Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 18.Tak sia sia.


__ADS_3

Hari ini Kutatap diriku dicermin wajahku nampak putih begitupun kulit tangan dan kakiku.


Dengan memakai pakaian formal aku melangkah keluar dari rumah.


Angel kamu Gak sarapan dulu teguran Emak sontak membuat aku terkejut.


Oh'ya'seruku sambil berbalik kedalam rumah menuju kearah dapurku, disana ada menu nasi goreng kesukaan ku.


Setelah buru buru sarapan aku gegas menuju kearah pintu keluar,mataku terkejut melihat mobil Deni didepan rumah ku.


Iapun keluar saat melihat aku melangkah menuju kearah mobilnya, senyum manis menghiasi wajah nya.


Hai..kamu cantik banget hari ini, pujian yang tulus ia kemukakan padaku'aku sempat tersanjung dengan pujian nya.


Tetapi aku sadar aku begini demi menarik perhatian Bosku,bukan untuk Deni !"


akh' kamu,emang kemarin-kemarin Gak?"tanyaku,sembari tersenyum manis.


Hari kemarin cantik tetapi hari ini kamu terlihat lebih cantik selorohnya membuatku semakin tersipu sipu.


Kapan jalan nya?


ucapku sambil menatap kearah nya.


iapun segera membuka pintu mobil nya untuk ku.


Mobilnya melaju dengan sangat lambat,Den.. ucapku akhirnya setelah sekian lama kecepatan mobilnya tak berubah.


Mau bilang " bilang aja?" cecarnya kearahku sambil menatapku, bisa Gak lebih cepatan dikit soalnya aku takut diomeli bos celetuk ku jujur.


Baik lah!" kalo itu' keinginan mu ucapnya sambil melajukan mobilnya.

__ADS_1


akupun bernapas lega.


Terbayang bayang wajah tampan Bosku, Entah kah rasa ku ini bersambut atau akan bertepuk sebelah tangan saja Batinku bermonolog.


Andaikan saja Aku menikah dengan bos ku apa kata dunia ya'..?"


Bayangin aja udah senengnya apalagi benaran pasti akan terasa seperti mimpi indah.


Angel... Angel... panggilan Deni sontak membuat ku terkejut, ya' apa den?


ujarku sembari menatap kearahnya.


Kamu yang ada apa?


dari tadi aku perhatiin kayak ngelamun senyum senyum sendiri lagi cerocos nya menatapku tak mengerti.


Oh' ya' kita udah sampai ya"?


Aku pun keluar dari mobilnya, saat melangkah menuju kedalam beberapa pasang mata menatap kearah ku dan Deni.


Itu' itu Angel kan? seruan dua orang staf kantor administrasi berbisik-bisik yang bisa kudengar karena posisi ku yang dekat dengan mereka berdua.


Ku berjalan menuju kearah meja kerjaku,hatiku turut bahagia melihat keterkejutan mereka melihat dandanan ku berbeda dari biasanya.


Tanpa kusadari Boss sudah ada berdiri didekat meja kerjaku.Pagi Pak Hayden?


ucapku sambil menunjukan sikap hormat.


Kamu tahu ini jam berapa?


ujarnya sedikit ketus.

__ADS_1


Tahu pak"?jawabku singkat.


Kok pak Boss nampak biasa saja melihat kearah ku gerutuku dalam hati sembari menatap kearah wajah nya.


Angel kok beda banget,apa ia sengaja berdandan dan berpenampilan menarik seperti ini untuk menarik perhatian ku.


Tetapi sayang sekali decitku aku tak terpikat oleh mu ucapku dalam hati sembari berjalan meninggalkan Angel tengah berdiam diri.


Ya' sia sia deh !" gumamku seraya meletakkan daguku dimeja kerja ku, telepon berbunyi.


hallo pak? ucapku.


Buruan keruangan ku ujar Boss ku.


Ngapain sih"..?


sungutku menahan rasa jengkelnya karena keacuhan tadi.


Kuketuk pintu ruangan nya dan masuk kedalam, saat aku mendengar kata masuk.


ku melangkah dengan PD nya menghadap mejanya.


Dandanan kamu merusak mataku ujarnya menatapku tanpa ekspresi.


apa merusak mata dengusku dalam hati kesal.


Siapkan berkas kemarin cetusnya maaf Pak" selorohku bukankah Bapak sudah membuangnya ke tempat sampah, Aku memberikan alasan.


Oh' maaf saya lupa tukasnya padaku dengan raut wajahnya sedikit malu.


kalo tak ada apa apa lagi aku keluar.

__ADS_1


ujarku sembari menatap kearah wajah nya.


__ADS_2