Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 02.Momen tak terlupakan.


__ADS_3

Hari yang kutunggu pun tiba yaitu memanen padi, setelah dua bulan lebih menjaga padi, menguning nya padi dengan warna kuning keemasan buat rasa lelah berganti sukacita.


Seakan akan tak bisa diungkapkan dengan kata-kata hanya wajah sumringah menyambut panen hari ini.


Beberapa sanak keluarga datang untuk sekadar membantu, hal ini juga menjadi momen penting berkumpul pihak keluarga dari Emak dan bapak ku.


Rumah yang biasa sepi menjadi rame, terlihat olehku kebahagiaan diwajah mereka canda dan tawa menghiasi panen perdana pagi ini.


Untuk menyuguhkan menu sarapan pagi aku pergi ke warung gorengan tak jauh dari rumah ku, dengan langkah setengah berlari menuju kewarung Bu Sum.


Bu.. gorengan 30 ribu imbuh ku padanya. senyum khasnya buatku juga ikutan tersenyum, Angel buat tamu nya ya?


iya' sambut ku jujur tanpa ingin menampik ucapannya barusan,ia pun menyerahkan seplastik gorengan padaku, terima kasih ucapku sambil tersenyum.


Tiba di rumah Emak pun memasukkan gorengan dalam dua piring berbeda tanpa bertanya akupun sekilas melihat apa yang Emak lakukan.


hingga Tandas kedalam piring,Emak boleh sisakan sedikit untuk ku? pintaku dengan wajah memelas.


Angel ini khusus buat tamu kita sebagai tuan rumah yang baik kamu musti bisa mengerti tukas Emak tanpa melirikku sekilas.

__ADS_1


Emak kok tega lirihku.apa aku minta pada bapak saja ya? Aku berpikir "kan selama ini hanya bapak yang begitu pengertian padaku.


gumamku.


semua orang yang berjumlah lebih dari 6 orang begitu asyiknya bercengkrama bersama,Emak dan bapak hanyut terbawa oleh suasana gurauan itu.l


Dengan sendu ku pergi ke dapur, hatiku bersyukur ada makanan sisa semalam dan sesedok sayur pakis.


Aku segera sarapan pagi dan gegas minum air putih saat nasi terasa tercekat di tenggorokanku.


Aku begini karena tak ingin mendengar suara manis Emak manis di telinga tetapi sakit di hati.


iya" Emak jawab ku?" aku buru-buru menuju kearah ruang tamu yang nampak sepi.


Bereskan semuanya dan setelah itu segeralah bergabung bersama memanen padi disawah, jangan lama-lama !" ucapan Emak sedikit kasar menurut ku.


Iya'Emak sahutku.aku segera membawa piring dan gelas kedapur dan mencucinya dengan bersih.


Setelah berganti pakaian, ku segera menyusul emak kesawah 10 menit kemudian aku tiba disawah.

__ADS_1


Menjelang siang Emak menatap kearah ku, segeralah memasak nasi untuk makan siang perintah emak padaku.


Akupun mengikuti perintah Emak dengan taat lalu berjalan menuju kearah rumahku dengan berjalan kaki.


Setiba di rumah ku langsung membuat api dan memasak nasi,sambil menanak nasi aku potong potong sayur sop dan setelah nasi matang.


Aku lanjutkan menumis sayur sop dengan lumayan banyak air dan menggoreng ikan asin setelah sayur matang.


Tak berselang lama, nampak Emak dan bapak memasuki rumah, angel udah masak?"tanya bapak kepadaku.


Sudah pak?" jawabku.


segera bawa keruang tengah ya' jangan lupa air minum dan mangkuk kecil untuk cuci tangan.


Seru bapak tanpa melihat ku lagi,bapak masuk kedalam kamar mandi.keringat bapak membuat pakaian lengan panjang nya basah oleh keringat.


Angel seruan Emak?


mana makanan nya, cepatan bawa ke sini teriakan Emak mengejutkan ku.

__ADS_1


Iya" Emak jawab ku seraya membawa dua mangkuk besar yang berisikan nasi, Aku pun kembali kedapur mengambil sayur dan ikan asin.


__ADS_2