
Seminggu berlalu bapakku tengah memegang ayam Bu Sarmi,ayam yang beberapa waktu dicari kerumahku.
Dan Bu Sarmi memergoki bapakku yang sedang memasukan ayam tersebut kedalam kurungan ayam.
Dan karena ayam tersebut ayahku dituding mencuri ayam kampung Bu Sarmi,lantas bapakku jadi tersangka utamanya.
Bapak teriak ku nyaringnya, Angel ada apa?ujar suamiku.akupun terbangun rupa rupanya aku bermimpi tetapi mimpi itu nampak nyata.
Akupun lalu kedapur untuk mencuci muka dengan tujuan mimpi itu hanya bunga tidur
tak akan jadi kenyataan.
"Pak..?itu ayam siapa? saat aku melihat bapakku memasukkan ayam kedalam kandang ayam.
"Ini ayamnya Bu Sarmi, Bapak menemukannya tersangkut di semak belukar dibelakang rumah,
sontak aku teringat mimpiku semalam.
Tiba-tiba Bu Sarmi datang dengan warga desa masuk kedalam rumah ku.
"Pak...Bapak ternyata yang mencuri ayam ku jawab jujur decitnya sambil menatap marah pada bapakku.
"Bu.. Sarmi Jangan salah menduga,ayam ibu saya temukan tersangkut dirumput belukar dibelakang rumah sahut bapakku.
Bu Sarmi jangan percaya begitu saja, aku sendiri melihatnya mengambil ayam itu dan memasukkan nya kedalam kandang tukas pak Ujang pada Bu Sarmi.
"Ini buktinya ujar pak Ujang seraya menunjukkan HP nya pada Bu Sarmi,Bu Sarmi melihatnya dan berkata"bawa dia kekantor polisi.
Para warga pun menyeret bapakku dengan emosi "Bu Sarmi tolong,"jangan bawa Bapakku Ucapku dengan tangisan.
__ADS_1
Kita selesaikan dengan kekeluargaan saja atas nama kemanusiaan cicitku pada Bu Sarmi.
Bu Sarmi nampak diam tanpa bicara.
Bu.. Sarmi jika tak dibawa ke pihak berwajib,kalo ada pencurian lagi, apakah ibu siap bertanggung jawab.
Pak Ujang menimpali ucapan ku" iya' iya benar itu' para warga turut menimpali ucapan Pak Ujang,buat hatiku rasa geram.
Sirine polisi berhenti tepat didepan rumah ku,
dua orang yang berseragam polisi masuk dan memborgol tangan bapakku.
"Semuanya, silahkan bubar, "ujar Pak Ujang dengan senyum liciknya sambil melihat kearah ku dan Emakku.
Akupun menghubungi Hayden suamiku,
"hallo..?"sayang Ucapku dengan tangisan
"Sayang..ada apa?"Bapak.. bapak.. ujarku berjeda.
"Kenapa sama bapak?" jawab nya mencecar ku, bapak ditangkap polisi atas tuduhan mencuri ayam Bu Sarmi jelasku dengan terbata-bata.
"Apa?" kamu bilang' ditangkap polisi,kok bisa Angel tukasnya dengan nada protesnya, tetapi "baik lah, aku pulang ujarnya padaku.
Sebaiknya, sayang kamu segera pulang ya"?
Aku takut sekali bapakku dipenjara tukasku
seraya menangis.
__ADS_1
Emakku menangis sambil memelukku,
"Angel kenapa?"bapakmu harus berhati malaikat menolong ayam Bu Sarmi
sesal Emakku.
"Bu.. sebentar lagi, suamiku pulang kita kekantor polisi ya"ucapku sambil menatap kearah Emakku.
Tetapi Hayden suamiku tak kunjung datang hingga hari menjelang sore.
"Angel Gimana?" suamimu kok tak pulang
cicit Emakku dengan binggung.
"Ga tahu Emak, tadi katanya mau cepat pulang ujarku sambil menatap kearah pintu depan.
Hari ini aku dan Emak sepakat mendatangi rumah Bu Sarmi. kalo perlu,aku dan Emak
berlutut dikaki Bu Sarmi, agar Bu Sarmi menarik tuntutan nya atas Bapakku.
Sesudah bersiap aku dan Emakku berjalan menuju rumah Bu Sarmi, Bu Sarmi panggil ku
tetapi sepi seperti tak ada orang.
Bu Sarmi panggil ku sekali lagi, Emakpun ikut memanggil tetapi tak ada jawaban dari dalam rumah.
"Cari siapa? Bu..tanya seorang nenek yang sedang membawa bakul dibelakang nya.
Pemilik rumah ini, kemana ya"?
__ADS_1
tanyaku sambil mendekati nya.
Rumah ini ditinggal pemiliknya, kekampung tadi pagi sepertinya tak akan kembali, soal nya dua truk banyaknya barang barang nya cicitnya padaku dan Emakku.