Mengejar Cintamu Kembali

Mengejar Cintamu Kembali
Bab 50 END


__ADS_3

Yuniar menatap ke arah Angel dan berjalan mendekati gadis itu. Angel yang merasa sedang ditatap pun mulai berkeringat dingin. Ia takut wanita didepannya itu akan marah karena hampir membuat putra kesayangannya itu terluka demi menyelamatkan nyawanya.


Angel nampak tertegun kaget saat Yuniar tiba-tiba malah memeluknya, bukan memarahinya.


"Maafkan tante ya, sekarang tante sadar kalau putra tante itu benar-benar sangat mencintai kamu" ucap Yuniar


Angel masih tertegun tak percaya dengan apa yang sedang terjadi. Sementara Aarav, Aksara dan Alvin nampak tersenyum bahagia melihat pemandangan didepannya itu


Yuniar melepaskan pelukannya dan menatap wajah Angel


"Tante jangan meminta maaf, justru saya yang seharusnya meminta maaf karena telah membuat Aarav dalam bahaya demi menyelamatkan saya" ucap Angel


Yuniar tersenyum dan menoleh ke arah Aarav


"Sekarang mama merestui hubungan kalian. Mama tidak akan memaksamu dengan pilihan mama lagi, mama tau kalian saling mencintai. Mama tidak akan menghalangi cinta kalian" ucap Yuniar


"Terimakasih ma" balas Aarav


Yuniar Kembali menatap ke arah Angel dan mengusap rambut gadis itu


💞💞💞


1 minggu kemudian


Para tamu undangan bergantian memberikan selamat pada pasangan pengantin baru yang tengah berdiri di pelaminan



Karin yang datang bersama Yoga dan Nabila yang datang bersama Ken memberi selamat pada pasangan itu.


"Akhirnya.. setelah melalui perjalanan panjang kalian menikah juga" ucap Yoga sambil menyalami Aarav dan memberi pelukan selamat


"Iya nih, cepetan nyusul punya momongan ya" ujar Karin sambil mengelus perutnya


"Kamu sedang hamil?" Tanya Angel


Karin menganggukkan kepalanya


"Iya udah telat 2 Minggu, cuma belum cek ke dokter kandungan aja" ucap Karin


"Wah selamat ya.." Angel memeluk Karin dan melihat ke arah Nabila yang berdiri dibelakang Karin


"Angel maafin aku ya" ucap Nabila menghampiri Angel


Angel melepaskan pelukannya dari Karin dan memeluk berganti Nabila


"Iya Nabila, aku juga minta maaf ya karena gak bisa lepasin Aarav buat kamu" ucap Angel


Aarav, Karin, Yoga dan Ken yang mendengar ucapan Angel pun tertawa. Angel yang mendengar suami dan teman-temannya menertawakannya pun langsung melepaskan pelukannya dari Nabila dan menoleh ke arah mereka


"Kenapa kalian tertawa?" tanya Angel penasaran


"Kalian lihat kan, pesonaku membuatnya tidak bisa melepaskan ku" Aarav mencubit pipi Angel


Angel memegangi pipinya dan menabok lengan Aarav


"Percaya diri sekali kamu" ucap Angel


"Loh emang bener kan?" bela Aarav


"Aku terpaksa saja kalau bukan karena kamu yang ngejar-ngejar aku duluan dulu" elak Angel


"Benarkah seperti itu?" Goda Aarav


"Hhhmmm kalian berdua ini ya, jangan menunjukkan ke uwuan kalian didepan kami. Nanti saja langsung di kamar, udah sah ini" ledek Yoga


Wajah Angel langsung merona mendengar ledekan dari Yoga barusan.


"Sayang kamu jangan bilang begitu, Angel kan jadi malu" ucap Karin


Ken menghampiri Aarav, menyalaminya dan memeluknya sebentar


"Maaafin gue ya, selama ini gue menaruh dendam sama lu" ucap Ken


"Tidak masalah, gue ngerti kok" ucap Aarav


"Ya udah ayo kita duduk disana, gantian sama yang lain" ajak Karin


Ke empat orang itu pun bergegas turun dari pelaminan. Setelah mereka turun, tak lama Alvin dan Naura naik untuk memberikan selamat


"Selamat ya Angel akhirnya kamu menikah sama pak Aarav" ucap Naura


"Iya terimakasih. Kalian berdua beneran berkencan?" tanya Angel menunjuk pada Naura dan Alvin


Naura menoleh ke arah Alvin dan mengangguk kan kepalanya


"Iya kami berkencan" ucap Naura malu


"Kamu tidak salah pilih? Dia kan masih bocah" bisik Angel


"Ehemm.. ehemm... Aku mendengarnya kakak ipar" ucap Alvin

__ADS_1


"Lagi pula aku kan sudah belajar dari kalian berdua" Alvin mengedipkan sebelah matanya pada Angel


Angel bergidik melihat kelakuan Alvin, Aarav tersenyum melihat ekspresi istrinya itu.


