Mengejar Cintamu Kembali

Mengejar Cintamu Kembali
Bab 7 : Maafkan aku sahabat


__ADS_3

Arini membuka pintu kamar putrinya. Kamar itu nampak masih berantakan setelah ditinggal penghuninya barusan.


"Ya ampun ini Angel.. kamar gadis kok berantakan sekali..."


Arini merapikan bantal bantal diranjang putrinya itu. Ia melihat hp Angel tergeletak disana, ia pun mengambilnya


"Ini Hp nya juga ketinggalan. Akhir-akhir ini kenapa sih tuh anak gak konsentrasi. Biasanya sebelum pergi kamar sudah rapi. Hp apalagi.. gak pernah sampai ketinggalan begini..." Gumam Arini


Arini meletakkan hp itu di meja dan meninggalkan kamar putrinya.


***


Di kampus...


Vania melihat dari jauh Angel yang sedang berjalan bersama Ken.


Kemudian Angel dan Ken berpisah. Angel berjalan ke arah Vania.


Angel menghentikan langkahnya saat melihat Vania berdiri didepannya melipat tangannya di dada.


"Gue gak nyangka ya.. kalo elu ternyata diam-diam menghanyutkan", Ucap Vania sinis


"Maksud kamu apa Van?", Tanya Angel polos


"Udahlah gak usah pura-pura, kemaren Aarav.. sekarang anak baru itu. elu tuh gak malu ya? Muka doang sok polos!!", Celetuk Vania


"Van.. aku tuh bisa jelasin sama kamu. Aku tuh gak ada hubungan apa-apa sama mereka. Apalagi sama Aarav. Waktu itu aku cuma nemenin dia ke acara Reuni doang, udah gak lebih.." jelas Angel


Vania mendekat ke arah Angel


"Berarti elu gak suka sama dia kan??" Tanya Vania


Angel nampak bingung dengan pertanyaan dari Vania, ia tak bisa membohongi perasaannya kalau ia memang sudah jatuh cinta pada Aarav. Tapi apakah dia harus berbohong di depan sahabatnya ini.


"Elu gak bisa jawab kan?!!!" Bentak Vania


"Oke Van.. aku memang suka sama Aarav, tapi aku tidak bermaksud membohongi kamu. Tiba-tiba rasa itu datang sendiri" terang Angel


"Akhirnya elu ngaku kan kalau elu suka sama dia!! Elu bilang mau bantuin gue, tapi malah elu yang jalan sama dia!!!", Vania nampak semakin kecewa


"Tapi kami beneran gak ada hubungan apa-apa Van?? Apa salah kalau aku suka sama cowok??" Tanya Angel


"Ya!! Salah!!, Karena cowok yang elu suka adalah cowok yang gue suka!!", Bentak Vania


"Maafin aku Van...", Ucap Angel


"Gue bakal maafin elu asal elu mau bantuin gue Deket sama Aarav", ucap Vania


Angel nampak berfikir sejenak. Tapi ia tetap tidak bisa membohongi perasaannya


"Maaf Van.. tapi kali ini aku gak bisa.." Tolak Angel


Vania nampak kecewa dengan penolakan Angel


"Gue benci sama elu!!" Teriak Vania


Vania sangat kecewa dan marah, ia pun pergi meninggalkan Angel.


"Maafin aku Van.. aku gak bisa bantuin kamu Deket sama dia disaat aku sendiri sudah mulai suka sama dia. Maafkan karena ke egoisanku ini", gumam Angel


***


Di sebuah ruangan, dimana buku-buku tertata rapi di rak. Dan beberapa orang sedang duduk dan sibuk dengan buku mereka masing-masing. Angel tampak berada diantara orang-orang itu. Ia sengaja ke perpustakaan untuk menenangkan diri sambil membaca beberapa buku untuk melupakan masalahnya sejenak. Disini mungkin adalah tempat yang pas untuk saat ini.


"Angel?.. kamu disini", sapa seseorang


Suara itu seperti tak asing baginya, ia mengangkat wajahnya dan melihat Karin yang berdiri di depannya saat ini.


"Iya.. kamu disini juga", tanya Angel


"Habis pinjem buku", Karin menunjukkan buku di tangannya


"Ohh.."


"Ya udah gue tinggal dulu ya, bentar lagi gue ada kelas soalnya", ucap Karin


"Iya..."Angel mengangguk mengerti


Karin berlalu meninggalkan Angel yang masih duduk disana. Angel kembali melanjutkan membaca bukunya.

__ADS_1


Tak terasa hari sudah mulai petang, Perpustakaan juga sudah mau di tutup. Angel mengembalikan buku- buku itu kembali di tempatnya, ia pun bergegas hendak pulang. Kampus sudah mulai sepi, hanya tinggal beberapa orang yang ikut kelas malam. Ia pun melangkahkan kakinya keluar kampus.


