Mengejar Cinta CEO Tampan.

Mengejar Cinta CEO Tampan.
Bab 48. Modus tak terduga.


__ADS_3

Hana telah tertidur satu jam yang lalu,


sedangkan aku duduk bersama ibu murni dan Gino sambil menikmati jagung bakar.


Rasa tak nyaman tubuhku karena tak membersihkan diri, untung saja bau parfumku wanginya tahan lama jika tidak ?"pasti aku malu harus dekat dengan Gino dalam keadaan seperti ini,aku bergumam sendiri.


" Jam 9: 00 malam udah?" bisa aku pulang, "ucapku pada Gino saat Gino tengah memainkan HP nya tak jauh dari ku.


"Itu Mama ingin kamu menginap di sini,apa kamu melamun lagi?" sampai sampai kamu tak mendengar penuturan mama,"ucapnya mengalihkan perhatian padaku.


Apa ?" menginap, Batinku berkomentar.


kenapa musti nginap sih !" runtukku dalam hati sembari menatap kearah Gino, ternyata aku baru sadar tatapan matanya tak berkedip melihat ku.


Ia langsung berdiri dan duduk didekat ku,


wangi parfum nya buat aku nyaman didekatnya.


Mama menyediakan pakaian baru dikamar mu?"aku tahu tubuh mu pasti tak nyaman karena tak mandi seharian,"ucapnya ceplas ceplos padaku.


Dikamar ku?" ada air panas jika kamu mau kamu bisa mandi dikamar ku, "ucapnya lagi tanpa rasa risih dengan ucapannya barusan.


Batinku berbicara,apa mandi dikamar nya?"


tetapi baiklah ?"


daripada begini ucapku dalam hati sembari berjalan menuju kearah kamar dimana Hana tengah tidur.


Dan berlanjut menuju kamarnya yang letaknya di sebelah kamar dimana Hana dibaringkan, ia membuka pintu kamarnya.

__ADS_1


"Itu disebelah sana kamar mandi nya,"ucapnya


sambil menatap kearah kamar mandi yang tertutup.


Akupun segera memasuki kamar mandi dan membersihkan diri 15 kemudian aku selesai di dengan ritual ku dikamar mandi.


"Terima kasih banyak" ucapku sembari berjalan menuju kearah pintu keluar kamar.


tetapi kenop pintu terkunci rapat.


"Kenapa ini terkunci,?" tanyaku curiga padanya tetapi ia menyambut perkataan ku, pintunya rusak," ujarnya santai sambil berbaring di tempat tidur nya.


"Kamu sengaja ya"?


Jika iya' apa aku salah bila ingin mengulang kembali malam itu, selorohnya membuatku bergidik ngeri.


Satu jam berlalu. ia tersenyum kecil melihat tingkah ku yang masih berdiri dipintu.


Setelah lelah berdiri, akupun berjalan menuju kearah nya yang duduk di tempat tidur nya.


aku duduk didekat nya dengan gelisah.


Aku takut ini menjadi malam yang tak terlupakan oleh ku, apalagi situasi seperti ini, sangat memungkinkan untuk melakukan hubungan itu batinku berdialog.


Angel aku minta maaf karena telah mengurung mu dikamar ku," ucapnya sambil menatap wajah ku dengan tatapan sendu.


"mari kita bicara dari hati ke hati, "ucapnya lagi sambil menatapku,posisiku yang tak jauh membuatku sangat jelas mendengar penuturan nya.


Apa bosmu?"

__ADS_1


"itu sudah beristri, "ucapnya menanyaiku.


"belum, "jawabku singkat!"


Oh' pantesan ia terlihat menyukaimu dari tatapan matanya, makanya aku mewaspadai hal itu," cicitnya padaku.


"Maksudmu apa?"


Jangan asal bicara decitku sembari menatap kearah nya.


"Coba deh ?"


Apa ia selalu peduli dengan kamu atau Hana, "ucapnya, membuatku diam mengingat semua perhatiannya pada ku.


Iya' ucapku, "nah kan?" udah Gak salah lagi, itu isyarat yang tak kamu sadari," imbuhnya seraya menatap kearah ku.


"Kalo ia suka padaku' Gak kenapa dong ?"ujarku membela diri.lagian kita tak ada ikatan apapun ujarku sedikit ketus pada nya.


Oh' jadi kamu pikir perbuatan ku antar jemput kamu itu' hanya sebatas itu, "jelas nya sambil menatapku sangat dekat.


Degup jantungku berdebar kencang dan tenggorokan ku tercekat saat ia melayangkan bib*r nya ke bib*rku penuh hasrat.


Aku mendorong tubuh nya tetapi tangannya menarik tubuhku lebih dekat dengan tubuhnya,


kini aku berada di bawah tubuhnya, membuat hatiku berdebar tak karuan karena itu.


Ternyata apa yang kutakutkan itulah yang terjadi pada ku, tubuhku begitu menikmati sentuhan nya.


Ia tersenyum kecil melihat kearah ku yang mengeluarkan ******* nikmat dan nakal.

__ADS_1


hatiku bergumam lirih.


Ini salah batinku berteriak.aku menangis tanpa suara didada bidang


__ADS_2