Mengejar Cintamu Kembali

Mengejar Cintamu Kembali
Bab 10 : Flashback


__ADS_3

Ken yang tengah berdiri sendirian di tepi pantai. Melihat ke arah ombak yang terus berusaha menghampirinya. Ia seakan tak merasakan kehadiran bulan dan bintang di langit malam itu. Pikiran nya berjalan ke arah masa lalunya.


#Flashback#


Terdengar suara riuh dan tepuk tangan dari para penonton dilapangan sekolah. Para gadis berpakaian putih abu-abu itu sedang melihat idola mereka bermain basket.


Setelah selesai bermain para cowok-cowok itu pun duduk di tepi lapangan.


Tampak seorang gadis yang sangat cantik, tinggi semampai dan rambutnya yang panjang digerai. Ia menggunakan bando dirambutnya sehingga semakin mempercantik penampilannya.



"Ini buat kamu.."


Gadis itu menyodorkan botol minuman berisi air putih pada salah seorang dari mereka


Pemuda itu mengambil minuman dari tangan gadis itu


"Makasih ya..", ucap pemuda itu


Gadis itu pun mengangguk dan tersenyum manis.


"Cie.. Nabila, Aarav doang nih yang dikasih.. ", ledek Yoga pada gadis bernama Nabila itu


"Nich..!!",


Karin melempar sebuah botol berisi minuman ke arah Yoga, dengan sigap Yoga menangkap botol itu.


"Lah terus gue mana..?", Tanya Ken


"Nich..!!", Aarav melempar minumannya ke arah Ken, Ken pun langsung menangkapnya.


"Kok dikasih Ken sih..", gadis itu nampak kecewa dan memanyunkan bibirnya


Aarav pun bangun dari duduknya dan mendekati gadis itu


"Gak apa-apa.. aku bawa minum sendiri kok", ucap Aarav


Aarav tersenyum dan mengacak-acak rambut gadis itu. Gadis itu pun tersipu malu dengan perlakuan Aarav padanya.


Aarav berjalan ke arah tas nya yang berada di bangku sebelah lapangan basket. Ia pun mengambil botol minumnya dan meminumnya.


Gadis itu terus memandangi ke arah Aarav dengan tatapan penuh kekaguman pada pemuda itu


Terdengar para gadis yang masih berada disamping lapangan itu saling berbisik


"Hei lihat itu Aarav sama Nabila, mereka serasi banget ya. Aarav nya ganteng, Nabila cantik, baik lagi", ucap salah seorang gadis


"Iya sepertinya mereka pacaran...", Ucap yang lainnya


Gadis bernama Nabila itu pun tersenyum mendengar pembicaraan mereka yang terdengar olehnya.


Ken pun bangun dari duduknya dan mendekat ke arah gadis itu.


"Bengong aja..!", ledek Ken sambil ikut mengacak-acak rambut gadis itu dan berlari pergi dengan cepat


"Ken!!! Awas ya..!!", seru gadis itu


Gadis itu memegangi kepalanya dan ia pun ikut berlari mengejar Ken


***


Ken menghampiri Nabila yang sedang berdiri di balkon sendirian sambil memegang hp nya.


"Hei.. bengong aja.. Kenapa??", Sapa Ken


Ia berdiri di samping Nabila yang tengah memandangi ke arah gerbang dari atas balkon


"Aarav sama yang lain belum kembali.. kemana ya?? Aku telfonin juga gak diangkat-angkat hp nya", ucap Nabila cemas


"Udah.. bentar lagi juga mereka pulang..", Ken coba menenangkan Nabila

__ADS_1


Ken mengusap rambut gadis itu.


"Gimana? Kaki kamu udah mendingan??" Tanya Ken


Gadis itu mengangguk


"Udah mendingan kok..", jawabnya


"Oya.. aku mau ngomong sesuatu sama kamu", Ucap Ken


"Aku juga mau ngomong sama kamu..", sela gadis itu


"menurut kamu... Aarav suka gak ya sama aku??", Tanya Nabila


Ken nampak terdiam mendengar ucapan Nabila. Gadis itu melambaikan tangannya didepan wajah pemuda itu.


"Hei.. kok diem sih...", Seru Nabila


"Oh iya sorry.. sorry...", Ucap Ken tersadar dari lamunannya


"Aku.. mau nyatain perasaan aku sama Aarav kalau nanti kita udah sampai Jakarta.. gimana menurut kamu??" Tanya Nabila


Ken hanya terdiam dan mengangguk pelan.


Ia pun membelai rambut gadis itu


"Aarav juga pasti suka kok sama kamu.. kamu itu kan cantik, baik.. pinter lagi..", Ucap ken


Nabila tersenyum senang dan memeluk Ken


"Makasih ya.. kamu memang paling ngertiin aku...", Ucap Nabila


Gadis itu melepaskan pelukannya dan menatap Ken


"Oya.. tadi kamu mau bilang apa??", Tanya Nabila


Ken menggeleng pelan


Gadis itu kembali memeluk Ken


***


Ken mengunjungi rumah Nabila, karena khawatir dengan gadis itu yang sudah hampir seminggu ini tidak masuk sekolah. Ia melewatkan jam pelajaran sekolahnya demi menemui gadis itu.


