Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 06.Hari pertama


__ADS_3

Mobil Selina melaju meninggalkan parkiran kantor, sebenarnya aku ingin menolak permintaannya untuk mengantarkan aku pulang.


Tetapi ia ngambek Karena penolakan ku, dengan terpaksa aku mengikuti maunya,


Selina menatap kearah ku.


Angel,kamu lagi mikirin apa tanyanya padaku,


Aku hanya ragu dengan diriku sendiri ujarku


membuka suara.


Ngeraguin apa? tukasnya, apa aku bisa menjadi sekretaris boss,soalnya kan aku belum punya pengalaman sama sekali decitku jujur pada Selina.


Angel kamu pasti bisa lah.


kan otak mu encer tak seperti otakku cerocos nya menatapku dengan senyum yang dibuat lucu.


Akupun tersenyum dengan pujian nya, yang bagiku terlalu berlebihan mengingat selama sekolah aku tak pernah mendapatkan


peringkat.


Rumah berdinding papan dibeberapa sisi nampak lampuk terkena hujan,rumah yang berusia seperti usia pernikahan Bapak dan Emakku.


Hampir semua tetangga ku sekian bulan dan tahun berubah bentuk rumahnya,dari yang semula papan berubah jadi rumah batu.


Bukan hanya sekedar rumah yang berubah tetapi juga apa yang mereka miliki, dari yang tadinya hanya punya motor sekarang ini sudah memiliki mobil.


Emakku sudah beberapa bulan terakhir ini


seringkali kesawah katanya malu pada tetangga.


Angel kok diam? desus Selina membuyarkan lamunanku.


oh' ya' udah sampai ya "maafkan aku tadi ngelamun ujarku.


Gak apa sambut nya.


Aku kirain kamu masih mau ngerasain gimana nyamannya didalam mobil ku, ujarnya sambil terkekeh kecil.


Akh' kamu,tahu aja?"

__ADS_1


imbuh ku seraya lanjut berkata" ma kasih sel


mau ngantar aku.


Kembali kasih.


Besok aku jemput ya"..


Tenang saja semuanya pasti akan baik baik saja desusnya.


Tiba dirumah,rumah terkunci tetapi untungnya aku punya kunci rumah cadangan jadi tak perlu menyusul kesawah sekadar mengambil kunci rumah pada Emak.


Setelah berganti pakaian ku bereskan rumah terutama pada bagian dapur tadi pagi gak sempat bersih bersih.


Setelah memasak nasi dan sayur pakis, ku menyusul Emak dan bapak kesawah membawa makanan untuk makan siang.


Wajah bapak dan Emak terlihat sangat lelah, saat aku tiba di pondokan yang beratapkan daun ilalang.


Angel syukurlah kamu bawa makanan


Emak mu dan bapak mau pingsan rasanya, cuaca hari ini terlalu panas keluh bapak padaku.


Iya' Pak bener panas sekali ujarku menimpali kata kata bapak,Terus Gimana?


Berkat bantuan Selina ngasih tau apa yang perlu dilakukan oleh ku, semuanya bisa dibilang cukup lancar.


Dan kabar gembiranya aku diterima kerja pak"


imbuh ku dengan nada bahagia.


Jangan lupa tantangan kerja diawal bulan pasti berat tukas Emak seraya menatap kearah ku.


Kata kata Emak bagai duri menusuk hatiku tajam bak pisau batinku bersungut-sungut


Emak nampak tak senang.


Bapak pun berkata" Angel apa yang dikatakan Emak mu benar, kamu harus tahan banting ngadapin apapun nantinya.


Wah. . Gimana keluhku.


Makan dulu ujar bapak saat melihat ku termenung.apa kamu sudah makan? cetus Bapak kearah ku.

__ADS_1


Akupun tak berselera makan sejak tadi siang hingga malam ini, terngiang ngiang kata kata Emak dan bapak.


Didalam bilik dengan cahaya lampu tak begitu terang,kududuk sambil melipat kedua tangan ku,ku ucapkan doaku kepada Tuhan.


Pagi ini hujan mengguyur desa ku.tempat tinggal ku setengah jam untuk tiba di kota


jika memakai kendaraan roda dua.


Kak Arjuna mengantarkan ku ketempat aku bekerja, kak Arjuna tersenyum melihat kearah gaya berpakaian ku.


Angel lain kali jangan pake rok panjang lebar itu' kenapa? tanyaku tak mengerti,apa kakak tengah mengejek ku? ujarku tanpa basa-basi.


Iya' lucu banget, udah tubuh pendek makin pendek kamu kelihatan ujarnya sambil menatap iba padaku.


Biar lah ucapku sambil melangkah menuju kearah parkiran kantor suasana masih agak sepi.


Saat tengah mendekati pos jaga, sebuah mobil sport melewati ku dan genangan air cipratan mengenai rokku panjang ku.


Ya' jadi basah deh !"


gumamku seraya mencoba membersihkan sedikit tanah di rok ku.


Tiba didalam beberapa orang menatap kearah gaya berpakaian ku, cibiran dan tatapan aneh mereka tunjukkan kepada ku.


Ehh ternyata itu lho" cewek deso yang diterima kerja jadi sekretaris boss" kok bisa ya"


Gak ada cantik dan menarik sama di sekali malah jadi sekretaris boss.


Kamu benar banget Del"


kalo aku yang jadi panitia udah ku tolak mentah-mentah cewek deso gitu!'


bikin malu perusahaan kita saja'


timpal Gadis berpakaian rapi dan elegan.


Ku tinggalkan cibiran Gadis sok kecantikan itu berjalan menuju kearah meja kerja ku


mbak Dina menyapaku.


Iya nampak ramah padaku,

__ADS_1


didalam ada Boss, kalo kamu dipanggil cepatan masuk ya"


Nasihat mbak Dina,terus kamu harus mengatur agenda kegiatan untuk bos selama satu hari hingga satu minggu.


__ADS_2