Tiba-tiba Seseorang datang menghampiri nya.


"Angel??" Sapa gadis itu


"Oh iya..", jawab Angel, tapi ia tak mengenal gadis itu


"Ini dari Aarav..", gadis itu memberikan selembar kertas pada Angel


"ya udah aku pergi dulu", gadis itu bergegas pergi meninggalkan Angel


Angel membuka kertas itu


"Aku tunggu di taman dekat kampus malam ini jam 7". Isi kertas itu


Angel melipat kertas itu kembali dan ia kembali melangkahkan kakinya


"Eh neng Angel sendirian aja", sapa pak Mamat saat ia sampai di gerbang kampus


"Iya nih pak.. " jawab Angel


"Gak sama pacarnya neng??", Tanya pak Mamat


"Gak punya pacar pak.."jawab Angel


"Masa sih cantik-cantik kok gak punya pacar", ujar pak Mamat tak percaya


"Iya pak.. Ya udah saya pamit mau pulang dulu ya pak..", ucap Angel


"Iya neng.. silahkan.."


Angel pun kembali pergi melangkahkan kakinya sendirian menuju taman yang tidak jauh dari kampus. Sesampainya disana ia celingak celinguk mencari keberadaan Aarav. namun ia tak melihat sosok Aarav disana.


"Dia dimana sih.. kok gak keliatan.. mana udah gelap" gumam Angel


Angel berjalan ke arah sebuah kursi panjang dan duduk disana.


"Aku coba telefon aja ya"


Angel merogoh tasnya dan mencari-cari hp nya, ia tak menemukan hp ny disana..


jam terus berputar, taman itu pun mulai sepi. Sudah hampir dua jam ia menunggu disana tapi Aarav belum juga muncul. Langit gelap tanpa sinar bulan dan bintang, terdengar suara gemuruh menandakan akan turunnya hujan, tapi gadis itu tetap tidak beranjak dari tempatnya. Ia pikir mungkin ini sudah saatnya mereka harus berbicara, setelah akhir-akhir ini tidak ada komunikasi di antara mereka.


Sementara itu di rumah, Arini mulai khawatir karena putrinya belum juga kembali. Ia melihat ke arah jam sudah menunjukkan pukul 21.30


Ia pun berjalan ke kamar putrinya dan mengambil hp yang tadi ia letakkan di atas meja. Ia akan coba menelfon beberapa teman Angel dengan hp itu. Terlihat ia mencoba menghubungi beberapa teman Angel di kontak hp itu. satu persatu di hubungi tapi di antara mereka juga tidak ada yang tau keberadaan Angel.


"Dimana sih kamu nak? Bikin Mama khawatir saja. Coba telefon siapa lagi ya?? Oh iya nak Aarav coba"


Ia pun mencari kontak Aarav dan menelfonnya, tak lama Aarav pun mengangkat telefonnya


"Halo nak Aarav, ini Tante Arini..", Ucap Arini saat telefonnya sudah tersambung


"Ya Tante, kenapa? Tante kok nelfon pakai nomor Angel?", Tanya Aarav dari balik sambungan telefon


"Begini nak Aarav.. Angel belum pulang, nak Aarav lihat gak di kampus? Soalnya Tante khawatir.." ucap Arini


"Apa?? Angel belum pulang Tante? Kebetulan tadi saya dikampus juga gak lihat Angel. Nanti saya coba telefon teman-teman yang lain, siapa tau ada yang melihat Angel", Ucap Aarav nampak ikut khawatir


"Iya.. tolong ya Nak Aarav..", ucapnya


"kalau begitu Tante matikan dulu ya telefonnya..", tambahnya


"iya Tante..."


Arini mematikan sambungan telefonnya.


***


Sementara itu Aarav memakai Hoodie nya, ia keluar dari kamarnya, ia berjalan menuruni tangga.


"Tuan muda ganteng mau kemana?? Ini sudah malam?? Tanya Yuyun yang kebetulan ada disitu dan melihat majikannya jalan terburu-buru.


Tapi Aarav tak menghiraukan pertanyaan dari pembantunya itu. Ia bergegas menuju mobilnya yang masih terparkir didepan rumah.