Ken memencet bel rumah gadis itu dan tak lama pintu pun di buka oleh seorang asisten rumah tangga Nabila.


"Eh mas Ken...", Sapa pembantu itu


"Nabila nya ada mba??", Tanya Ken pada pembantu itu


"Oh.. non Nabila nya sudah pergi dari satu jam yang lalu..", jawabnya


"Pergi.. pergi kemana??", Tanya Ken penasaran


"Loh Emang mas Ken gak tau?? Hari ini kan non Nabila mau berangkat ke Amerika, mau melanjutkan sekolahnya disana"


"Apa!!!", Ken terperanjat kaget


Tanpa pikir panjang, Ken langsung berlari pergi tanpa pamit. Ia mengendarai motornya dan melajukannya pergi menuju ke arah Bandara.


Sesampainya di bandara ia meninggalkan motornya di parkiran dan berlari masuk untuk mencari Nabila. Ia berlari mencari kesana kemari tapi ia tak melihat gadis yang ia cari.


Setelah beberapa saat mencari, tiba-tiba ia melihat seorang gadis mengenakan sweater berwarna biru sedang menarik kopernya. Ia pun berlari menuju gadis itu.


"Nabila..!!!", Seru Ken


Gadis itu menoleh ke arah sumber suara itu. Ia menghentikan langkahnya


"Ken...", Ucapnya lirih


Ken berdiri didepan gadis itu dengan nafas tersengal-senggal.

__ADS_1


"Ken, kamu kok bisa ada disini??", Tanya gadis itu


"Aku kerumah kamu. Kata pembantu kamu, kamu mau pergi..", Ucap Ken


Gadis itu mencoba tersenyum pada Ken


"Nabila, papa sama Mama tunggu didalam ya..", ucap papa Nabila


"Iya pa.." jawab Nabila


Kedua orang tua Nabila meninggalkan mereka berdua. Nabila kembali menghadap ke arah Ken


"Iya Ken.. aku mau pergi... Maaf aku gak sempat pamit sama kalian..", Ucapnya


"Tapi kenapa?? Kamu bilang kamu mau nyatain perasaan kamu sama Aarav..?", Tanya Ken


Gadis itu menggeleng pelan sambil tetap berusaha untuk tetap tersenyum


"Maaf Ken tapi aku harus pergi.. kamu jaga diri kamu baik-baik ya.." ucapnya


Ken memegang kedua tangan gadis itu


"Kenapa kamu gak nunggu sampai kelulusan saja, satu semester lagi kita lulus", Ucap Ken


Gadis itu menggeleng pelan, kemudian ia melepaskan tangannya dari tangan Ken


"Maaf Ken.. aku harus pergi sekarang"


Gadis itu kembali menarik kopernya dan pergi meninggalkan Ken. Ken hanya bisa memandangi kepergian gadis itu.


***


Ken berlari terpental-pental seperti dikejar sesuatu, ia berlari menuju ke arah kelasnya.


Dari arah pintu ia melihat Aarav yang sedang duduk di bangkunya. Ia pun bergegas menghampirinya.


"Rav.. ikut gue Rav... Nabila mau pergi Rav...


Lu harus cegah dia sekarang di Bandara..", Ucap Ken dengan nafas tersengal-senggal


Aarav hanya terdiam, kemudian ia bangun dan menatap Ken


"Gue gak akan cegah dia...", Ucap Aarav


Aarav berjalan melewati Ken. Sementara Ken masih tertegun tak percaya dengan jawaban Aarav barusan.


Ken berlari mengejar Aarav, ia memegang pundaknya sehingga pemuda itu berbalik dan menghadapnya.


"Bukkkk"


Sebuah pukulan mendarat di pipi pemuda itu.


Yoga dan teman-temannya yang lain pun langsung berlari dan memegangi Ken


"Ken tenang Ken...", Ucap Yoga sambil memegangi Ken


"Lu tau kan kalau Nabila suka sama lu!! Kenapa lu biarin dia pergi!!?" Teriak Ken pada Aarav


Aarav hanya menatap ke arah Ken dengan tatapan dingin


"Aku hanya tidak ingin memberi nya harapan palsu. Dia berhak bahagia dengan hidupnya", Ucap Aarav santai


"Brengsek!!!', Teriak Ken dengan penuh kemarahan


Yoga dan seorang teman lainnya pun masih memegangi kedua tangan Ken


Aarav berjalan pergi meninggalkan kelas itu.


Ken memandangi kepergian Aarav dengan tatapan penuh kekecewaan dan kemarahan.


#Flashback End#

__ADS_1


__ADS_2