
Dengan uang gaji ku yang tak seberapa Setelah dipotong biaya kebutuhan hidup sehari-hari , akupun membeli produk pemutih wajah.
Yang biasa dijual bebas ditoko, meski rasa takut aku memilih membuang segala macam pikiran buruk.
Berharap usaha ku memutihkan wajah membuahkan hasil meski dengan produk tak mahal bahkan pasaran.
Akupun mulai mencobanya pada malam hari sebelum tidur, aduh !" keluhku mau cantik kok ribet banget gerutuku dalam hati.
Tetapi Aku harus ngebiasain membersihkan wajah sebelum tidur, paling tidak biar debu dan kotoran tak menempel diwajahku.
Untuk menambah uang belanja akupun memilih bekerja malam hari, tepatnya sepulangnya dari kantor.
Kutemui seorang wanita yang menjual bakso dipinggir jalan, Bu" apa ibu membutuhkan tenaga kerja tanyaku.
Sebenarnya tidak , tetapi boleh saja" kalo malam hari Gini kadang rame ujarnya sambil menatap ku ramah.
Jadi Aku diterima kerja timpal ku senang, iapun menjawab" iya' ?"
itu layani pelanggan pertama' kita ucap Bu pemilik Warung padaku.
alangkah tak terpikirkan oleh ku, ternyata pelanggan ku pak Hayden Bosku.
ia memanggil ku.
Mbak bakso ?
akupun mendekati nya, mau bakso berapa?
ujarku menahan rasa malu.
__ADS_1
Dua dan minum nya teh hangat manis, kupun buru buru menyampaikan pesanan nya ,
duduk ujarnya setelah aku menyuguhkan dua gelas teh hangat.
Apa gajimu kurang?
tidak tukasku mencoba berdalih.
terus ngapain disini"?
menjadi pelayan pembeli bakso.
Cari aktivitas lain Pak selorohku seraya berdiri hendak melayani pembeli yang mulai memenuhi meja.
Ku tetap tersenyum manis terhadap semua pembeli meski begitu lelah, akhirnya warung pun tutup.
besok lagi, panggil saja' Aku Bu Lisa tukasnya padaku, suasana malam terbilang sepi kupercepat langkahku menuju kearah rumah ku.
akupun terjatuh, lutut ku berdarah, rasa perih pun muncul,dari arah belakang terlihat pria berjalan menuju kearah kearah ku.
Akupun mencoba untuk berdiri,ini aku Boss mu cicitnya sambil tersenyum melihat kecemasan diwajahku.
Makanya kerja itu cukup siang' gak perlu pake kerja malam cerocos nya bagai Emak ku saja padahal hanya orang asing.
Untuk apa?
ngikutin Aku segala, cecarku marah.
ini karena pak Hayden ngikutin Aku, makanya Aku jatuh ucapku dengan nada sengit.
__ADS_1
Iapun membantu ku berjalan menuju kearah rumahku, tetapi tiba di rumah pintu terkunci.
Emak Dan bapak di kemana ?
gumamku.
Akupun mencoba untuk berpikir dimana Emak menaruh kunci rumah cadangan, diatas pintu, dibawah kolong pintu, Akh" Gak ada batinku.akupun terduduk lesu didepan pintu.
Dingin malam kian menusuk kulit ku,
karena rasa kantukku tak tertahankan akupun berkata" bapak bisa pergi ucapku pada nya.
Terus kamu, Gimana? aku mau numpang tidur dirumah tetangga ucapku asal.
iapun melangkah untuk pulang.
Oh'ya?seingatku tadi pagi,aku lupa mengunci jendela, apa aku masuk lewat jendela saja?
mumpung malam gak ada yang liat batinku berdialog.
Dengan usaha yang keras,akupun bisa masuk kedalam rumah, meskipun rok ku sobek ?
aku mengunci jendela setelah bisa masuk kedalam kamar ku.
Setelah berganti pakaian dan membersihkan wajah,akupun mencoba mencari tahu kemana orangtuaku pergi.
Saat hendak mengalihkan pandangan ke arah pintu dapur,mataku tertuju pada kertas yang terletak di bawah pintu rumah ku.
kok "tadi gak ada gumamku seraya menatap kearah kertas ada tulisan Emakku,
__ADS_1
ku baca dan berlahan-lahan air mata ku jatuh dari kelopak mata ku.