Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 14.Anak Subrata


__ADS_3

Hari ini pak Subrata mendatangi rumah kami kedatangan nya dikawal oleh dua orang yang terlihat sangar.


Ada uangnya?


ujarnya dengan nada ketua.


Emak lalu menyerahkan uang itu' pada pak Subrata.


Uang ini tak termasuk dengan bunganya ujarnya membuat Emak ku kaget.


Tanpa basa-basi dua orang pengawal pergi menangkap ku.


Emak ucapku bapak ku pun keluar dari kamar dengan tongkat ditangan nya, pak" bapak lupa kata kata saya, bapak harus mengembalikan uang nya berserta dengan bungga nya.


ujarnya ketus pada bapak ku.


tolong ijinkan anakku tetap disini sampai kami punya uang untuk membayar bunga nya cetus Bapak dengan memohon.


Tidak bisa. Tukas Pak Subrata dengan lantangnya .


Emak ujar ku akupun diseret ke mobil pak Subrata.


Mobil Pak Subrata tiba di rumah besar,rumah asri dengan pohon-pohan dikiri kanan nya,


semakin kedalam lingkungan rumah.


Ada dua mobil di depan rumahnya, akupun bergumam lirih. Akh "andaikata aku pinjam uang lebih pasti, situasi seperti ini tak kan terjadi.


Akupun diminta keluar dari mobil, aku mengikutinya hingga tiba kedalam rumah.


seorang wanita paruh baya tergopoh-gopoh menyambut Pak Subrata.


Mbok siapkan kamar untuknya, mulai hari ini ia akan tinggal disini ujar pak Subrata pada mbok yang tersenyum manis padaku.


Pak Subrata dengan pengawal nya meninggalkan rumah ini,hatiku menjadi ketar ketir dirumah ini.

__ADS_1


Non"kamarnya sudah siap?


ujar mbok padaku, aku lalu mengikuti langkah nya hingga tiba didepan kamar.


Suasana kamar nampak bagus terdapat lemari dan beberapa pigura etnik disudut ruangan,


hatiku jadi sedih mengingat Pak Hayden, Setelah ini,entah apa Yang akan terjadi padaku.


batinku berbicara.


Suara motor memasuki halaman rumah, mbok panggil nya, dimana Gadis yang dibawa Bapak ujarnya sambil menatap kearah mbok.


Dikamar Tuan timpal mbok santai, panggil kan kesini Pintanya.


Hatiku berdebar karena takut, pikiran buruk memenuhi pikiran ku.


Pintu diketuk,non Tuan muda memanggil seloroh nya padaku.


saat pintu terbuka, dengan pelan kulajukan langkah kakiku.


Aku capek keluhnya pijitin kakiku ujarnya sambil menatapku intens.


Sedikit heran tetapi daripada diomeli ku duduk didekat nya dan memijit kakinya.


kok "mijit nya lemah ujar nya padaku.


mbok siapkan makanan teriak nya.


sudah siap tuan balasnya sambil menatap kearah wajah nya.


Iapun duduk dan berkata"


Aku lapar karena baru' dari luar kota,


kita makan ujarnya seraya menatap wajah ku.

__ADS_1


Suasana makan siang ini tak nyaman,


tetapi rasa lapar membuatku membuang rasa tak nyaman.


makan dengan pria tak dikenal.belum lagi,Aku bagai mimpi berada dirumah ini.


satu sendok nasi telah habis tinggal sayur tanpa rasa yang tak kumakan.


mbok Aku mau beristirahat di kamar jangan mengusikku dan kamu ikuti aku kekamar ujarnya menatapku sejenak.


apa kekamar ngapain?


sungutku menahan rasa marah


Didalam kamarnya ,


sini duduk didekat ku perintahnya sedikit aneh bagiku.


aku melangkah menuju kearah nya dengan ragu, pijitin kakiku ujarnya sambil melihat wajahku.


Pria berambut lurus dengan hidung mancung dan tinggi badan beda tipis dengan pak Hayden


Bosku.


Sudah satu jam berlalu,rasa tanganku capek memijitnya.


iapun duduk dan menarik tanganku, akupun berada dalam pelukannya.


lepaskan aku seruku tapi ia mengeratkan pelukannya,kau tahu aku pria malang memiliki segalanya cetusnya


tetapi tak seorangpun wanita yang mau padaku' mereka hanya mau mengincar hartaku saja'ujarnya sambil menatapku intens.


Satu jam berlalu.


Kamu boleh keluar ujarnya sambil membelai rambut ku lembut, kamu wanita pertama yang aku peluk ujarnya dengan senyum tipisnya.

__ADS_1


__ADS_2