
Seperti janjinya Boss ku datang ke rumah ku, dandanan nya membuatku sempat terpesona. cakep banget batinku memujinya.
Untuk pertama kalinya aku ngeliat Boss pake setelan casualnya, Angel tamunya kok" dibiarkan berdiri di luar teguran Emak sontak membuat ku terkejut.
Masuk Pak"?ujarku.
Setelah berganti pakaian aku segera berpamitan pada Bapak dan Emak.
Pak" saya minta ijin untuk mengajak Angel jalan jalan ujar Boss ku kearah Bapak dan Emak ku.
Iya' tetapi pulangnya jangan malam malam nasihat Emak pada bos Hayden dengan senyum tipisnya.
Mobil melaju meninggalkan rumah ku, AC mobil mewah nya membuatku merasa dingin,emang udik seloroh ku pada diriku sendiri.
Apa kamu Gak dingin ujarnya sambil menatap kearah ku.sudah tahu nanya batinku menyahut kata kata nya.
Asal kamu tahu kamu wanita pertama yang masuk kedalam mobilku,apa pertama?
akh" Gak mungkin Batinku berkomentar.
Aku yakin pasti ada wanita sebelum aku,
__ADS_1
Aku Gak minta kamu untuk percaya kata kata ku barusan selorohnya membuatku semakin merasa aneh.
Suasana malam hari nampak ramai, deretan motor roda dua mangkal dipinggir sungai ada yang berpasangan dan ada pula yang bersama keluarga.
Mataku sempat terpesona melihat lampu lampu taman,ini pengalaman pertama ku jalan malam.
Emak tak pernah mengijinkan aku jalan jalan bersama teman teman ku apalagi kalo malam hari beginian.
Setelah berjalan cukup lama mobil pak Hayden berhenti di cafe, jangan pikir aku pernah pergi ke tempat seperti ini.
Tak pernah,makanya Aku seperti orang kuper atau kurang pergaulan, terdengar lucu emang tetapi itulah Aku.
Makanya kata udik cocok disematkan untuk ku, kamu mau makan apa? pertanyaan Pak Hayden sontak membuat ku terbangun dari pikiran ku.
Apa Gak pernah?
ucapnya heran melihat kearah ku.
baik' lah, kita ketempat lain saja'ujarnya seraya tersenyum padaku
Sebuah Warung makan yang menjual nasi goreng pilihannya, ini lebih baik gumamku mengulas senyum kecil.
__ADS_1
Bu nasi goreng spesial dua ujar Pak Hayden pada ibu penjual nasi, Setelah selesai makan iapun berkata" Apa kamu suka makan nasi goreng? tukasnya padaku.
Sedikit ucapku singkat.
iapun membayar dan berjalan keluar dari warung aku mengikutinya sambil menatap punggungnya.
Setelah puas menikmati pemandangan malam hari, Aku pun berkata' Pak Hayden ?Gimana kalo kita pulang ujarku padanya'.
Setelah diam tanpa bicara sepatah kata,iapun berkata" apa kamu tak ingin seperti mereka disana ujarnya sambil menatap kearah sepasang kekasih yang tampak bahagia bersama.
Sesaat kualih kan pandangan ku kearah tatapan matanya,kulihat sepasang kekasih sedang duduk,sang pria tengah memeluk si wanita.
Sungguh pemandangan Yang buat aku iri saja Batinku berkomentar.
mereka tuh" pacaran Pak selorohku seraya menatap singit kearahnya.
Gimana?kalo kita pacaran ujarnya sambil menatap kearah ku,sontak jantungku berdegup kencang napasku seakan berhenti berhembus dari tubuh ku.
Bapak jangan bercanda, Gimana mungkin Bapak mau sama Aku, Bapak kan bos ku dan aku bawahan Bapak cecarku dengan kata-kata pamungkas.
Apa statusku yang menjadi penghalang hubungan kita,atau kamu sudah ada pria lain decit nya mencari tahu soal pribadi ku.
__ADS_1
Pak ucapku aku lelah,sebaiknya kita pulang tukasku sembari menatap kearah yang lain mencoba melegakan dadaku yang sesak.
Bukan karena asma tetapi kata kata Pak Hayden betul betul sudah membuatku pusing antara percaya dan tak percaya, pada apa yang Aku dengar.