"Lah tuh kan? Aku di cuekin lagi.. ini pasti ada apa-apa ini.. Yuyun harus cari tau", ucap Yuyun


Aarav melajukan mobilnya di tengah guyuran hujan. Tangan kirinya ia pakai untuk memegang setir sementara tangan kanannya ia pakai untuk memegang hp mencari-cari kontak lalu menelfonnya

__ADS_1


"Ya Rav.. tumben telefon malam-malam? ada apa?" Tanya seseorang dari balik sambungan telefon


"Rin.. lu tadi lihat Angel gak di kampus??"Tanya Aarav


"Angel?? Oh.. tadi gue ketemu dia di perpustakaan sih. emang kenapa?" Tanya Karin


"Ya udah makasih ya", Aarav langsung mematikan sambungan telefonnya tanpa menjawab pertanyaan Karin tadi


Aarav melajukan mobilnya ke arah kampus setelah mendengar instruksi dari Karin tadi.


Sesampainya disana ia pun turun dari mobilnya dan berlari ke arah Pak Mamat yang sedang berjaga di pos nya..


"Permisi pak..", ucap Aarav dengan nafas tergopoh-gopoh


"Loh, mas Aarav? ngapain kesini hujan-hujan begini?", Tanya pak Mamat yang tidak asing dengan wajah yang familiar itu. Siapa yang tidak tau Aarav yang begitu populer diantara para gadis.


"Di dalam masih ada orang gak pak?" Tanya Aarav


"Ya nggak ada.. sudah pada pulang semua..


Memang nak Aarav ini cari siapa??" Tanya pak Mamat


"Saya cari Angel pak, bapak kenal???"


"Oh.. neng Angel? Ya bapak kenal sekali. Dia anaknya ramah jadi gampang akrab" jawab pak Mamat


"Tadi bapak lihat gak pulangnya?" Tanya Aarav


"Iya bapak lihat tadi jam 6an, jalan kaki sendirian ke arah taman yang sebelah sana", ucap pak Mamat


Aarav menoleh ke arah jalan yang ditunjuk pak Mamat


"Ya sudah terima kasih pak, saya permisi dulu" pamit Aarav


"Iya.. iya..."


Aarav kembali berlari dan masuk ke dalam mobilnya. Ia melajukan mobilnya menuju ke arah taman yang berada tak jauh dari situ.


Sesampainya disana ia menepikan mobilnya dan ia turun dari mobilnya.


Ia menyusuri setiap tempat disana untuk mencari gadis itu. Hujan yang tak kunjung reda membasahi tubuhnya. Beruntung beberapa sinar lampu menyinari tempat itu sehingga tidak terlihat gelap.


Setelah muter-muter, dari jauh ia melihat seseorang yang sedang duduk di bangku sendirian, ia pun mencoba berjalan mendekatinya.


"Angel..!!" panggil Aarav untuk memastikan bahwa itu adalah gadis yang dicarinya


Gadis yang sudah basah kuyup itu mengangkat wajahnya dan melihat sosok Aarav sudah berdiri didepan nya. Gadis itu pun bangkit dari duduknya.


Aarav yang melihat bahwa itu benar Angel langsung berlari menghampiri gadis itu dan langsung memeluknya.


"Akhirnya kamu datang juga..."ucap gadis itu lirih saat berada di pelukan pemuda itu


Aarav merasakan tubuh gadis itu bergetar karena kedinginan. Gadis itu pun pingsan dalam pelukannya.


"Angel.. Angel.." Aarav coba mengguncang tubuh gadis itu namun tak ada jawaban


Ia mengangkat gadis itu dan membopongnya dalam pelukannya.


Ia berjalan menuju mobilnya. sesampainya di mobil ia mendudukkan gadis itu di kursi samping pengemudi. Ia pun duduk ditempat pengemudi disamping gadis itu.


"Tahan ya Angel..." Ucapnya sambil membelai wajah gadis itu


Ia langsung melajukan mobilnya dengan cepat menuju ke rumahnya.


Sesampainya di depan rumahnya ia kembali membopong gadis itu dan membawanya masuk dalam keadaan basah kuyup.


"Bi Iin... Mba Yuyun..!!"Teriak Aarav


Kedua pembantu itu yang kebetulan juga belum tidur langsung menemui majikannya itu. Mereka nampak kaget melihat majikannya itu membopong seorang gadis dan basah kuyup.


"Tolong bantuin saya mengganti pakaiannya" ucap Aarav


"Baik Den..." Ucap bi Iin


Mereka pun berjalan mengikuti majikannya yang hendak menuju kamarnya di lantai dua itu


Aarav menidurkan Angel di ranjang miliknya, kemudian ia mengambil beberapa pakaian dari dalam lemarinya dan menaruhnya di atas ranjang. Ia pun menyuruh ke dua pembantunya itu masuk untuk mengganti pakaian gadis itu.


Sementara Aarav turun ke bawah dengan membawa pakaian untuknya ditangannya. Ia memasuki kamar yang ada di bawah, ia mulai membersihkan diri dikamar mandi dan mengganti bajunya yang basah tadi.

__ADS_1


__ADS_2