Selesai acara Angel dan Aarav telah mengganti pakaian mereka. Mereka berjalan menemui orang tua mereka.


"Ma, mama akan tetap tinggal disini kan?" Tanya Angel pada Arini, mamanya.


"Maaf sayang, mama tidak bisa lama-lama disini. Kasian nenek kamu sendirian di kampung. Sekarang nenek juga sudah sering sakit-sakitan, makanya nenek tidak bisa ikut kemari" ucap Arini


Angel nampak sedih mendengar cerita tentang neneknya. Matanya mulai berkaca-kaca. Aarav merangkul bahunya untuk menguatkan istrinya itu


"Lain waktu kita akan berkunjung kesana untuk menemui nenek kamu" ucap Aarav


Angel menoleh ke arah Aarav


"Benarkah?" tanya Angel


Aarav mengangguk pasti. Angel pun nampak senang dan memeluk suaminya itu


"Mama tenang karena sekarang ada nak Aarav yang jagain kamu disini. Jadi mama tidak kepikiran kamu terus dikampung" ujar Arini


"Iya, sekarang kan juga ada kami disini yang menjaga Angel" ucap Yuniar


"Oya Aarav, jadi kalian mau langsung balik ke apartement saja?" tanya Aksara


"Iya pah, kami langsung ke apartement saja" jawab Aarav


"Baiklah, biarkan supir yang mengantar kalian. Kamu jangan bawa mobil sendiri, kamu pasti lelah setelah seharian mengikuti proses acara ini" ujar Aksara


"Baik pa" jawab Aarav


Setelah hampir satu jam mereka asyik mengobrol akhirnya Angel dan Aarav pamit pulang ke apartemen karena sudah lelah. Mereka pun diantar oleh supir menuju apartemen Aarav


Aarav membuka pintu apartement dan mengajak Angel masuk.


"Besok kita akan mengambil barang-barangmu di rumah mas Dito" ucap Aarav


"Baiklah" Angel mengangguk mengerti


Angel hendak melangkahkan kakinya tapi Aarav menahan lengannya


"Mau kemana?" tanya Aarav


"Mau kekamar" Angel nampak bingung karena Aarav menahan lengannya


Aarav mengangkat tubuh Angel dan membopongnya. Ia membawanya berjalan ke arah kamar


"Tidak, nanti kamu pergi lagi dariku" ucap Aarav


"Aku tidak akan pergi kemana-mana suamiku" Angel mengalungkan tangannya dileher Aarav


Aarav tidak menghiraukan wanita yang kini sudah menjadi istrinya itu, ia membawa Angel masuk kamar dan merebahkan tubuh istrinya itu diatas ranjang.


"Aku akan membersihkan diri dulu dikamar mandi" ucap Aarav mencium bibir istrinya itu sekilas


💞💞💞


Angel merebahkan dirinya manja di pelukan suaminya.



"Sejak kapan kamu menyukai ku? Kamu dikelilingi banyak wanita cantik disekitar mu, tapi kenapa kamu memilih aku?" Tanya Angel


"Apa yang ingin kamu dengar lebih dulu?" tanya Aarav balik


"Semuanya, aku ingin mendengar semuanya" Jawab Angel


"Itu tidak penting, sekarang ada yang lebih penting" Aarav memegang pipi istrinya itu dan mendaratkan ciuman dibibirnya


Angel meremas baju Aarav dan mulai membalas ciuman suaminya itu. Perlahan Aarav merebahkan tubuh istrinya tanpa melepaskan ciumannya. Ia menindih tubuh istrinya itu dan mulai menurunkan ciumannya keleher istrinya itu. Angel memejamkan matanya dan menikmati setiap sentuhan lembut yang diberikan oleh suaminya itu. Angel menekan kepala Aarav agar memberikan ciuman lebih dalam. Malam itu menjadi penyatuan cinta mereka berdua


💞💞💞


#Flasback#


Siang itu lima orang anak muda telah sampai di sebuah villa di Bandung.


"Akhirnya kita sampai juga" ucap Karin


"Aku langsung keluar dulu ya mau ke supermarket membeli bahan makanan untuk kita menginap malam ini" ujar Aarav


"Aku ikut" pinta Nabila


"Kakimu sedang sakit. Sebaiknya kamu disini saja" ucap Aarav


"Aarav benar. Kamu tidak usah ikut" tambah Ken


Nabila nampak kesal karena Aarav tidak mengijinkannya ikut. tapi kakinya memang masih sakit karena keseleo di jalan saat mobil mereka berhenti di sebuah tempat makan.


"Aku ikut dengan Aarav" ucap Yoga

__ADS_1


"Aku juga" tambah Karin


"Lalu aku dengan siapa disini?" tanya Nabila menunjuk dirinya sendiri


"Aku akan disini menjagamu" ucap Ken


"Lihat kan? Ken akan menjagamu disini jadi kamu tidak perlu takut" ujar Aarav


"Ya udah kita tinggal dulu ya?" Pamit Aarav pada Ken dan Nabila


Mereka bertiga pun meninggalkan Nabila dan Ken berdua.


