Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 04.melamar pekerjaan.


__ADS_3

Gerutuan Emak buatku rasa bosan, apa lagi hampir semua teman teman sebaya ku telah bekerja.


Ada yang jadi polisi, perawat, dan ada juga jadi pegawai honorer.pak ?.. coba anak kita bekerja di perusahaan pasti gajinya tinggi.


Sayang kan" ijazah Gak dipakai kerja?"


buat apa coba,tukas Emak seraya menatap kearah ku.


Emak serius mau aku di kerja imbuhku cepat ,


iya'tukas Emak sambil menatap kearah Bapak ku.


Emak malu aja' anak Emak dikatai Katai percuma sekolah tinggi tetapi hanya diam di rumah.


telinga Emak panas dengar cibiran tetangga semacam itu,


Emak biarkan saja ntar akan hilang seiring berjalannya waktu ujar bapak bijaksana sambil meminum air putih.


Pak coba Bapak diposisi Emak" bapak sibuk kerja disawah, Emak yang belanja jadi ketemu banyak orang.


Emak pura pura gak dengar aja' ujar bapak dengan entengnya sambil kebelakang rumah mengambil cangkul hendak kekebun.


Kalo Gini sungutku dalam hati panjang ceritanya, apa lagi Emak ku orang nya gak mau mengalah.


Tetapi syukurlah.bapakku orang nya sabar dan jarang marah, mungkin karena itu emak ku seolah-olah tak menghargai bapakku.


Tetapi bagiku hal ini tak cocok dihatiku, Emak ku emang suka mengambil keputusan sendiri tanpa mengikutsertakan bapakku.


Tuh kan" Bapak mu itu, pasti' seperti itu.


suka ngehindari kalo Emak bicara, kamu jangan mau punya suami tipe tipe seperti Bapak mu.


Nasihat Emak.akh' Emak ku emang sedikit nyebelin hatiku, bapak kan baik,penyabar,setia dan bijaksana pastinya.pujiku pada sosok bapakku.


Angel kamu ntar kerja hal pertama yang kamu lakukan adalah memenuhi rumah ini dengan perabot rumah tangga.

__ADS_1


Apa kamu gak ?"sedih liat rak piring udah reot mau patah Gini keluh Emak sambil menampi beras.


Meja makan juga papannya mulai lapuk terkena air.Kuliat rak dan meja emang gak layak lagi sudah.


Hpku berdering nyaring bunyinya akupun terbangun dari tidurku.


sebuah panggilan dari Selina.


hallo Angel?


maaf mengganggu ujarnya.


Gak apa, sambut ku.


Gini diperusahaan ku lagi cari sekretaris baru.


Aku udah bicara dengan personalia.


Kamu buat lamaran terus diantar sendiri. Mau Kan? bekerja di tempat Aku bekerja.


Mau.ujarku cepat!


Seperti apa ya?


Wajah Nya bos Selina batinku berbicara.


Akh' tetapi wajahku dan kulit ku Gini, keluh ku sambil melihat wajahku dan kuliku. Akh" Aku bekerja untuk keluarga ku.


Soal itu sich ntar aja"


batinku berdialog.


Emak ada uang?" tanyaku saat kulihat Emak duduk di serambi rumah,


buat apa?"

__ADS_1


mau beli kertas polio bergaris.


Kamu mau melamar pekerjaan ujar Emak cepat?


iya' Emak ucapku sambil tersenyum.


Berapa perlu uang nya?


Dua ratus ribu cukup ujar Emak sambil menyerahkan dua lembar uang merah.


Sepertinya cukup, terima kasih Emak ujarku sambil memeluk Emakku dengan sejuta rasa sayang.


Iya" akupun berjalan menuju kearah toko yang paling besar di desaku dan membeli kelengkapan untuk membuat lamaran kerja.


Matahari, bersinar terang dan cukup terik, dengan langkah santai dan optimis menuju perusahaan kontruksi.


Aku begitu senang saat Selina telah berada didepan kantor, Angel kamu manis hari ini puji Selina padaku.


Akh' masak sich gumamku sedikit malu.


ayo..kita kedalam, ucapnya sambil menggandeng tanganku.


Mbak Rini ini di temanku yang kemarin aku ceritain ke Mbak?


saat aku sudah berada di dalam kantor.


Coba lihat berkas lamaran nya, ujarnya dengan sumringah menatap kearah ku.


Oh... Semuanya sesuai tetapi ini baru hari kedua.


penerimaan ini masih sampai besok kalo diterima ntar saya hubungi.


disini ada no HP mbaknya?".


Ada Mbak ucapku.

__ADS_1


oh' ya'bisa pulang dulu ujarnya tersenyum manis padaku.


__ADS_2