
Angel membuka matanya dan masih samar-samar ia melihat. Ia pun memiringkan tubuhnya dan melihat Aarav sudah rapi dengan style kerjanya dan sedang memandang ke arahnya sambil melipatkan tangannya di dadanya
"Kamu sudah bangun? Sepertinya tidurmu Sangat nyenyak" Ucap Aarav
Angel pun terperanjat bangun
"Jam berapa ini? Kenapa kamu tidak membangunkanku?" Seru Angel nampak panik
Aarav berjalan menghampiri gadis itu dan duduk disebelahnya menghadap ke arah gadis itu
"Ini Sudah hampir jam 8" Jawab Aarav
"Apa!!! Kalau begitu aku akan bersiap-siap" Ucap Angel
Angel hendak bangun tapi Aarav menahan lengannya
"Kamu tidak perlu ke kantor. Lagi pula ini sudah telat. Kamu istirahat saja disini. Nanti sepulang kantor aku akan mengantarmu pulang" Ucap Aarav
"Tapi..." Ucap Angel terpotong
"Kenapa? Apa kamu mau tetap tinggal disini bersama ku?" Tanya Aarav
"Maksud ku bukan itu" elak Angel
"Tunggulah sampai kita menikah, nanti kita akan tinggal disini berdua" Aarav membelai rambut gadis itu
Angel tersipu malu dengan ucapan Aarav barusan
"Aku berangkat ke kantor dulu, aku sudah terlambat" pamit Aarav
__ADS_1
"Maafkan aku karena sudah menyusahkan mu" lirih Angel
"Jangan meminta maaf. bangun dan mandilah, lalu pergilah sarapan. Aku sudah menyiapkankannya di meja makan" Ucap Aarav
Aarav beranjak bangun, ia membelai rambut gadis itu dan mencium keningnya
"Tunggu sampai aku pulang. Aku akan pulang lebih awal" Ucap Aarav
Angel menganggukkan kepalanya
Aarav pun pergi meninggalkan gadis itu sendirian di apartemennya.
Selepas kepergian Aarav, Angel beranjak bangun dari atas ranjang dan mengambil handuk yang sudah disiapkan oleh Aarav di tepi ranjang. Aarav pun sudah memindahkan pakaian Angel disana. Ia pun bergegas mandi dan selesai mandi ia pergi keluar kamar menuju meja makan. Disana sudah tersedia makanan untuknya sarapan. Entah kapan pria itu menyiapkan semua itu untuknya. Ia bahkan tidak tau pria itu bangun dari jam berapa atau mungkin pria itu terjaga semalam karena ia tidur dikamarnya
***
Siang itu sebuah mobil masuk ke dalam halaman sebuah rumah yang terlihat mewah.
"Terimakasih kamu sudah menjemput ku dan mengantarkan aku pulang sampai ke rumah" Ucap Nabila saat mereka telah tiba didepan rumah Nabila
"Iya sama-sama" Jawab Ken
"Kamu mau masuk dulu?" Ajak Nabila
"Tidak terima kasih. Aku masih ada urusan. Lain kali saja. Aku langsung pamit ya?" Pamit Ken
"Ya sudah, hati-hati" Ucap Nabila
Ken pun kembali masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya pergi meninggalkan rumah Nabila.
__ADS_1
Nabila melipatkan tangannya didadanya sambil memandangi ke arah kepergian mobil Ken
"Sorry ya Ken, tapi aku cuma memanfaatkan kebaikanmu saja padaku. aku tau kamu menyukaiku. tapi maaf aku tidak menyukai mu" Gumam gadis itu
"Apa Sebaiknya aku ke kantor saja ya? Aarav pasti ada disana. sekalian aku ajak dia makan siang" tambahnya
***
Seorang gadis berlari ke arah lift di sebuah kantor. ia menekan tombol lift dan setelah pintu lift terbuka ia pun masuk ke dalam lift dan kembali menekan tombolnya.
Setelah sampai di tempat yang dituju, pintu lift pun kembali terbuka dan gadis itu langsung berlari menuju ke sebuah ruangan. ia langsung menerobos masuk dan melihat Aarav yang sedang duduk di kursi kebesarannya itu.
"Surprise!" Seru seorang gadis
Aarav pun nampak kaget dan menoleh ke arah gadis itu
"kamu?" ucap Aarav
Aarav pun beranjak bangun dan berdiri disamping meja kerjanya. gadis itu tersenyum manis dan berlari ke arah Aarav. ia pun berhambur ke pelukan pria itu
"Aku merindukan mu" ucap gadis itu
"aku juga" balas Aarav
Gadis itu pun melepaskan pelukannya dari Aarav
"Kapan kamu datang? apa kamu datang sendiri?" tanya Aarav
Belum sempat gadis itu menjawab seseorang datang dan berdiri di ambang pintu ruangan Aarav
__ADS_1
"Dia datang denganku" ucap orang itu
Aarav dan gadis itu pun menoleh ke arah sumber suara itu.