
Kuperhatikan satu demi satu pakaian yang ku beli semuanya terlihat bagus dan mahal. wajahku tiba tiba mendadak pias menginga,t Gajiku akan habis dipangkas oleh pak Yogi Bosku.
Tetapi biarlah batinku berbicara.asal aku punya pakaian ganti kebayang kalo aku tak mandi pasti' Gak nyaman badanku karena bau keringat batinku berbicara lagi.
Aku segera membersihkan diri dan berbaring di atas kasur. melihat sekeliling tempat ku sekarang ini,siapa yang menduganya jika ini adalah Gudang.
Pak Yogi melengkapi kamar ini dengan lemari ,meja rias, lemari es dan tempat tidur yang nyaman.
Hatiku bergumam lirih Akh" andaikata disini ada Hana pasti tak akan sesepi ini.
tetapi biarlah Hana pasti terbiasa tanpa adanya aku disisinya.
Pagi ini aku telah selesai mengepel lantai dan membersihkan debu-debu dari perabot rumah tangga.
Pagi Angel "ujar Andiko dan Irwan dua pekerja laki laki ditoko ini.
Pagi juga sambut ku sambil tersenyum.
Hari telah berlalu. Toko Admajaya tak lagi menjual bahan bahan bangunan tetapi hanya sembako dan perabotan kebutuhan rumah tangga.
Hari ini aku terkejut dengan kedatangan Prayogi Bosku.
ia menyapa kami semua,Diko dan Irwan tolong ambilkan belanjaan ku.
Baik"Bos timpal keduanya sembari berjalan menuju kearah mobil Pak Yogi yang terparkir didepan toko.
Kami makan dengan lahap diselingi obrolan ringan, sesekali aku tak ikut berbicara hanya tertawa kecil dengan gurauan Andiko dan Irwan.
__ADS_1
Selesainya kegiatan makan siang bersama,kami kembali pada pekerjaan kami masing-masing.
Aku mencoba fokus pada pekerjaan ku saat ada pelanggan yang datang mencari bahan-bahan bangunan.
Menjelang sore aku kedatangan pembeli seorang wanita,ia nampak seperti orang berada itu kunilai dari busana dan perhiasan cukup.
banyak dari telinga hingga tangan nya.
Tak mungkin ia tak membayar tagihan ia terlihat orang kaya batinku berdialog melihat kearah wanita itu.
Andiko dan Irwan berusaha dengan ramah dan sopan melayani wanita ini yang sedang memilih milih perabot rumah tangga.
Tanpa kusadari wanita ini pergi begitu saja,tanpa membawa apapun.
ia berjalan cepat dan masuk kedalam mobilnya.
Angel ada apa wanita itu?"
Wanita itu tak bawa apa pun, sahutku?"
Kamu yakin, Gel ?"tanya Irwan menatapku tajam.
Tetapi wanita tadi tu mencurigakan seperti ketakutan, seperti abis mencuri, timpal Andiko sembari menatap kearah ku dan Irwan.
Malam pun di tiba, Setelah membersihkan diri Aku masih penasaran apa yang membuat wanita tadi sore nyelonong pergi.
Ketiga teman kerjaku sudah sedari jam 5 sudah pulang, tinggal lah aku sendirian di toko besar dan lengkap ini.
__ADS_1
Tok.. tok...tok..
Hatiku berdebar kencang saat ketukan demi ketukan di depan toko.
Lama kudiam termenung di depan pintu,
Angel... apa kamu sudah tidur?"
hatiku mendadak lega saat kudengar suara Prayogi Bosku.
Secepat mungkin kubuka pintu,Ada apa?"
wajahmu terlihat pucat,apa ada yang bikin kamu takut selidiknya?"sembari menatap kearah wajah ku lebih dekat.
Akh' Gak ada apa "aku berdalih.
kamu tipu aku ya' aku tahu expresi wajah orang takut seperti apa, celetukan nya buatku diam tanpa bicara.
Aku mau masuk, "ucapnya sambil tersenyum padaku, tiba tiba Bosku mendatangiku dengan buru buru.
Angel apa kamu tahu siapa yang masuk keruangan ku hari ini?"ujarnya menanyaiku,
"ada apa, kalo aku boleh tahu?"imbuhku cepat.
Uangku hilang dilaci meja ujarnya sambil menatapku dengan tatapan mata bak elang.
Aku tak lihat, "ucapku.tak ingin menuduh wanita yang datang tadi sore tanpa bukti, dengan alasan lain karena ungkapan memfitnah lebih kejam dari membunuh.
__ADS_1