
Sore ini aku di kejutkan oleh kedatangan Selina sahabat ku dan Deni mereka berdua datang berpegangan tangan.
Angel kamu apa kabar? aku baik ucapku melempar senyum manis pada Selina.
ngomong ngomong ada apa ni" tumbenan kerumahku?
ucapku sambil menatap kearah Selina
ia menatap kearah Deni Dan berkata" Kami hanya ingin nganterin undangan ini tukasnya padaku.
Kalian akan menikah tanyaku tak percaya meliriknya sekilas Dan berkata"
Kapan rencananya?tukasku dengan senyum yang kubuat sebahagia mungkin.
Minggu ini '? datang ya' pintanya sambil menggandeng tangan Deni, Deni tersenyum bahagia melihat keterkejutan ku.
Seolah-olah ingin menertawai ku karena sudah menolak nya selama ini, oh " begitu ,jika tak ada halangan.
Aku pasti datang ucapku seraya tersenyum tipis kearah kedua nya, kini tinggallah aku sendirian didepan rumah.
Usiaku beda tipis dengan Selina tetapi Selina akan segera melangkah menuju ke pelaminan.
Angel..rumah Bu Sarmi ada acara syukuran sebaiknya kamu bantu kesana perintah Emak pada ku.
Akupun pergi ke rumah Bu Sarmi
akan tetapi mataku tertuju pada sebuah mobil sport yang familiar.
__ADS_1
Seperti mobil Hayden tetapi pasti itu' bukan punya dia batinku berdialog didalam diriku.
Saat aku masuk kedalam begitu terkejutnya aku melihat Hayden dikerumuni oleh Gadis seusia ku.
akupun berpura pura tak melihatnya,
Angel syukurlah kamu datang ini bantu motong motong sayuran ujar Bu Sarmi padaku.
Akupun mencuci sayur dan lanjut memotong sayuran tanpa mikirin Hayden, ia terlewat cakepan sore ini.
Setelah selesai kerjaan ku, akupun berniat untuk pulang ke rumah ku, hampir semua orang yang bantuin tadi sudah pulang tinggal lah aku dan keluarga Bu Sarmi.
Angel biar Hayden antarin kamu ya"
soalnya jam begini arah kerumahmu kan sepi Ibu gak mau ada apa apa sama kamu celoteh nya padaku.
Hayden sudah duduk dimotor " akupun menuju kearah nya.
Dan duduk dibelakang " pegangan aku ntar jatuh ucapnya sambil melirikku sekilas.
aku malas kalo harus berpegangan pada dirinya.
Tiba tiba ia mempercepat laju kendaraan nya dengan sigap aku memegang jaket nya,tuh kan"? hampir jatuh ,kamu sich ngeyel sungutnya menatap kearah ku.
Dasar modus gumamku sedikit sebel padanya,
Lo kok lama nyampe rumah gumamku seraya menatap kearah kiri kanan jalanan.
__ADS_1
Ini mau kemana?" ucapku dengan nada panik campur takut tetapi aku buat suara setenang mungkin agar Hayden tak curiga.
Malam ini entah kenapa, aku ingin jalan jalan sama kamu dengan motor, baju kaos dan celana pendek ku membuat ku terasa dingin.
Hujan deras mengguyur desa ku,
Angel kita berhenti disana ya' sambil menunggu hujannya berhenti ujar nya padaku.
Rumah kecil yang menjadi tempat ibu ibu berjualan ,ia menatapku dengan tatapan kasihan padaku.
Ia melepaskan jaket nya dan memasangnya ditubuh ku, bibir nya nampak pucat dan sangat terlihat ia tengah menggigil menahan dingin.
Tanpa kusadari ia mendekati ku dan berkata" aku butuh kamu, ucapannya barusan membuat ku terkejut setengah mati.
Menjelang tengah malam aku terbangun karena Aku merasa sesak bernapas.
kubuka mataku perlahan dan sontak aku terkejut ternyata aku didalam pelukannya.
Ku melihat kearah nya tampan banget Batinku memujinya, akupun berusaha melepaskan tangannya dari tubuh ku tetapi alangkah tak terpikirkan oleh ku.
Ia mengeratkan pelukannya padaku, aku tahu kamu pura pura tidur, lepaskan aku seruku sambil berusaha melepaskan diri dari dekapan hangat nya.
Ini takkan membuat mu hamil jadi biarkan aku memeluk mu hingga dini hari nanti.apa kamu sudah Gak ada akal sehat ?"ucap ku dengan nada suara ketus.
Apa salahnya?" kita barengan gini selama masih berpakaian lengkap, ujarnya enteng.
yakh" salah lah aku bukan istrimu cetus ku emosi.
__ADS_1