersemangat kembali, seharusnya hari ini keputusan Nya,kalo hari ini aku gak dipanggil.


Udah lah.


gumamku seraya menatap kearah wajah bapakku yang tenang dan terdapat urat urat yang muncul ditangan nya.


Ku lihat bapakku sosok pekerja keras, meski sakit bapakku seolah tak peduli demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kami.


Pak" ucapku sambil memijit pundak bapakku, kalo aku sudah bekerja Bapak dirumah saja'


ya" Bapak sudah tua sambungku.


Angel Bapak sudah biasa bekerja sejak masih kanak-kanak jika bapak dirumah otot otot bapak ntar kaku karena tidak atau kurang bergerak.


Tukas Bapak sambil menatapku dengan tatapan senyum tulusnya,kan bapak bisa jalan jalan pagi ucapku lagi.


seperti olahraga ujarku sambil menatap kearah bapakku, Angel setiap orang berhak mengambil keputusan untuk dirinya sendiri.


Akupun menarik nafas dalam-dalam,udah Angel ?" gak usah merisaukan bapak dan Emak, yang penting Angel bekerja dan jangan bikin malu keluarga.


Akupun menundukkan kepala ku dan bapak pun berjalan menuju ke dalam rumah, Angel


kamu betul betul mau bekerja?


ucapan kak Arjuna mengejutkan ku.


kak Arjuna membuat ku kaget saja'


mending kamu dirumah saja' kasihan Emak ujarnya lagi.


Arjuna kamu kok "udah pulang'suara Emak dari samping rumah, Gini Emak bang Dorman mau pulang kampung ibunya sakit.


Oh'gitu ?" timpal Emak, Oh ya' Angel mau kerja kah? tanya kak Arjuna pada Emak.lho.. Emak pikir kamu setuju,. ujar Emak pada kakak ku.

__ADS_1


Emak bahaya jika Angel kerja"


bahaya apa? bicara yang jelas ujar Emak dengan raut muka sedikit emosi.


Kalo Angel kerjaan nya?


Gak serius Gimana,. tentunya Aku malu,mau taro dimana muka ganteng ku, Mak?


Sungut nya pada Emak.


kak apa aku Gak boleh kerja,kan biar tahu rasanya bekerja?


Decit ku tak ingin dibilang main main bekerja,


Emak malahan yang mau aku kerja,belaku seraya menatap kearah wajah Arjuna.


Udah, udah ini kok" jadi ricuh Gini ujar Emak dengan raut wajah jengkel nya.


Arjuna kamu seharusnya ngedukung Adek mu; bukan nya bicara yang ngasih patah semangat Gitu cecar Emak ketus.


Aku pun kembali ke kamarku dengan rasa marah juga sakit hati,dan duduk dipinggir ranjang ku dengan meneteskan air mata.


Hpku berbunyi.


Benar mbak jawabku.


Selamat ya" Mbak ? Mbak diterima, besok jam 09 : 00 datang untuk interview ya' ujar Mbak yang aku tahu dari perusahaan tempat sahabatku Selina bekerja.


Akupun bersorak kegirangan dan langsung menuju keluar kamar ku.


tentu saja aku mencari Emak dan bapak ku.


Tapi pencarian ku tak membuahkan hasil, diluar aku terkejut melihat kak Arjuna baru saja tiba dirumah.


Kak dimana bapak dan Emak ?"ujarku sambil menatap wajah nya, tuh.. dibelakang kulihat bapak berjalan dengan berpegang pada Emak.


Ada apa, Emak?


apa yang terjadi pada bapak, tukasku sambil menatap kearah Emak ku.


Bapak mu jatuh dari lereng saat menolong seorang tetangga yang tak sengaja terpleset saat mencari kayu bakar ujar Emak.


Udah" Bapak Baik baik saja'

__ADS_1


hanya saja badan bapak sakit semua.


ujar bapak padaku.


Akupun membuat kan bapak teh panas ,sambil memijat bagian punggung Bapak.


Aku berkata" Pak.. Angel diterima kerja dan besok interview nya.


Benarkah demikian?


Angel timpal Bapak dengan senyum senang.


Pagi ini cuaca terik , Aku bergegas sarapan pagi menu sederhana kesukaan ku.


Dengan diantar oleh kak Arjuna, Aku di tiba diperusahaan setengah delapan pagi,terbilang kecepatan datang.


Pak satpam menatap kearah ku,


cari siapa pagi pagi begini? ujarnya sedikit ketus.


maaf Pak"? Aku gak mau terlambat karena pagi ini ,aku interview Aku beralasan.


oh'begitu ? jawab nya. satu jam berlalu Selina pun datang dengan mengendarai mobil mewah, sungguh mataku terkagum kagum melihatnya.


Dengan pakaian kantor yang rapi dan sepatu tinggi nya dan tas yang ditenteng nya pun terlihat mewah.


Angel ujarnya seraya tersenyum manis padaku, Aku senang banget kamu diterima kerja lanjut nya.


Tetapi sepertinya belum keterima sergahku,"kan aku belum interview ujar ku sambil tersenyum padanya.


Oh' ya aku lupa kan musti interview dulu ujarnya sambil tersenyum malu padaku,yuk" masuk kedalam ujarnya seraya menatap kearah ku.


Ternyata bukan Aku saja yang akan interview tetapi anda beberapa orang yang aku lihat


tengah menunggu.


Dari penampilan mereka bener bener jauh berbeda dibandingkan aku, satu demi satu mereka dipanggil keruang khusus interview.


Hatiku cemas dan gugup apalagi ini kali pertama aku menghadapi tantangan pertama mau bekerja.


Gressia Angelina seorang wanita memanggil ku sesudah berdoa singkat akupun memasuki ruangan interview.


Dengan bantuan Selina yang membantuku memberikan informasi dan cara menjawab pertanyaan, semuanya menjadi lumayan mudah.

__ADS_1


Akupun keluar dari ruangan interview dengan bernapas lega dan berkata" terima kasih Tuhan karena Tuhan aku diterima kerja, Amin.


__ADS_2