
Saat bapak dan Emak tengah bersantai sambil nonton TV, ku duduk didekat Emak ikutan nonton bareng.
Usai nonton TV bapak ku berkata" Angel Bapak tidur dulu jangan lupa dikunci pintunya dan Juga jendela nya ujar bapak lagi.
Akupun mentaati perintah Bapak dan masuk kedalam kamar.
Setelah membersihkan wajah ku.
Ku berdoa agar hatiku ikhlas dengan cobaan ini aku juga sadar bahwa aku kurang cakap dan pintar dalam pekerjaan ku.
Jadi wajar kalo aku diberhentikan batinku berdialog tetapi apa Pak Hayden marah soal tadi pagi, aku membatin.
Aku pun memejamkan mataku mencoba untuk tidur,bayangan wajah tampan Hayden terlintas di benakku.
Tetapi ku tepis pikiran ku dan berkata kepada diriku sendiri, lupakan dia ?"dia itu seperti bulan diatas sana batinku berbicara.
Dini hari akupun berlutut memohon kepada Tuhan agar beroleh pekerjaan baru,
Agar aku bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga ku.
Tok..tok...tok...
Angel nampaknya ada tamu tegur Emak ku
__ADS_1
akupun meninggalkan cucian pakaianku beralih ke arah pintu.
Pintu dibuka, Mbak Dina ucapku.ada apa kemari?" tanyaku saat mbak Dina udah duduk di sofa ruang tamu.
Ini Aku mau ngasih gajimu timpal mbak Dina
seraya mengeluarkan amplop dan menyerahkannya kepada ku.
Maaf ya"? ini murni perintah bos ujarnya dengan kata-kata sendu kepadaku,
mbak aku gak apa-apa cetus ku sambil tersenyum padanya.
Mbak Dina telah 10 menit keluar dari rumahku.
jujur Aku tak tahu pasti letak kesalahan ku.
Dari mulai sisi buruk hingga sisi baiknya tetapi mungkin inilah yang terbaik gumamku seraya melangkah menuju kearah kamar mandi, melanjutkan mencuci pakaian yang sempat tertunda.
Angel ini udah jam setengah sembilan,apa kamu Gak ketempat kerja? apa kamu sakit atau ada masalah dikantor.
Rentetan pertanyaan Emak membuat ku ingin mencoba berbohong tetapi tatapan Emak membuatku merasa bersalah jika tak jujur.
lagi pula Emak pasti curiga jika Aku terus berada di rumah sesaat aku berpikir lagi, jawab apa yang akan ku nyatakan pada Emakku.
__ADS_1
Angel kamu jawab saja dengan jujur" Emak tak akan marah sama kamu celoteh Emakku seraya di mengelus rambut ku lembut.
Emak sebenarnya Angel di-PHK tanpa alasan yang jelas ujarku sambil menatap kearah lantai rumahku.
Emak nampak diam tanpa bicara,Gak apa Angel Emak tahu kamu sudah bekerja dengan baik ujar Emak berusaha ikhlas dengan cobaan yang menimpaku.
Tetapi Emak tenang saja Angel akan mencari pekerjaan yang baru ujarku sambil menatap wajah nya.
Dimana kakak mu?
setahun Enam bulan sudah tetapi tak ada kabarnya sambung Emak.
Emak merasa bersalah jika saja Emak tak tersulut emosi tentu kakak mu pulang tak seperti ini decit Emakku menyesalkan tindakan nya waktu itu.
Emak sudahlah nyesali soal itu "
kita berdoa saja semoga Tuhan melindungi kakak ujarku membesarkan hati Emak.
Seminggu kemudian aku mencari pekerjaan apa saja yang penting halal, aku membatin.
dan hari ini sudah sepuluhan toko dan warung sudah kutanyai jawaban yang selalu sama.
Belum perlu tenaga lah,belum ada lowongan kerja dan lebih sedihnya seorang Bapak menawarkan jadi pekerja **** komersial.
__ADS_1
Ngebayangin aja ngeri apalagi jika harus melayani pria pria hidung belang seperti tak ada pekerjaan lain saja gumamku mengulas senyum kecil.
Diujung jalan penjual es keliling nampak melayani pembeli , seperti nya enak ujarku apalagi dengan cuaca panas seperti ini minum es campur.