"Aku akan mengantarmu ke kamarmu" ucap Ken


Nabila yang masih kesal melihat kepergian tiga sahabatnya pun menuruti ajakan Ken. Ken memapah Nabila masuk ke dalam kamarnya


Aarav menyuruh supirnya untuk beristirahat, ia akan membawa mobilnya sendiri. Mereka menaiki mobil dan mobil pun melaju meninggalkan area villa. Tak lama mereka pun sampai di supermarket dan belanja beberapa bahan makanan untuk mereka menginap di villa.


Selesai berbelanja mereka memasukkan barang belanjaan mereka ke bagasi mobil dan kembali menaiki mobil meninggalkan tempat itu


"Sayang banget Nabila sama Ken gak ikut, padahal bisa sekalian jalan-jalan" ujar Karin


"Oya, tadi kenapa gak kamu aja yang nemenin Nabila di villa? Kan kalian jadi bisa berduaan tuh. kelihatannya Nabila suka tuh sama kamu" tanya Karin pada Aarav yang duduk di kursi depannya


"Memangnya kenapa kalau suka?" ucap Aarav sambil tetap fokus menyetir


Yoga meloleh ke arah Karin yang duduk di kursi belakang


"hhhmmm.. bilang aja cemburu" ledek Yoga


"iiihhh apaan sih" Karin memalingkan wajahnya karena malu


Sseeeeeeeeetttttt


Aarav mengerem mobilnya mendadak, membuat Karin dan Yoga kaget


"Ada apa Rav?" Tanya Yoga melihat ke arah Aarav


Aarav hanya terdiam dan fokus melihat kedepan mobil. Karin dan Yoga pun ikut melihat ke arah depan.


Tiba-tiba seorang gadis bangun dan berdiri tepat didepan mobil mereka dengan menggendong seekor kucing di pelukannya. gadis itu mengelus kucing di pelukannya itu. ia menoleh sebentar ke arah mobil di depannya dan berlalu pergi meninggalkan mobil itu tanpa tau kalau tiga orang di dalam mobil itu sedang memandanginya.



"Kapan bidadari itu turun? tepatnya didepan mobil kita" ujar Yoga melihat ke arah gadis didepannya itu sambil melongo


"Siapa sih tuh cewek? Mau mati apa dia. Aku akan turun" ucap Karin kesal hendak membuka pintu mobil


"Jangan! biarin aja" ucap Aarav


Karin nampak kesal karena Aarav tidak mengijinkannya turun untuk memarahi gadis didepan mobil mereka itu


Aarav yang masih terdiam dan hanya memandangi ke arah gadis itu yang sedang berjalan ke arah sepedanya yang berada di seberang jalan.


Gadis itu menaruh kucing itu di keranjang sepedanya dan ia menaiki sepedanya kembali. Ia mengayuh sepedanya melewati mobil Aarav dengan senyum yang mengembang diwajahnya.


Aarav yang kini beralih ke spion mobilnya sambil terus memandangi gadis itu yang terlihat semakin menjauh.


"Udah yuk jalan lagi" ucap Karin kembali menghadap ke depan


Aarav pun tersadar dari lamunannya dan kembali menyalakan mesin mobilnya


#Flashback End#


💞💞💞


Aarav melihat Angel yang sedang berdiri menatap keluar jendela dari dalam kamar apartemennya. Aarav melingkarkan tangannya dipinggang istrinya. Ia memeluk istrinya itu dari belakang


"Kenapa melamun disini. Ayo kita harus pergi ke bandara sekarang" ucap Aarav sambil menciumi aroma wangi rambut istrinya


"Aku ingin melihat keadaan Vania" ucap Angel


"Kita akan mengunjunginya setelah pulang bulan madu" jawab Aarav


"Baiklah ayo berangkat" ucap Angel


"Tunggu, sebentar lagi" ucap Aarav tak ingin melepaskan pelukannya


"Haruskah kita melakukannya dulu sebelum berangkat" Aarav memberikan ciuman di leher istrinya


"Kita bisa melakukannya nanti atau kita akan terlambat" ucap Angel


"Baiklah" Aarav melepaskan tangannya dari pinggang istrinya dan meraih tangan istrinya untuk menggenggamnya


Mereka berjalan keluar meninggalkan ruang apartemen itu.


💞💞💞💖💖💖💞💞💞


💖 TERIMA KASIH KAKAK-KAKAKKU YANG SUDAH IKUT MERAMAIKAN KARYA PERTAMA SAYA. TERIMA KASIH JUGA UNTUK DUKUNGAN DAN MOTIVASI DARI KALIAN. MASIH BANYAK KEKURANGAN TAPI SEMOGA BISA MENGHIBUR KALIAN 💖


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2